Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 31


__ADS_3

Harry menjalankan mobilnya menuju ke rumah sakit , sambil berpikir untuk mencari uang kemana lagi.


Sambil melintasi jalanan ibukota yang cukup padat pada siang hari itu , Harry langsung teringat dengan James adik iparnya.


Harry mengambil ponselnya dan menelpon James.


.


.


James yang sedang makan siang bersama dengan Angelica di restoran All Star Hotel , mendengarkan suara ponselnya berbunyi dan melihat siapa yang menelponnya.


"Kak Harry menelpon aku sayang" , ucap James.


"Apa dia menelpon kamu , untuk mengatakan kalau aku gak mau membeli madu dia yang palsu itu?" , ucap Angelica.


"Belum pasti sayang , aku coba jawab dulu ya" , ucap James.


Angelica hanya menganggukkan kepalanya.


"Halo kak" , jawab James.


"Halo James , Caroline melahirkan hari ini" , ucap Harry.


"Bukankah harusnya bulan depan kak lahirannya. Kenapa bisa hari ini?" , ucap James.


"Tadi Caroline terjatuh dan mengalami pendarahan. Sekarang sedang menjalani operasi untuk menyelamatkan bayinya di rumah sakit" , ucap Harry.


"Baiklah kak" , jawab James.


"Kenapa sayang?" , tanya Angelica setelah melihat James meletakkan ponselnya ke dalam saku.


"Kakak mengalami pendarahan dan sekarang sedang di operasi sayang" , ucap James.


"Ayo kita ke rumah sakit sekarang" , ucap Angelica.


"Iya sayang" , jawab James.


James dan Angelica berjalan bersama keluar dari restoran dan menuju ke rumah sakit.


Antonio yang sudah selesai meeting saat itu , tidak melihat Angelica ada di ruangannya.


"Susi , Angelica pergi kemana?" , tanya Antonio kepada sekretaris pribadinya.


"Dari makan siang nona kecil belum kembali ke ruangannya pak" , jawab Susi.


"Apa dia ada meeting diluar?" , tanya Antonio.


"Hari ini nona kecil gak ada meeting pak. Tadi katanya makan siang dengan suaminya" , jawab Susi.


"Baiklah" , jawab Antonio sambil berjalan menuju ke ruangan kerjanya.


Antonio mengambil ponselnya yang ada di meja kerjanya dan menelpon anak perempuan kesayangannya.


Angelica yang sudah berada di rumah sakit saat itu untuk melihat Caroline yang sudah selesai di operasi , mendengarkan suara ponselnya berbunyi.


Begitu terlihat nama papanya di layar ponsel.


"Maaf , aku mau jawab telpon dulu ya" , ucap Angelica.


"Iya" , jawab Caroline dan James.

__ADS_1


Angelica menjawab panggilan dari papanya sambil berjalan keluar dari kamar perawatan kakak iparnya.


"Halo pa" , jawab Angelica.


"Halo nak , kamu kemana?" , tanya Antonio.


"Aku lagi di rumah sakit pa" , jawab Angelica.


"Kamu gak kenapa-kenapa kan sayang?" , tanya Antonio yang langsung khawatir mendengar anaknya di rumah sakit.


"Aku gak apa-apa pa. Aku dan James melihat kakak ipar yang melahirkan hari ini" , jawab Angelica.


Antonio langsung menghembuskan nafas lega , setelah mendengar jawaban anaknya.


"Baiklah nak" , ucap Antonio sambil memutuskan sambungan panggilannya dan melanjutkan kerjaannya lagi.


Angelica kembali masuk ke dalam dan mendengar pembicaraan Harry yang meminta tolong untuk membayarkan biaya rumah sakit Caroline.


James saat itu hanya menyetujui permintaan kakak iparnya itu , karena James tau... kakaknya pasti tidak memberitahukan kepada Harry kalau dia sudah memberikan kartu kepada kakaknya untuk biaya persalinan.


"Sayang , siapa yang menelpon?" , tanya James begitu melihat istrinya masuk kesana.


"Papa sayang" , jawab Angelica.


"Oh iya , apa papa dan mama sudah di beritahu kalau kakak melahirkan hari ini?" , tanya James.


"Belum James , kamu kan tau kalau papa dan mama gak suka dengan aku. Jadi aku hanya menelpon kamu saja" , jawab Harry.


James hanya menganggukkan kepalanya sambil mengeluarkan ponselnya dan menyentuh nama papa Freddy di layar ponselnya. Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo James".


"Halo pa , kakak sudah melahirkan hari ini" , ucap James.


"Karena ada terjadi masalah pa , makanya kakak harus melahirkan hari ini" , jawab James.


"Pasti suaminya itu tidak menjaganya dengan baik , makanya jadi seperti itu" , ucap papa Freddy.


"Iya pa , yang penting sekarang kakak dan anaknya baik-baik saja" , jawab James.


"Baiklah , nanti sore papa dan mama kesana" , ucap papa Freddy.


"Iya pa" , jawab James sambil memutuskan sambungan ponselnya.


"Apa kata papa , dek?" , tanya Caroline.


"Papa akan datang bersama dengan mama nanti sore kak" , jawab James.


"Apa papa gak ada mengatakan hal lainnya lagi?" , tanya Caroline.


"Gak ada kak , yang penting kakak istirahat saja ya. Aku dan Angelica akan mengurus semua biaya administrasi kakak. Kakak gak usah memikirkan apa-apa ya. Besok aku akan datang lagi kesini" , ucap James.


"Iya dek , terima kasih ya" , ucap Caroline


"Iya kak" , jawab James.


James dan Angelica berpamitan dengan Caroline dan Harry.


Mereka menuju ke bagian administrasi dan membayarkan sejumlah uang untuk pengobatan kakaknya disana.


"Sayang , kita belikan apa ya untuk anak kakak?" , tanya Angelica setelah mereka keluar dari rumah sakit.

__ADS_1


"Anaknya kan perempuan , kita belikan kalung saja ya sayang" , jawab James.


"Kapan belinya sayang?" , tanya Angelica.


"Hari libur saja ya. Sore ini aku masih ada meeting di kantor" , jawab James.


"Baiklah sayang" , ucap Angelica.


James mengantarkan Angelica sampai di depan gedung All Star Hotel yang megah itu.


"Aku mencintai kamu sayang" , ucap James sambil mencium bibir mungil istri kecilnya.


"Aku juga mencintai kamu sayang" , jawab Angelica sambil tersenyum sebelum turun dari mobil suaminya.


Angelica keluar dari mobil dan melihat suaminya pergi dulu dari sana , setelah itu baru dia masuk ke dalam hotel milik orang tuanya.


Angelica berjalan menuju ke ruangan kerja papanya. Sampai di depan pintu , Angelica langsung membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu.


"Pa" , ucap Angelica ketika berjalan masuk ke dalam.


"Iya sayang , jadi bagaimana keponakan kamu?" , tanya Antonio.


"Sekarang sedang di dalam inkubator pa , karena lahirnya prematur" , jawab Angelica.


"Kenapa bisa lahir prematur?" , tanya Antonio.


"Kakak katanya terjatuh dan mengalami pendarahan pa , makanya anaknya harus dilahirkan hari ini" , jawab Angelica.


"Baiklah , kalau gitu besok kita pergi bersama kesana ya. Nanti malam papa kasih tau mama dulu" , ucap Antonio.


"Kalau gitu besok pasti mama sibuk mau cari kado untuk anaknya kak Caroline" , jawab Angelica.


"Iya sayang. Apa kamu sudah membeli hadiah untuk keponakan kamu?" , ucap Antonio.


"Belum pa , kata James ketika hari libur saja" , jawab Angelica.


"Baiklah" , jawab Antonio.


Tidak lama terdengar suara ketukan di pintu...


Tok...tok...tok...


"Masuk" , jawab Antonio dari dalam.


"Permisi pak , meeting laporan keuangan bulanan sudah akan dimulai" , ucap Robi.


"Baiklah. Ayo kita ke ruangan meeting" , ucap Antonio kepada anaknya.


"Iya pa" , jawab Angelica.


Antonio dan Angelica berjalan bersama menuju ke ruangan meeting , dimana semua karyawan sudah berada disana.


Antonio dan Angelica fokus melihat dan mendengarkan setiap laporan yang di bacakan oleh karyawannya , sampai akhirnya setelah beberapa jam berlalu dan meeting pun selesai.


"Pa , kita langsung pulang saja ya" , ucap Angelica.


"Papa pulang setelah menyelesaikan menandatangani semua berkas-berkas yang ada di meja kerja. Kalau kamu mau pulang duluan gak apa-apa sayang" , ucap Antonio.


"Baiklah pa , kalau gitu aku pulang duluan ya" , jawab Angelica.


"Iya sayang" , ucap Antonio.

__ADS_1


Angelica berjalan menuju ke ruangan kerjanya , mengambil tas nya dan berjalan menuju ke parkiran mobil , pulang kerumah dengan sopir pribadinya.


__ADS_2