Kisah Cinta James & Angelica

Kisah Cinta James & Angelica
Episode 40


__ADS_3

Angelica sangat senang sekali begitu mendengar suara mamanya yang sudah pulang dari Singapura.


"Sayang , kita turun yuk. Mama dan papa sudah sampai di rumah" , ucap Angelica.


"Iya sayang , aku juga sudah mendengar suara dari bawah" , jawab James yang langsung menghentikan kegiatannya.


Angelica dan James berjalan bersama keluar dari kamar dan menuju ke bawah.


"Ma" , sapa Angelica dan James bersamaan.


"Iya sayang" , ucap Sandra sambil memeluk anak perempuannya.


"Adek nangis gak ma , waktu mama mau pulang?" , tanya Angelica.


"Adek gak nangis kok , cuma merengek aja" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Alvaro mana bisa jauh-jauh dari mama" , ucap James sambil tersenyum kecil.


"Iya James , tapi nanti dia pasti akan mulai terbiasa sendirian disana" , jawab Antonio.


"Iya pa" , jawab James.


Setelah itu seperti biasa , Sandra langsung sibuk membuka oleh-oleh yang sudah dia beli di Singapura.


"Banyak banget belanjaannya sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby , ini buat papa dan mama , ini buat besan kita , ini buat kita di rumah" , jawab Sandra yang sudah mulai memisahkan barang-barang yang sudah dibelinya.


Antonio pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Ke rumah opa oma gak sekarang kan ma? Mama kan baru sampai juga di rumah" , ucap Angelica.


"Iya , besok ya kita perginya" , jawab Sandra.


"Baiklah , kalau gitu besok aku minta diundurkan jadwal aku ke siang. Paginya kita ke rumah papa dan mama dulu" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


Setelah itu , mereka mengobrol bersama untuk saling melepaskan rindu selama seminggu ini , sampai tidak terasa jam makan malam pun tiba.


Antonio beserta istri , anak perempuan dan menantunya , makan malam bersama sambil mengobrol ringan.


"Kalian kapan pindah ke rumah James?" , tanya Sandra dengan berat hati.


"Sabtu depan ma" , jawab Angelica sambil menundukkan kepalanya.


"Baiklah" , jawab Sandra sambil melanjutkan memakan makanannya.


Selesai makan malam , mereka semua berjalan ke atas menuju ke kamar masing-masing.


Antonio yang sudah sangat merindukan kehangatan dari istri tercintanya , langsung memeluk tubuh istrinya dari belakang.

__ADS_1


"Hubby , aku mau mandi dulu" , ucap Sandra.


"Kita mandi bersama ya sayang. Kali ini sudah gak ada yang akan mengganggu kita bermesraan lagi" , jawab Antonio sambil menciumi leher istrinya.


Sandra pun langsung tersenyum mendengar perkataan suami tercintanya itu.


"Iya hubby , terserah hubby deh mau berapa kali" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Bener ya sayang , kamu yang bilang lho. Jangan salahkan aku , kalau aku gak bisa berhenti sampai pagi ya" , ucap Antonio.


"Memangnya hubby masih kuat?" , tanya Sandra sambil mengerutkan keningnya.


"Kamu jangan melihat aku sudah semakin berumur aja. Biar bagaimanapun , aku masih sanggup melakukannya sayang" , ucap Antonio.


"Baiklah hubby" , jawab Sandra.


Antonio dan Sandra pun berjalan bersama masuk ke dalam kamar mandi. Seperti biasa mereka berendam di dalam bathtub mereka yang memang dibuat untuk berdua orang.


Mereka langsung melepaskan semua hasrat dan kerinduan yang sudah tertahan selama seminggu ini.


Antonio tidak henti-hentinya menciumi setiap inchi tubuh istri tercintanya. Sampai mereka mengerang bersama , merasakan kenikmatan yang sangat indah pada saat itu.


Tidak cukup sampai disana saja. Antonio pun mengangkat tubuh polos istrinya , membawanya keluar dari kamar mandi , sampai menuju ke kasur mereka.


"Ternyata hubby masih kuat menggendong aku" , ucap Sandra sambil tersenyum melihat wajah suaminya.


"Masih dong sayang" , jawab Antonio sambil meletakkan tubuh polos istrinya dengan perlahan di atas kasur.


Mereka pun tertidur sambil berpelukan dengan tubuh polos mereka.


Pagi pun tiba.....


Angelica yang sudah bersiap-siap pagi itu dengan suaminya , berjalan turun ke bawah.


Angelica pun mengerutkan keningnya...


"Kenapa jam segini papa dan mama belum turun?" , ucap Angelica.


"Pasti semalam papa dan mama sedang asik bermesraan sampai gak tau waktu" , ucap James sambil tersenyum.


"Gak mungkin sayang , mama kan baru pulang. Pasti capek banget" , ucap Angelica.


"Papa dan mama kamu itu berbeda sayang. Aku saja iri melihat mereka. Seandainya kita juga bisa seperti mereka sayang. Aku sangat ingin selalu bisa bermesraan lama dengan kamu" , ucap James.


"Siapa suruh kamu minta kita pindah ke rumah kamu? Untuk packing barang aja aku sudah capek banget , mana sanggup lagi aku untuk melayani kamu" , jawab Angelica sambil mengambil roti yang sudah tersedia di atas meja makan dan mengolesinya dengan selai nanas.


"Berarti nanti setelah kita selesai pindahan , aku sudah bisa bermesraan terus dengan kamu" , ucap James dengan lembut di dekat telinga Angelica.


"Gak setiap hari juga ya , aku kan gak lama lagi sudah mulai kuliah , belum lagi aku masih harus mengurus kerjaan di All Star Hotel" , jawab Angelica.


"Ya baiklah sayang" , jawab James sambil memakan roti yang sudah diberikan oleh istrinya.

__ADS_1


Angelica hanya tersenyum melihat suaminya sambil mengambil roti untuk dirinya sendiri.


Setelah beberapa waktu , Angelica dan James pun sudah selesai sarapan pagi. Papa dan mama pun belum turun juga ke bawah.


"Kenapa papa dan mama lama sekali? Aku coba panggil ke atas dulu ya" , ucap Angelica.


"Jangan sayang , pasti papa dan mama sangat kelelahan. Lebih baik kita tunggu saja" , ucap James sambil memegang tangan istrinya.


Angelica berpikir sejenak....


"Ada benarnya juga ucapan James" , ucap Angelica dalam hatinya.


"Baiklah sayang. Kalau gitu kita tunggu papa dan mama di ruang keluarga saja ya" , ucap Angelica.


"Iya sayang" , jawab James.


Tidak lama , Sandra pun mulai terbangun. Sandra melihat wajah suaminya yang masih tidur di sampingnya.


Sandra mencoba menggerakkan tubuhnya dengan perlahan.


"Aduh , pegel banget rasanya" , ucap Sandra dengan pelan.


Terlihat 3 bungkus karet pelindung yang sudah terbuka berceceran di lantai kamarnya.


Sandra pun langsung tersenyum sambil membayangkan kejadian semalam. Suaminya yang sangat bersemangat dan benar-benar tidak melepaskannya.


"Kamu benar-benar masih kuat sayang" , ucap Sandra dengan lembut sambil menyentuh wajah suaminya.


"Iya dong sayang" , jawab Antonio.


"Hubby sudah bangun?" , ucap Sandra dengan lembut.


"Dengar suara kamu , ya aku langsung bangun sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Ya sudah , ayo kita siap-siap lagi" , ucap Sandra sambil mengecup lembut bibir suaminya.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


Sandra dan Antonio pun berjalan bersama menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka.


Setelah selesai bersiap-siap , Sandra dan Antonio berjalan bersama sambil berpelukan turun ke bawah.


"Pagi sayang" , ucap Sandra dan Antonio yang melihat anak dan menantu mereka sudah duduk di ruang keluarga.


"Ini sudah siang pa , ma" , jawab Angelica.


"Oh sudah siang ya. Maaf ya papa dan mama sangat kelelahan , jadinya kita bangun telat" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Ya sudah , papa dan mama sarapan dulu. Setelah itu kita mau ke rumah opa dan oma kan" , ucap Angelica.


"Iya sayang" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2