Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 49


__ADS_3

Angelica yang sudah selesai mandi , berjalan menuju ke kasur. Angelica naik ke atas kasur dan duduk sambil bersandar di bahu suami tercintanya.


"Sayang... Apakah kak Harry sangat jahat kepada kak Caroline?" , tanya Angelica.


"Iya sayang , kak Harry itu hanya memanfaatkan uang kakak aku saja. Aku rasa dia tidak benar-benar mencintai kakak" , jawab James.


"Aku merasa kasihan sama kak Caroline" , ucap Angelica.


"Aku juga sangat kasihan kepada kakak aku. Tapi kita juga gak bisa berbuat apa-apa" , ucap James sambil memeluk bahu istri kecilnya.


"Iya sayang" , jawab Angelica.


"Besok kamu mau pergi kemana sayang?" , tanya James.


"Kita ke rumah mama aja ya sayang" , ucap Angelica.


"Kamu sudah kangen ya sama mama" , ucap James.


"Iya sayang" , jawab Angelica.


"Baiklah , malam ini aku yang kangen dengan kehangatan dari kamu" , ucap James sambil melihat wajah istri kecilnya.


"Maksudnya sayang?" , tanya Angelica yang gak mengerti dengan perkataan suami tercintanya.


James langsung memutar tubuhnya dan menyentuh wajah istri kecilnya dengan kedua tangannya.


"Aku sudah sangat merindukan setiap inchi dari tubuh kamu sayang. Sejak kamu mengikuti ospek , kamu selalu tidur lebih cepat dan aku gak bisa menyalurkan hasrat aku" , ucap James.


"Baiklah , malam ini adalah milik kamu" , ucap Angelica sambil tersenyum.


James pun langsung ******* bibir kecil istrinya yang manis itu. Angelica terus mengimbangi ciuman intens yang diberikan oleh suaminya itu.


Setelah puas berciuman , bibir James pun telah turun ke tubuh Angelica. Tangannya dengan sigap membuka satu persatu kancing piyama milik istri kecilnya dan tidak butuh waktu lama , baju piyama Angelica telah mendarat di lantai.


James langsung menikmati setiap inchi dari tubuh istri kecilnya yang sangat di sukai olehnya itu.


"Sayang , aku merasa kalau dada kamu sekarang menjadi lebih berisi" , ucap James sambil terus memainkan tangannya disana.


"Itu karena kamu mainkan terus" , jawab Angelica sambil terkekeh.


"Tapi aku suka sayang , kelihatan lebih indah" , jawab James yang sudah mulai mengisap bulatan kecil yang ada disana.


Angelica menikmati setiap gerakan yang dilakukan oleh suami tercintanya. Sampai mereka sudah siap dan menyatukan tubuh mereka sampai merasakan kenikmatan bersama.


"Aku benar-benar sangat mencintai kamu sayang" , ucap James sambil mencium lembut bibir kecil Angelica.


"Aku juga sangat mencintai kamu sayang" , jawab Angelica dengan nafas yang terengah-engah.


James melepaskan tubuhnya dari tubuh istri kecilnya dan membawa tubuh kecil Angelica yang sudah dipenuhi oleh keringat itu kedalam pelukannya.

__ADS_1


Angelica dan James yang sudah kelelahan dengan aktivitas ranjang mereka pun mulai tertidur sambil berpelukan dengan tubuh polos mereka sampai pagi.


Pagi harinya James terbangun duluan. James melihat istri kecilnya yang masih tidur dalam pelukannya.


James menyentuh alis istrinya dengan jarinya , sampai turun ke hidung dan berakhir di bibir manis istri kecilnya yang sangat disukai olehnya itu.


Merasakan ada sentuhan di wajahnya , Angelica pun menggeliat dan membuka matanya.


"Pagi sayang" , ucap James sambil tersenyum.


"Pagi sayang" , jawab Angelica.


James yang dari tadi sudah memandangi bibir kecil istrinya itu pun langsung menciuminya dengan dalam.


"Sayang , kita jadi kan ke rumah mama hari ini" , ucap Angelica ketika suaminya telah melepaskan bibirnya.


"Jadi sayang , tapi kan gak pagi ini juga perginya" , ucap James.


"Iya sayang , tapi kalau kamu masih ingin melakukannya , aku rasa kita gak akan jadi ke rumah mama" , ucap Angelica.


"Kamu tau saja kalau aku masih menginginkannya sayang" , ucap James yang sudah memainkan tangannya di tubuh polos istrinya.


"Tangan kamu gak bisa berbohong sayang" , ucap Angelica.


"Iya sayang , baiklah. Kalau gitu aku mandi air dingin saja deh" , ucap James sambil berdiri dari kasur dengan tubuh polosnya.


"Apa kamu sudah tidak bisa menahannya lagi sayang" , goda Angelica.


"Aku rasa kalau hanya sekali boleh sayang" , ucap Angelica sambil tersenyum tipis.


James pun langsung meloncat ke atas kasur dan mulai menggencarkan aksinya disana.


*********


Alvaro yang sendirian di Singapura , langsung terbangun begitu mendengarkan suara ponselnya berbunyi.


"Halo" , jawab Alvaro tanpa melihat siapa yang menelponnya.


"Halo Alvaro , kita pergi main yuk hari ini" , ucap Brandon.


"Baiklah , jam berapa?" , tanya Alvaro.


"Sekarang saja" , jawab Brandon.


"Tapi aku belum mandi dan baru bangun" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , sejam lagi kita bertemu di orchard road ya" , ucap Brandon.


"Ok" , jawab Alvaro.

__ADS_1


Alvaro meletakkan ponselnya di atas kasur dan turun dari kasur , berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Selesai mandi , Alvaro bersiap-siap mengambil dompet dan ponselnya. Alvaro pun berjalan keluar dari apartemennya dan menuju ke MRT.


Ketika di dalam kereta cepat itu , Alvaro merasakan ada yang bergemuruh di dalam perutnya.


"Aduh , perutku lapar sekali lagi" , ucap Alvaro sambil memegang perutnya.


Setelah beberapa saat , Alvaro pun telah sampai di orchard road. Disana sudah terlihat Brandon yang sedang memberi makan burung merpati.


"Brandon" , panggil Alvaro.


"Akhirnya sampai juga kamu" , ucap Brandon.


"Iya , sekarang aku laper , makan dulu yuk" , ucap Alvaro.


"Memangnya kamu gak sarapan?" , ucap Brandon.


"Kamu telpon aku tadi itu , aku baru bangun tidur. Mana sempat lagi aku makan , aku aja langsung kesini" , ucap Alvaro.


"Baiklah , baiklah , aku temani kamu cari makanan" , ucap Brandon.


Alvaro dan Brandon masuk ke dalam mall besar yang ada disana. Mereka langsung berjalan ke arah food court dan melihat makanan yang dijual di sana.


Alvaro yang sudah merasa kelaparan , langsung memesan beberapa jenis makanan dari stand yang berbeda-beda.


Brandon langsung geleng-geleng kepala melihat porsi makan teman baru nya ini.


"Aku penasaran , makanan itu semua larinya kemana ya?" , ucap Brandon.


"Ya ke perut aku" , jawab Alvaro.


"Tapi...Kenapa tubuh kamu gak gendut?" , ucap Brandon sambil melihat ke arah tubuh Alvaro.


"Ya baguslah kalau aku gak gendut" , jawab Alvaro sambil terkekeh.


"Luar biasa kamu , kayaknya kamu bisa ikut lomba makan porsi besar nih" , ucap Brandon.


"Apa bagusnya ikut lomba makan?" , tanya Alvaro.


"Selain kamu bisa makan banyak gratis , kalau kamu menang , kamu bisa mendapatkan hadiah uang tunai" , ucap Brandon.


"Apa beneran itu?" , tanya Alvaro yang baru mengetahui ada acara seperti itu.


"Bener , banyak kok yang ikutan acara seperti itu" , ucap Brandon.


"Lumayan juga ya , lain kali aku boleh mencobanya" , ucap Alvaro.


"Kalau aku lihat , kayaknya kamu cocok ikutan lomba itu" , ucap Brandon.

__ADS_1


"Baiklah , nanti kalau kamu dapat informasi ada lomba makan porsi besar , kasih tau aku ya. Kita pergi bersama ke acara itu" , ucap Alvaro.


"Baiklah" , jawab Brandon sambil tersenyum.


__ADS_2