Keputusanku Di Sekolah Game

Keputusanku Di Sekolah Game
Chapter 55 - Last Game (1)


__ADS_3

POV Acha


Baanggg….


“Lagi-lagi tembakan dari Pattimura langsung mengknockkan musuhnya!!!!”


“sebuah Headshot yang sangat bagus”


Penjelasan singkat namun jelas oleh Caster A dan B membuat penonton dan diriku terpacu semangat.


“2 musuh knock di waktu yang hampir bersamaan, tersisa satu musuh”


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor.. Crack


“tersisa satu musuh yang armornya berhasil dipecahkan oleh Sudirman”


Set!...Swooshh...


“ouwww!!!! Mengetahui tinggal diriny yang tersisa. Kabur menjadi pilihan utama!!!”


Satu musuh mencoba kabur. Andi berayun keatas untuk mendapatkan penglihatan yang jelas. Ia mulai membidik.


Baanggg….


[Selamat Squad 8 SY Menjadi Pemenang]


“Sebuah penutupan yang sangat indah!!!”


“Berayun keatas, lalu menembak. Menurutku itu sangat susah, mengingat ketika karakter jatuh, maka lintasan peluru juga akan berubah ke arah bawah. Namun, Pattimura berhasil memperkirakan hal itu dan melakukan sebuah tembakan yang sangat cantik!!!”


“Atau mungkin A, itu semua hanya keberuntungan?? Hahaha….”


Pertandingan 3 berakhir.


Dengan kemenangan yang berhasil diraih oleh tim Andi, akan memperbesar poin yang dikumpulkan. Ada dua cara untuk mendapatkan poin, pertama dari peringkat bertahan. Tentu semakin lama bertahan maka poin yang didapat juga semakin tinggi. Sebagai contoh, peringkat satu mendapatkan 25 poin, peringkat dua mendapatkan 21 poin, peringkat tiga mendapatkan 17 poin, dan seterusnya. Lalu cara yang kedua untuk mendapatkan poin ialah melalui jumlah Kill yang berhasil diraih selama pertandingan berlangsung.1 kill sama dengan 1 poin.


Berdasarkan 5 pertandingan kemaren dan 3 pertandingan sekarang, tim Andi sudah mengumpulkan 119 poin. Itu belum termasuk total jumlah Kill yang berhasil mereka dapatkan.


Asik dalam menghitung poin, tanpa sadar pertandingan keempat dimulai.


Selama pertandingan keempat, Aku melihat tim Andi melakukan hal yang sama seperti pertandingan ketiga. Bermain aman dan menembak dengan senjata jarak jauh. Hal itu mereka lakukan hingga tersisa 6 squad.


“Tersisa 6 Squad yang masih bertahan dan tidak ingin curi-curi pandang”


“haha…sepertinya mereka pada trauma dipertandingan sebelumnya, melihat atau mengetahui kemampuan sniper yang dilakukan oleh Pattimura”


“iya benar Caster A. Namun posisi tim 8 SY sangat berbahaya, karena jika kita perhatikan pada peta, mereka berada didekat  3 tim lain yang tidak tahu targetnya akan kemana, bisa ke tim lain, bisa juga menyerang  mereka.”


[Zona 4 mulai mengecil]


“Akhirnya, pergerakan pertama dilakukan oleh sekolah SMA N 1 Tegal, melempar bomb asap ke tim 8 SY untuk membutakan penglihatan mereka dan mulai bergerak memasuki zona aman yang dijaga oleh mereka”


“tampaknya, asap tersebut mengundang 2 squad lainnya. Lemparan bom sudah dilakukan, lagi-lagi kearah tim 8 SY”


Duaaarrrr!!!!!


Duaaarrrr!!!!!


Duaaarrrr!!!!!


Duaaarrrr!!!!!


Layar proyektor mulai menampilkan sudut pandang dari Pattimura, mereka bertiga tetap menjaga posisi mereka.


“tampaknya bom tadi tidak mengenai apapun dan tidak membuat tim 8 SY untuk kabur atau berpindah posisi”


“Asap mulai menghilangg!!!”

__ADS_1


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Tim Andi melawan sekolah Tegal, semua kemampuan mereka kerahkan. melompat dan seluncur demi menghindari peluru yang masuk.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Crack


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Crack


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Knock


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Knock


1 musuh tumbang, namun hal yang sama juga dirasakan oleh tim Andi. Yamien juga tumbang.


Set!...Cling..., Sudirman mengaktifkan Gadgetnya


[5 musuh terpindai]


“ada tim lain yang ingin bergabung ke pesta”


“2 orang masuk, sedangkan satunya berjaga dibelakang”


Setiap kali Shield yang telah Andi pasang hancur, ia segera pasang lagi yang baru. Namun shield baru tersebut segera dihancurkan oleh musuh lain dengan tembakan jarak jauh.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Crack


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Knock satu musuh lagi tumbang,


Baanggg… Knock, musuh lain tumbang.


Tampaknya musuh lain yang menembak dari jarak jauh memiliki senjata yang sama digunakan Andi ketika ia menang dipertandingan sebelumnya. Kalau tidak salah namanya Lock-On.


Suara tembakan tadi tambaknya membuat musuh lain mulai berhati-hati. Hal itu mulai dimanfaatkan oleh Andi.


[3 musuh terpindai]


Andi maju dan melemparkan bom yang memiliki kemampuan untuk menempel di objek apapun termasuk musuh. Musuh yang kena mendapatkan efek lambat.


Duaaarrrr!!!!!


Bom tersebut meledak, tidak berhasil mengalahkan musuh namun memberikan efek lambat dengan area yang lebih besar. 2 dari 3 musuh terkena efek lambat.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Baanggg…, tembakannya mengarah ke Andi namun meleset.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Knock, Knock.


1 musuh tersisa,


Baanggg…, Sudirman tumbang.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..


Andi mulai menembaki musuh yang tersisa.


Dor..dor..dor..dor.. Dor..dor..dor..dor..Knock, Kill.


Baanggg…,Andi tumbang.


“Yaaaaahhhhh………!!!!!”


Rasa kecewa menyelimuti penonton. Tampaknya tidak hanya diriku yang kesal melihat Andi yang dikalahkan seperti itu.


“Saal, cari makan yuuk!!!”

__ADS_1


Ah, sepertinya kebiasaanku muncul lagi. setiap kali rasa kesal muncul, ku melampiaskannya dengan ngemil. Apalagi tadi banyak stand jajanan makanan yang enak untuk ngemil. Seperti telur gulung, somay, eskrim, dan sebagainya.


“Salma mau apa?”


“beda dari Acha aj, biar kita bisa saling cobaa”


“naah itu ide yang bagus!!!”


“kalau gitu kita mencar aja yaa”


“baiklah”


(hmmm…enaknya apa ya?)


Pada akhirnya ku memutuskan membeli somay, donat, tahu bakso, dan makanan Jepang yaitu takoyaki. Ketika mengantri makanan terakhir, Aku bertemu lagi dengan cowo yang menawarkan kursi.


“eh mbak Lulu, mau somay juga ya. Mau kubelikan?”


“maaf, gak dulu deh. Makasih sudah nawarin”


“tapi Mbak??”


“mending kamu beliin kawan-kawanmu aja dari pada beliin Aku yang sudah jelas akan ku tolak”


“ooo begitu, Mbak Lulu sudah ada pacar ya?”


“kalau iya emang kenapa?”


“mmm….”


“kalau gitu saya duluan”


(ahhh, nyebelin emang. Mana lagi kesal, malah makin dibikin kesal)


Sesampainya ditempat duduk, ku menceritakan kejadian tadi ke Salma.


“yaa udah gak apa, sabar ajaaa. Nanti ku bantu jelasin ke Andi”


“eeehhh kok ke situ pulaaa??”


“loh, bukannya kamu khawatir nanti Andi akan salah paham?”


“mmmm…Iyaa sih itu jugaaaa….”


Sepertinya belakangan ini Aku semakin mudah terbaca.


Sebelum pertandingan terakhir dimulai, Layar proyektor menampilkan seluruh poin yang berhasil dikumpulkan oleh seluruh tim. Peringkat pertama berhasil diraih oleh tim Andi denga 158 poin, peringkat kedua berhasil diraih oleh sekolah SMK 4 N Yogyakarta dengan 150 poin. Selisih yang sangat tipis, namun tidak menjadi masalah karena turnamen ini untuk mencari dua utusan sekolah. Sehingga yang dicari peringkat satu dan dua.


Masalahnya ialah sekolah yang mendapatkan peringkat 3 yaitu sekolah SMK 7 Swasta Solo memiliki poin 145 dan peringkat 4 sekolah SMA 3 N Magelang dengan poin 140. Bisa dibilang keempat sekolah ini masih bisa memperebutkan peringkat satu dan dua.


Pertandingan kelima dimulai.


Seluruh tim turun ditempat yang sepi dan aman, mengumpulkan berbagai kebutuhan perang dan bertahan. Lalu bergerak secara perlahan menuju zona aman. Semua itu dilakukan oleh seluruh tim yang menghasilkan tidak ada squad yang gugur walau sudah memasuki zona ke tiga.


“Wow sebuah keunikan terjadi pada pertandingan kelima ini”


“benar sekali B, hingga memasuki Zona tiga. Baru kali ini semua squad masih utuh tidak ada yang berkurang”


“kalau dilihat pada peta, 1 gedung itu bisa di isi sampai 3 tim. Dan mereka tidak mau memulai perang”


“ya kalau itu saya, pada pertandingan terkahir juga akan melakukan hal yang sama. Bertahan dan menjadi Third Party, menyampah peperangan tim lain”


“sepertinya notif musuh yang knock sudah muncul”


Pada pojok kanan setiap pemain, akan ada pemberitahuan tentang pemain yang berhasil mengalahkan pemain lain.


“eh pemain yang tumbang selanjutnya merupakan Pattimuraa???”


Layar proyektor segera berganti menjadi sudut pandang Pattimura yang telah tumbang.

__ADS_1


(Apa yang terjadi???)


(Bersambung…)


__ADS_2