Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 37


__ADS_3

Pertama kalinya Antonio bangun dan tidak ada istri tercintanya disana. "Gak ada kamu sehari aja , aku kangen banget sama kamu sayang. Kenapa aku harus sendirian selama seminggu ini?" , gumam Antonio.


Antonio bangun dan membersihkan dirinya di kamar mandi. Setelah dia selesai dan rapi dengan baju kerjanya , Antonio berjalan turun ke bawah.


"Pagi pa" , ucap James dan Angelica. Saat itu Angelica sedang menyiapkan sarapan buat suami dan papanya.


"Pagi" , jawab Antonio yang tidak terlalu bersemangat pagi itu. Tidak adanya bidadari cantiknya , membuat Antonio menjadi kehilangan separuh nyawanya.


Angelica yang biasanya melihat papanya seperti itu ketika mamanya sakit , sekarang Angelica melihat lagi papanya seperti itu , karena mamanya sedang pergi menemani Alvaro.


"Sayang , nanti siang kita makan di restoran All Star Hotel ya" , ucap Angelica kepada suaminya.


"Iya sayang , nanti setelah aku melihat pembangunan hotel di waterboom , aku langsung ke All Star Hotel" , jawab James.


"Nanti aku juga mau ke lokasi pembangunan All Star Hotel disana" , ucap Angelica.


"Kita pergi bersama saja nak , nanti papa juga mau kesana melihat proses pembangunannya" , ucap Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica.


Setelah itu Antonio makan bersama dengan anak dan menantunya pagi itu. Sampai selesai makan...


"Nanti kita ketemu di lokasi pembangunan ya" , ucap James sambil mencium kening istri kecilnya.


"Iya sayang" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Aku pergi dulu ya pa" , ucap James kepada papa mertuanya yang sudah duduk di dalam mobil.


"Iya James" , jawab Antonio.


Karena nanti mau pergi ke lokasi pembangun bersama dengan papanya , Angelica memutuskan untuk ikut dengan mobil papanya. Selain itu dia juga ingin menemani papanya mengobrol , karena Angelica merasa sedih melihat papanya yang tidak bersemangat itu.


"Mama pasti sedang bersenang-senang dengan Alvaro" , ucap Antonio sambil membawa mobilnya.


"Gak juga pa , mama pasti juga memikirkan papa disana" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Tapi mama kenapa belum menelpon papa dari tadi?" , ucap Antonio.


"Mungkin mama lagi mengurus adek disana pa. Papa kan tau sendiri kalau adek itu agak merepotkan" , ucap Angelica.


"Kenapa papa bisa membuat anak seperti Alvaro?" , ucap Antonio.


Angelica hanya terkekeh mendengar perkataan papanya.


********

__ADS_1


Di Singapura , Sandra dan Alvaro keluar bersama mencari sarapan pagi.


"Sayang , apartemen disini sudah enak kan. Mau pergi cari makanan juga semuanya dekat" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro.


Sandra dan Alvaro masuk ke salah satu tempat yang menjual sarapan pagi disana. Sambil menunggu pesanan mereka , Sandra mengeluarkan ponselnya dan menyentuh nama suaminya disana.


Antonio yang baru sampai di dalam ruangan kerjanya , mendengarkan suara ponselnya berbunyi dan dia pun langsung tersenyum begitu melihat nama bidadari cantiknya yang tertera disana.


"Halo sayang , aku sangat merindukan kamu" , ucap Antonio.


"Halo hubby , aku juga sangat merindukan hubby. Hubby sudah sarapan kan?" , ucap Sandra.


"Sudah sayang , tapi tetap saja hidup aku kurang tanpa kamu" , ucap Antonio.


"Sabar ya hubby , aku juga gak lama kok disini. Minggu besok aku juga sudah pulang" , jawab Sandra.


"Baru satu hari saja kamu pergi , aku tuh sudah merasa kesepian banget sayang. Apalagi kalau aku harus menunggu selama seminggu. Menahan rindu ini sangat berat sayang" , ucap Antonio.


"Hari itu cepat berlalu hubby , aku juga disini menemani anak kita. Hubby sabar ya , sebentar lagi aku juga pulang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Mama gak akan pulang. Mama akan terus menemani aku tinggal disini sampai aku selesai kuliah" , ucap Alvaro sambil mengambil sendok dan sumpit , karena mie pesanan mereka sudah tersedia di atas meja.


"Dasar anak ini" , ucap Antonio dengan nada agak kesal.


"Anak kamu tuh yang suka menculik kamu dari aku" , ucap Antonio.


"Itu anak kamu juga lho hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang. Kamu sudah makan?" , tanya Antonio.


"Ini aku baru mau makan sama Alvaro" , ucap Sandra.


"Ya sudah , kamu makan dulu ya. Ingat harus sering-sering kabari aku ya , selama kamu disana" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


"Baiklah. Aku mencintai kamu sayang , sangat sangat mencintai kamu" , ucap Antonio.


"Iya hubby , aku juga sangat mencintai hubby" , ucap Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.


Sandra mengambil sendok dan sumpit yang ada disana.


"Sayang , kamu gak boleh ngomong seperti itu sama papa" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Biarin aja ma. Papa selalu gak bisa biarin aku bersenang-senang dulu sama mama" , jawab Alvaro.


"Mama pusing melihat kamu dan papa yang selalu saja meributkan hal kecil seperti ini" , ucap Sandra.


"Iya , harusnya kan mama milik aku. Bukan milik papa" , jawab Alvaro asal.


"Kalau gak ada papa , kamu juga gak akan lahir ke dunia ini" , jawab Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro.


Sandra makan bersama dengan anaknya sampai selesai. Selesai sarapan , Sandra membayar semua makanan mereka. Setelah itu mereka pergi ke kampus Alvaro untuk melihat apa saja yang dibutuhkan nanti ketika kuliah dimulai.


Selesai dari kampus , Sandra memutuskan untuk membeli bahan-bahan di supermarket yang terdekat disana.


"Sayang , nanti kita makan di apartemen saja ya. Mama mau membereskan barang-barang kamu" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro.


Selama di supermarket , Alvaro seperti biasa mengambil berbagai macam makanan kecil dan minuman ringan.


"Kamu ambil susu juga. Jangan terlalu banyak minum manis seperti ini" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro sambil berjalan mengambil susu cair yang tersedia di kulkas.


Ketika dilihat semuanya sudah cukup , Sandra membayar semua belanjaan mereka. Sandra dan Alvaro berjalan bersama sambil membawa plastik belanjaan mereka menuju ke apartemen.


"Ma , disini aku gak dikasih mobil dan sopir ya" , ucap Alvaro.


"Gak sayang , tempat tinggal kamu kan sangat dekat dari sini" , ucap Sandra.


"Tapi , kalau harus membawa barang sebanyak ini sambil berjalan kaki. Capek juga ma" , ucap Alvaro dengan manja.


"Makanya kamu kalau belanja yang secukupnya saja. Ini gak , belanjanya selalu banyak banget" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Kan mama tau , kalau aku makannya banyak" , jawab Alvaro.


"Ya sudah , bagus dong disini. Kamu makan banyak , nanti jalan kakinya juga banyak. Jadi kan kamu gak akan gemuk" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Tapi capek ma. Kita naik taksi saja ya" , ucap Alvaro dengan wajah memelas.


"Gak sayang , itu lihat... gedung apartemennya sudah kelihatan kan" , jawab Sandra sambil menunjukkan jarinya ke arah apartemen tempat mereka tinggal.


"Dari tadi juga sudah kelihatan ma. Tapi kok gak sampai-sampai juga" , jawab Alvaro.


"Ini karena kamu masih baru disini. Nanti setelah kamu tinggal lama disini , kamu baru akan mulai terbiasa dan bisa merasakan kalau ini dekat" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya ma" , jawab Alvaro yang sudah gak bisa mengeluh lagi.


__ADS_2