Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 41


__ADS_3

Mobil mewah milik Antonio dan James telah sampai di rumah megah milik opa Chandra dan oma Shinta.


Sandra turun dari mobil sambil membawakan oleh-oleh yang akan diberikan untuk mertuanya.


Antonio , Sandra , Angelica dan James masuk ke dalam rumah yang sangat megah itu.


Opa Chandra dan oma Shinta yang sudah mengetahui kedatangan mereka pun , langsung menyambut kedatangan anak , menantu dan cucu nya.


"Bagaimana Alvaro disana sayang?" , tanya mama Shinta.


"Baik ma" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Dia gak nangis kan nak?" , ucap papa Chandra.


"Gak pa , cuma merengek saja" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Semua orang langsung tertawa mendengar perkataan Sandra.


"Ini aku bawakan oleh-oleh untuk papa dan mama" , ucap Sandra.


"Kenapa kamu suka sekali membawakan banyak oleh-oleh nak? Apa kamu gak susah membawanya ketika di bandara? Kan kamu sendiri" , ucap papa Chandra.


"Gak susah kok pa. Aku malah senang bisa membawakan oleh-oleh yang banyak untuk papa dan mama" , jawab Sandra.


"Sandra dari dulu memang anaknya sangat perhatian sekali ya dengan kita" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


Sandra pun hanya tersenyum menanggapi perkataan mama mertuanya.


Setelah itu mereka berbincang sejenak , baru Sandra , Antonio , Angelica dan James pamitan untuk pergi kerja lagi.


"Lain kali kita makan malam bersama lagi ya. Papa dan mama sangat merindukan hari-hari dimana kita semua bisa bercanda dan tertawa bersama" , ucap mama Shinta sebelum mereka keluar dari pintu rumah.


"Iya ma" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.


Kesibukan yang dimiliki oleh Sandra , Antonio dan anak-anak mereka sekarang , membuat mereka jarang sekali untuk kumpul keluarga.


"Hubby , kalau dipikir-pikir kita memang sudah sangat jarang pergi ke rumah papa dan mama. Nanti kita harus atur waktu untuk makan malam bersama disana ya" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil fokus melihat jalanan yang cukup ramai siang itu.


Tidak terasa mobil yang dibawa oleh Antonio telah sampai di depan toko elektronik milik papa Surya.


"Aku pergi dulu ya hubby" , ucap Sandra.


"Iya sayang , nanti pulangnya kamu di jemput pak Maman ya" , ucap Antonio.


"Iya sayang" , jawab Sandra sambil mengecup bibir suaminya sekilas , setelah itu baru Sandra turun dari mobil dan berjalan memasuki toko elektronik milik papanya.

__ADS_1


Antonio menjalankan mobilnya setelah melihat bidadari cantiknya masuk ke dalam toko elektronik , menuju ke All Star Hotel.


********


Di Singapura.....


Alvaro yang merasa bosan karena tinggal sendiri disana , memutuskan untuk pergi keluar jalan-jalan , karena kuliahnya akan dimulai minggu depan.


Alvaro melangkahkan kakinya ke tempat-tempat yang di jalaninya bersama dengan mamanya waktu itu.


Tiba-tiba langkah Alvaro terhenti melihat pemandangan yang bagus disana.


Terlihat ada banyak bunga yang sedang bermekaran , dan pandangan Alvaro tidak hanya tertuju kepada bunga-bunga yang indah tersebut.


Pandangan matanya tertuju kepada seorang gadis kecil yang sedang duduk disana dengan papan kanvas yang ada di depannya.


Tidak tau apa yang sedang dilukis oleh gadis itu.


Melihat tangannya yang sangat lincah menjalankan kuasnya , membuat Alvaro menjadi tertegun.


Alvaro terus menatap ke arah gadis kecil tersebut. Alvaro memilih untuk duduk di kursi taman yang ada di dekat sana dan matanya terus memandang gadis pelukis tersebut.


"Apa yang sedang dia lukis?" , gumam Alvaro dalam hatinya.


Sampai tidak terasa , hari mulai sore. Gadis kecil tersebut mengumpulkan semua peralatan lukisnya dan memasukkannya di keranjang sepedanya yang berwarna pink , yang ada di samping gadis itu.


Alvaro hanya terus melihat sampai gadis kecil tersebut pergi dari sana dengan mengayuh sepedanya yang berwarna pink itu.


Ketika Alvaro berjalan , terlihat ada restoran chinese food di sana. Alvaro pun masuk ke dalam restoran dan melihat menu yang ada disana.


Alvaro ingin memesan makanan yang sangat menarik perhatiannya itu. Tapi , tiba-tiba dia teringat kalau mamanya mengatakan..."ketika sendiri pesanlah makanan yang bisa dihabiskan saja , jangan pesan terlalu banyak".


Akhirnya Alvaro hanya memesan dua jenis makanan dengan nasi.


.


.


Sandra yang sedang dalam perjalanan pulang menuju ke rumahnya , teringat dengan anak manjanya.


Sandra pun mengeluarkan ponselnya dan menyentuh nama anak manja kesayangannya di layar ponselnya.


Alvaro yang sedang menunggu pesanan makanannya jadi , mendengarkan suara ponselnya berbunyi , langsung mengeluarkannya dari dalam saku celananya.


Begitu Alvaro melihat nama mamanya yang tertera di layar ponselnya , Alvaro pun langsung tersenyum bahagia.


"Halo mama , aku kangen" , ucap Alvaro dengan penuh semangat.

__ADS_1


"Halo sayang , mama juga kangen sama kamu nak. Apa kamu sudah makan?" , tanya Sandra.


"Sekarang aku sedang di restoran menunggu makanan yang aku pesan ma" , jawab Alvaro.


"Baguslah , akhirnya kamu sudah bisa mandiri. Kamu gak pesan makanan terlalu banyak kan sayang" , ucap Sandra.


"Gak ma , aku cuma pesan 2 jenis makanan dan nasi" , jawab Alvaro.


"Baiklah sayang , kamu baik-baik ya disana. Jaga kesehatan ya" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , kamu makan dulu. Lain kali mama telpon lagi" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro sambil memutuskan sambungan telponnya dan memasukkan ponselnya di dalam saku celananya.


Tidak lama makanan yang di pesan oleh Alvaro pun sudah terhidang di atas meja.


Alvaro pun makan dengan suasana hening dan kesepian. Selama makan , Alvaro selalu teringat ketika dia makan dirumah.


Mereka selalu makan bersama sambil mengobrol dan penuh canda tawa. Meskipun terkadang dia selalu ribut dengan papanya , tapi saat itu , Alvaro sangat merindukan suasana yang ada di rumahnya.


Sandra yang sudah sampai di rumah , langsung berjalan masuk dan menuju ke dapur , untuk melihat apakah makanan yang dimintanya dibuat untuk malam ini sudah selesai atau belum.


"Mba Tuti , makanannya udah jadi semua?" , tanya Sandra ketika sudah berada di dapur.


"Sudah nona muda , cuma tinggal tunggu sop nya matang saja" , jawab mba Tuti.


"Baiklah mba , kalau gitu aku mau mandi dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , jawab mba Tuti.


Ketika Sandra mulai melangkahkan kakinya...


"Oh iya mba , Angelica dan James sudah pulang belum?"


"Belum nona muda" , jawab mba Tuti.


"Baiklah" , jawab Sandra.


Sandra pun berjalan menaiki anak tangga , menuju ke kamarnya yang ada di lantai atas.


Tidak lama Antonio dan Angelica pun pulang.


"Tuti , nona muda sudah pulang belum?" , tanya Antonio kepada asisten rumah tangganya.


"Sudah tuan , baru gak lama ini nona muda ke kamarnya" , jawab mba Tuti.

__ADS_1


"Baiklah" , jawab Antonio.


Antonio dan Angelica pun berjalan menuju ke kamar mereka masing-masing.


__ADS_2