Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 21


__ADS_3

Pak Kamil yang sudah sampai di restoran Jepang untuk mengantarkan Susan asisten James , berjalan turun dari mobil dan memanggil Angelica.


"Nona muda" , ucap Pak Kamil.


"Iya Pak" , jawab Angelica.


"Tadi tuan kecil menelpon saya untuk mengantarkannya ke tempat opa Surya" , ucap Pak Kamil.


"Kalau gitu bapak langsung ke rumah saja jemput Alvaro" , jawab Angelica.


"Tapi kayaknya tuan kecil marah kalau saya membawa asisten tuan James" , jawab Pak Kamil.


"Ya sudah , bapak pulang dulu dan coba lihat Alvaro dulu" , ucap Angelica.


"Baik nona kecil" , jawab Pak Kamil.


Pak Kamil pergi dari sana dan masuk ke dalam mobil , menuju ke rumah.


"Alvaro marah ya sayang" , ucap James yang sudah mendengarkan semuanya.


"Kayaknya iya sayang" , jawab Angelica.


"Nanti kita pakai sopir sendiri saja ya buat kamu" , ucap James.


"Tapi mobil kan di pakai kamu sekarang , aku nanti pakai mobil apa?" , tanya Angelica.


"Nanti aku jemput mobil aku di rumah" , ucap James.


Angelica pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Angelica dan James beserta Susan masuk ke dalam restoran Jepang untuk bertemu dengan orang yang akan menawarkan wahana permainan baru kepada James.


Begitu James melihat orangnya....


"James" , ucap Chintya sambil tersenyum manis.


"Hai Chintya" , ucap James dengan wajah yang dingin.


"Aku gak menyangka kalau aku akan meeting dengan kamu siang ini" , ucap Chintya yang pura-pura tidak tau. Padahal sebelumnya dia memang mencari tahu apa bisnis keluarga James dan dia pun masuk ke salah satu usaha itu , untuk bisa bertemu dengan James kembali.


"Kalau aku tau itu kamu , aku pasti hanya akan mengirim asisten aku saja yang bertemu dengan kamu" , jawab James dengan dingin.


"Kamu masih marah ya sama aku , karena aku meninggalkan kamu dulu. Siapa suruh bau badan kamu itu buat orang gak bisa tahan mencium aromanya" , ucap Chintya sambil tertawa.


"Gak penting buat aku sekarang. Susan , kamu lanjutkan saja meeting ini. Saya mau pergi bersama dengan istri saya" , ucap James sambil merangkul baju Angelica.


"Baik pak" , jawab Susan.


"Tunggu James...."


"Istri? Apa aku gak salah dengar , kamu sudah menikah?" , ucap Chintya yang terkejut mendengar status James sekarang.


"Iya benar , aku sudah menikah. Ini istri aku" , jawab James dengan dingin.


"Gak mungkin , kamu pasti berbohong kan" , ucap Chintya.

__ADS_1


"Untuk apa aku membohongi kamu. Cincin pernikahan saja sudah melingkar di jari manis kami" , ucap James sambil memperlihatkan tangan kanannya.


"Gak mungkin , aku yakin kamu pasti membohongi aku. Dulu kan kamu sukanya sama aku. Gak mungkin sekarang gadis kecil ini istri kamu. Aku gak percaya" , jawab Chintya.


"Terserah kamu. Kalau kamu gak bisa menerima kenyataan ini dan ingin membatalkan untuk kerja sama dengan perusahaan aku , aku gak ada masalah" , ucap James sambil berjalan bersama istri kecilnya menuju keluar restoran.


Chintya yang terkejut hanya bisa terduduk kembali di kursi.


"Jadi bagaimana bu? Apakah meeting nya jadi?" , tanya Susan.


"Jadi" , jawab Chintya.


Susan duduk di kursi yang ada di depan Chintya dan mengeluarkan berkas-berkas yang sudah dipersiapkannya.


"Aku pasti akan berusaha untuk bisa mendapatkan James kembali" , ucap Chintya dalam hatinya.


********


Pak Kamil yang sudah sampai dirumah , langsung mencari tuan kecil.


"Tuti , tuan kecil mana?"


"Tuan kecil sudah pergi dari tadi" , jawab Tuti.


"Pergi sama siapa?" , tanya pak Kamil.


"Bukankah pergi dengan bapak" , jawab Tuti.


"Gak , aku saja baru datang. Tadi pergi bersama dengan nona kecil" , ucap pak Kamil.


"Coba kamu tanya nona muda" , ucap pak Kamil.


Tuti langsung berjalan dan menuju ke ruang tamu untuk menelpon.


Tuti menekan satu persatu nomor yang ada disana , tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo" , jawab Sandra.


"Halo nona muda , tuan kecil Alvaro tadi pergi dengan siapa ya? Pak Kamil mencari tuan kecil Alvaro di rumah" , ucap Tuti.


"Alvaro sudah sama saya mba , tadi saya minta pak Maman buat jemput dia di rumah" , jawab Sandra.


"Baiklah nona muda" , ucap Tuti sambil bernafas lega dan menutup gagang telpon.


"Bagaimana Tuti?" , tanya pak Kamil.


"Ternyata tuan kecil sudah bersama dengan nona muda" , jawab Tuti.


"Pasti tuan kecil marah sama aku" , ucap pak Kamil.


"Gak tau deh" , jawab Tuti dengan santai sambil berjalan menuju ke belakang.


Pak Kamil berjalan menuju keluar dan beristirahat di tempat yang disediakan untuknya.


.

__ADS_1


.


"Kenapa mba cari aku ma?" , tanya Alvaro yang mendengar perkataan mamanya.


"Pak Kamil datang ke rumah untuk menjemput kamu" , jawab Sandra.


"Aku lagi marah sama pak Kamil , padahal kan pak Kamil sopir aku , bukan sopir James" , ucap Alvaro sambil memainkan game di ponselnya.


"Jangan begitu nak , tadi kan pak Kamil juga membawa kakak" , jawab Sandra.


"Tapi dia bawa asistennya kak James ma" , ucap Alvaro.


"Ya sudah nanti mama kasih tau sama kakak ya" , ucap Sandra.


"Iya , memang harus begitu ma. Kan pak Kamil itu sopir aku dan kakak. Kakak sudah menikah , berarti pak Kamil jadi sopir aku kan" , ucap Alvaro.


"Iya sayang , sudah jangan marah lagi ya" , ucap Sandra yang sudah melihat wajah masam Alvaro.


"Iya mama" , jawab Alvaro.


********


James dan Angelica yang sudah berada di dalam mobil.


"Tadi itu siapa sayang?" , tanya Angelica ketika mereka sudah di dalam mobil.


"Itu Chintya" , jawab James.


"Aku tau nama dia Chintya. Aku nanya dia itu siapa kamu?" , ucap Angelica.


"Nanti saja ya sayang aku jelasin. Aku juga lagi bawa mobil" , ucap James yang sebenarnya malas untuk membahas Chintya.


"Kamu pasti punya hubungan khusus dengan dia ya. Makanya kamu gak mau memberitahukannya kepada aku" , ucap Angelica.


"Gak sayang , bukan begitu" , jawab James.


"Terus apa hubungan kamu dengan dia" , tanya Angelica yang semakin ingin tau.


"Dia bukan siapa-siapa aku sayang. Dulu juga dia yang meninggalkan aku. Kamu kan sudah dengar sendiri tadi" , jawab James.


"Berarti dulu kamu cinta sama dia?" , tanya Angelica.


"Itu masa lalu sayang. Kita jangan membahas masa lalu lagi ya. Sekarang yang lebih penting masa depan kita berdua" , ucap James sambil fokus melihat ke jalan raya yang lumayan padat saat itu.


"Tapi aku pengen tau sayang" , ucap Angelica.


James yang sebenarnya malas untuk menceritakan masa lalu yang sudah ditutupnya dengan sangat rapat itu. Akhirnya mulai menceritakan kepada istri kecilnya.


"Dulu Chintya itu wanita paling cantik di sekolah aku. Banyak pria yang memperebutkannya , termasuk aku" , ucap James.


"Apa sekarang setelah melihat dia , kamu masih memiliki perasaan suka kepadanya?" , tanya Angelica.


"Gak sayang , gak , hanya kamu yang ada di hati aku sekarang. Hanya kamu yang selalu memenuhi pikiran aku sekarang" , jawab James.


"Jadi kenapa dia mencari kamu lagi lewat urusan bisnis?" , tanya Angelica.

__ADS_1


"Aku gak tau sayang" , jawab James.


__ADS_2