
Sudah menjadi kesepakatan antara Ray dan Killa, kalau Killa mendapatkan jatah cuti dari kerja menjadi asisten pribadinya 1 pekan sekali, jatah cuti yang diberikan Ray, Killa belum pernah mengambilnya sama sekali, dan saat ini Killa ingin izin untuk mengambil cuti meski tidak full satu hari liburnya, paling tidak Killa bisa keluar untuk malam ini datang ke tongkrongan yang sudah lama Killa tidak kesana. Tongkrongan yang di maksud Killa itu kajian majelis taklim. Killa menamakan tongkrongan karena kajian itu di selenggarakan setiap malam minggu.
Killa merindukan suasana disana, duduk bersama teman-teman dengan tenang memperhatikan, mendengarkan sang ustadz memberi materi, mencatat hal-hal yang penting, Killa juga berharap dengan datangnya kesana, Killa bisa berjumpa dengan ka Nisa. Killa Rindu dengannya, sangat rindu.
Namun yang paling penting dan berharga adalah setelah habis dari situ, Killa merasakan seakan-akan imannya di charger, imannya seperti bertambah kokoh, dan dia merasa lebih takut kepada sang pencipta, lebih khusyu lagi ketika beribadah. Meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah dalam segala kekurangan dan dalam segala kehilafan.
Killa tidak ada niat sama sekali mengajak Ray atau yang lainnya, dia akan datang ke kajian itu sendirian, lagian tempatnya lumayan dekat. Tapi ternyata Ray ingin ikut, akhirnya semua pada ikut termasuk Nadia. Keikutan Nadia lumayan ada drama, dimana Ray marah ketika Nadia ingin diangkat oleh Frans untuk menuruni tangga, Ray membentak ke Frans, "bukan Mahram, jangan sentuh-sentuh adek gue!" muka Frans yang sudah bonyok ditambah expresi wajah ketakutan sukses membuat Nadia ketawa kencang mengejek dokter Frans.
***
Saat sudah sampai di masjid yang dituju pas banget Adzan magrib berkumandang.
Badan Ray bergemetar, dia merasa ngilu, nyeri di ulu hatinya. Ini pertama kalinya Ray memasuki Rumah Allah lagi setelah sekian lama tidak pernah masuk ke masjid, Ray berpikir apa dirinya sudah jadi kafir? apa dia islamnya hanya ktp doang? dia sudah lama tidak pernah melaksanakan shalat, dia memulai untuk shalat lagi saja baru kemarin kemarin, saat Nadia menyuruh shalat didepan Killa, itu pertama kali Ray melaksanakan shalat setelah sekian lama tidak pernah,
BAHKAN dia sampai lupa gerakan shalat, andai Ifan tidak mengajari lalu mengimani sholat, Ray tidak tahu harus bagaimana. Apa masih pantas?
" Apa Allah masih menerima shalat aku setelah sekian lama tidak pernah shalat? Aku orang yang sudah banyak bermaksiat." Pertanyaan itu Ray lontarkan ke Killa, saat pertama kali menjalankan sholat setelah sekian lama ditinggalkan.
"Insya Allah, Allah menerimanya, asalkan rukun dan syaratnya ditunaikan dengan benar, Allah mencintai hambanya yang kembali kepadanya."
Ray menitikan air mata diambang pintu masjid, dia tidak sanggup melahkakan kakinyan untuk masuk kedalam, apa masih pantas dirinya untuk masuk? Apa Allah masih mau menerimanya?
Ifan menepuk bahu Ray "ayok tuan masuk, bentar lagi Iqomah."
__ADS_1
Ray tak bergeming, muka Ray sudah basah kuyup "apa aku masih pantas menginjakan kakiku disini? Aku menyesal, Fan, tidak pernah mendengarkan ucapanmu, maafkan aku Fan." Suara berat Ray, Ray mengusap air mata dengan kasar.
"Apa tuan tidak ingat dengan ucapan nona Killa, bahwa Allah mencintai hambanya yang kembali kepadanya. Jadi tuan jangan khawatir, ayok kita masuk." Ifan pun menarik tangan Ray untuk segera masuk.
***
Sepertinya saat ini Takdir sedang bersahabat dengan Ray, mendukung agar Ray berubah jadi baik. Sebuah jalan yang luar biasa Allah memberinya. Dimana tema kajian ini sangat menyentuh, yang berjudul 'SURGA NERAKA'.
Sang ustadz menceritakan bagaiman nikmatnya negeri Surga dan betapa pedihnya siksaan Negeri Neraka.
Ketika sang ustad sedang menceritakan tentang Surga, Ray tersenyum-senyum, membayangkan bagaimana di surga tidak ada kesakitan lagi, yang ada hanyalah kenikmatan yang belum ada dimuka bumi ini, BAHKAN Ray membayangkan bagaimana Ray bisa bersama Killa di surga menikmati semua kenikmatan yang ada.
Bayangan kenikmatan itu buyar saat Ray mengingat apa dirinya bisa ke surga? apa pantas dirinya masuk surga? setelah sekian lama berbuat maksiat? tapi beruntung Ray yang sudah pesimis dia bangkit lagi setelah sang ustadz berkata.
Disaat sang ustadz menceritakan tentang Neraka, Ray meringis-ringis, raut wajah terlihat sangat ketakutan. Membayangkan saja Ray tidak sanggup jika harus masuk ke dalamnya, tanpa disadari pun air mata bebas meluncur keluar. Ray bertekad akan berubah, dia menyesali semua maksiat yang pernah dilakukannya, dia juga tersadar bahwa dirinya hanya makhluk Allah yang kerdil, meski dirinya didunianya pemimpin perusahaan besar, namun gelar itu tidak akan bisa menyelamatkan dirinya dari siksaan api neraka kelak. Jika dirinya selalu terus-terusan melakukan maksiat kepada Allah.
Dia sadar diri, dibalik besar kedudukannya menjadi pemimpin perusahaan yang dia punya, bahwa ada pemimpin yang lebih besar kedudukannya, tidak terkalahkan oleh apapun, dia Adalah Allah, tuhan pemimpin alam semesta ini, tiada tuhan yang sebanding dengannya, yang menciptakan semua yang ada di alam semesta ini, jika dibandingkan dengan dirinya, dirinya belum ada apa apanya. Oh iya, bahkan apa yang dimiliki dirinya juga milik Allah, lalu apa yang bisa dibanggakan? dan lalu apa yang bisa menolong dirinya jika kalau bukan dirinya yang harus berubah taat kepada sang pencipta, menjalankan perintahnya dan meninggalkan larangannya.
Apa yang bisa jadi penolong nanti kelak di akhirat kalau bukan amal kebajikan yang baik?
kalau dirinya tidak berubah jadi baik, mau minta pertolongan ke siapa?
Bertekad menjadi baik adalah sebuah niat yang mulia. Berubah jadi baik merubah dari hal buruk ke hal yang baik, tapi sepertinya lumayan sulit. tidak bisa seinstan itu, butuh proses.
__ADS_1
Apalagi sifat buruk yang sudah lama melekat di tubuh Ray, sulit untuk dirubah, harus ada perjuangan extra. intinya tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Ray yang punya sifat pemarah, jika langsung berubah tidak pemarah lagi itu hal mustahil, harus ada proses. Sebagaimana seperti anak kecil yang baru belajar jalan, butuh proses dan melatih tiap hari agar sang anak bisa jalan dengan lancar.
.
Konflik akan mulai.
Awal kebangkitan sudah datang dan akan datang kehancurannya, dimana Ray Jatuh lagi ke dalam lubang neraka!
Kenapa Ray bisa sampai Jatuh lagi kejalan yang salah?
Tunggu kelanjutan ceritanya..
Bersambung...
.
.
.
Jangan lupa jadiin favorit ya, biar bisa dapat notifikasi saat novel ini up. Dan jangan lupa like, vote, dan komentar yang positif. Terimakasih, kalau mau ngasih krisan jiga boleh, itu bagus. Jadi saya tahu mana yang salah dan mana yang benar. Salam hangat dari Push🤗🥰
__ADS_1
Oh iya, kalau mau lebih dekat dengan sang penulis, teman-teman bisa Follow ig aku @push7849 atau fb aku Ssari.