
Angelica yang sedang mengerjakan tugas kuliahnya di kamar sore itu...
"Hari ini kan opa pergi melakukan check up ke rumah sakit" , gumam Angelica.
Angelica mengambil ponselnya yang di letakin di meja dan menyentuh nama mamanya di sana.
Terdengar suara sambungan di sana berlangsung dengan sangat lama , sampai suara sambungan itu mati dengan sendirinya.
"Mama kemana? Kenapa gak angkat panggilan telpon dari aku?" , gumam Angelica sambil meletakkan ponselnya di atas meja dan melanjutkan mengerjakan tugas kuliahnya.
Di Singapura...
Sandra memasukkan semua barang belanjaan mereka ke dalam bagasi mobil cab dan setelah itu Sandra masuk ke dalam mobil cab bersama dengan papa Chandra dan ona Shinta untuk pulang ke apartemen.
"Kamu sudah mengabari Antonio belum tentang hasil pemeriksaan papa?" , tanya mama Shinta.
"Belum ma , aku kabari sekarang ya" , jawab Sandra sambil mengambil ponselnya di dalam tas.
Mama Shinta hanya menganggukkan kepalanya.
Begitu Sandra menyentuh layar ponselnya , terlihat ada panggilan tidak terjawab dari Alvaro dan Angelica.
Sandra mulai menyentuh nama Angelica dan menyentuh tombol panggilan telpon di sana.
Angelica yang masih mengerjakan tugas kuliahnya , langsung tersenyum begitu melihat ada panggilan masuk dari mamanya.
"Halo ma. Mama pergi kemana?" , tanya Angelica.
"Halo sayang , mama pergi ke mall bersama opa dan oma" , jawab Sandra.
"Bagaimana dengan hasil pemeriksaan opa hari ini ma?" , tanya Angelica.
"Hasilnya bagus sayang. Opa sudah sehat sekarang" , jawab Sandra.
"Syukurlah ma. Jadi , kapan mama , opa dan oma pulang ke sini?" , tanya Angelica.
"Belum tau sayang. Nanti mama kabari lagi ya" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica sambil memutuskan sambungan telpon dengan mamanya.
"Angelica menelpon kamu ya Sandra?" , tanya opa Chandra.
"Iya pa , tadi Angelica menelpon saat kita sedang di dalam mall" , jawab Sandra sambil mencari nama suami tercintanya dan menelponnya.
Di ruangan meeting terdengar suara ponsel Antonio berbunyi...
"Maaf , meeting saya tunda beberapa saat. Saya mau menjawab telpon dulu" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Baik pak" , jawab karyawan Antonio.
Antonio langsung berjalan keluar sambil menjawab panggilan telpon dari bidadari cantiknya.
"Halo sayang".
"Halo hubby... Papa tadi sudah check up di rumah sakit dan kondisinya sudah sehat" , ucap Sandra.
"Baguslah sayang. Jadi , kapan kalian pulang ke sini?" , tanya Antonio.
"Papa dan mama kayaknya masih mau tinggal di Singapura" , jawab Sandra.
"Ya sudah , kalau gitu kamu duluan yang pulang ke sini" , ucap Antonio.
"Tapi nanti bagaimana dengan makanan papa?" , jawab Sandra.
"Papa dan mama bisa mengurusnya nak. Kalau kamu sudah diminta Antonio untuk kembali , gak apa apa" , ucap opa Chandra yang mendengarkan percakapan Sandra dengan suaminya di telpon.
"Iya sayang , papa dan mama pasti bisa berdua di sana. Aku yang gak bisa sendiri di sini tanpa kamu" , ucap Antonio.
"Baiklah hubby , setelah aku mendapatkan asisten rumah tangga yang bisa kerja full time di apartemen , baru aku pulang ya" , jawab Sandra.
"Baiklah sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby , sudah dulu ya. Aku sudah sampai di apartemen" , ucap Sandra.
Mobil cab sudah sampai di depan lobby apartemen.
Sandra membayar sesuai dengan argo yang tertera di sana dan turun dari mobil , mengambil semua barang belanjaan mereka di bagasi belakang mobil dan berjalan bersama papa Chandra dan mama Shinta memasuki apartemen.
"Kamu kalau sudah mau pulang gak apa apa Sandra. Mama kan masih bisa masak buat makanan papa" , ucap mama Shinta.
"Tapi nanti siapa yang bisa bantu mama buat bersihkan semua peralatan masak dan sayur sayur nya" , ucap Sandra.
"Mama kan masih bisa mengerjakannya sendiri" , jawab mama Shinta.
"Jangan ma. Aku gak mau mama mengerjakan semua itu sendiri. Aku akan pulang setelah aku mendapatkan orang yang bisa bantu mama ya" , ucap Sandra.
"Baiklah nak" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.
Sampai di depan pintu apartemen , opa Chandra yang tidak memegang barang di tangannya , langsung membuka pintu dan terdengar suara dari dalam.
"Akhirnya mama , opa dan oma pulang juga. Aku sendirian di sini sejak pulang kampus dan aku juga sudah merasa lapar" , ucap Alvaro.
"Kamu kan bisa beli makanan dulu" , jawab Sandra.
"Biasanya aku pulang , kan mama sudah sediain makanan" , ucap Alvaro dengan manja.
__ADS_1
"Bagaimana kalau nanti mama sudah pulang ke Indonesia?" , ucap oma Shinta sambil meletakkan kantong belanjaan di atas meja.
"Memangnya mama sudah mau pulang?" , tanya Alvaro sambil berjalan mendekat ke arah mamanya yang sedang mengeluarkan barang belanjaan.
"Iya sayang , opa kan sudah sehat. Jadi mama sudah di suruh papa untuk pulang" , jawab Sandra.
"Kapan mama pulang?" , tanya Alvaro.
"Mama masih mau mencari asisten rumah tangga yang bisa kerja full time dulu , baru mama pulang" , jawab Sandra.
"Kalau gitu , semoga asisten rumah tangganya gak dapat-dapat yah. Jadi mama bisa tinggal di sini terus bersama aku" , ucap Alvaro sambil mengambil kue basah yang di beli oleh mamanya di mall.
"Kamu gak boleh ngomong seperti itu nak" , ucap Sandra yang masih sibuk menyusun barang belanjaan.
"Iya , jangan gitu Alvaro. Kan masih ada oma dan opa yang menemani kamu di sini" , ucap oma Shinta.
"Iya oma" , jawab Alvaro.
Sandra mulai mengeluarkan makanan yang mereka beli tadi sebelum jalan pulang dan mulai menyalinnya di atas piring dan mangkuk.
"Ayo kita makan lagi" , ucap Sandra setelah selesai menyalin semua makanan dan membuang bungkusannya ke dalam tong sampah.
Alvaro yang sudah kelaparan , langsung mengambil piring dan nasi yang sudah di masak oleh mamanya sebelum mereka keluar pagi tadi.
Setelah itu Sandra , oma Shinta , opa Chandra dan Alvaro makan malam bersama sambil mengobrol santai.
"Jadi bagaimana dengan kuliah kamu?" , tanya opa Chandra.
"Ya begitu deh opa" , jawab Alvaro.
"Begitu gimana? Apakah pelajarannya sulit?" , tanya opa Chandra.
"Ada yang sulit , ada yang gak juga opa" , jawab Alvaro.
"Kamu harus benar-benar serius mempelajarinya. Ini nanti akan sangat berguna untuk masa depan kamu dan masa depan All Star Hotel" , ucap opa Chandra mengingatkan cucunya yang manja itu.
"Baik opa" , jawab Alvaro sambil mengunyah makanannya.
"Oh iya ma. Aku ada tugas kelompok dari dosen , disuruh buat maket rumah. Nanti aku mengerjakannya bersama dengan Brandon" , ucap Alvaro.
"Ya , nanti kamu minta Brandon datang ke sini saja buat mengerjakannya" , jawab Sandra.
"Iya ma. Tapi nanti aku juga akan pergi keluar bersama dengan Brandon untuk membeli bahan-bahannya setelah pulang dari kampus" , ucap Alvaro.
"Baiklah" , jawab Sandra.
Selesai makan malam , seperti biasa Sandra membereskan semua piring kotor yang ada. Oma Shinta dan opa Chandra mulai masuk ke dalam kamar untuk membersihkan diri dan beristirahat.
__ADS_1
Alvaro masih duduk di ruang tamu sambil menonton acara yang ada di dalam televisi.