
Mansion baskoro.
baskoro memasuki kamar dengan wajah berbinar, tak lupa pula senyum lebar terpancar di sudut bibir pria paru baya itu.
Santi memperhatikan ke anehan suami nya itu.
"Cihh. dasar bandot tua. sudah mau mati masih niat selingkuh" batin santi
Baskoro meletakkan tas nya di sopa, melepas jas dasi dan yang lain nya.
Santi makin panas menyaksikan akan tingkah suaminya itu
"tuh kan, lupa kalau ada istri. biasanya minta mommy melepas baju nya"
santi julid membatin.
"mommy kenapa lihatin daddy?"
santi diam saja
"daddy mandi dulu"
baskoro masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
selesai mandi, baskoro tidak menemukan pakaian ganti. biasanya sudah disiapkan oleh santi.
"mommy, mom. baju daddy mana?"
santi masih mode off
"mommy dengar daddy tidak"
memegang pundak istrinya
"jangan sentuh mommy"
"mommy kenapa?"
"daddy yang kenapa? nih, lihat"
santi memperlihatkan isi chat suaminya.
Deg.
baskoro pucat pasi, bagaimana cara menjelaskan pada istrinya. tentang chat nya dengan nayra.
baskoro selalu memanggil nayra dengan kata sayang disetiap chat nya itu.
santi pergi meninggalkan baskoro yang sedang bengong.
Hari ini nayra berangkat kerja lebih awal, seperti biasa nayra akan selalu naik bis menuju tempat kerja.
nayra merapikan etalase sebelum para pengunjung ramai.
nayra melayani para pengunjung yang mampir ke tokonya.
santi pergi menghampiri nayra ke mall bintaro.
"selamat siang, ada yang bisa kami bantu nyonya. silahkan melihat ponsel di toko kami"
nayra tersenyum manis pada santi.
"ada hubungan apa kau dengan suamikun"
tanya nya to the poin.
seketika senyum diwajah nayra hilang entah kemana.
"maaf nyonya, maksud nyonya apa?"
nayra bingung sekaligus malu.
"katakan. ada hubungan apa kau dengan suamiku?"
"maaf nyonya, anda pasti salah orang"
"dasar sialan. rubah kecil"
santi menarik rambut nayra hingga kesakitan.
bos nayra keluar saat mendengar suara keributan.
"ada apa ini?"
"kau pemilik toko ini, pecat dia sekarang"
"maaf nyonya, saya tidak sembarang memecat karyawan saya tanpa sebab"
"tanpa sebab katamu! apa kau tau, rubah kecil ini selingkuh dengan suamiku"
nayra menangis menahan sakit kepala serta rasa malu akibat dituduh selingkuh dengan suami orang.
pengunjung berdatangan, mencemooh nayra.
"dasar pelakor. masih kecil sudah pintar membuka selengkangan pahamu.
berbagai makian diterima nayra dari para pengunjung mall yang menyaksikan kejadian itu.
santi melepas rambut nayra, pergi menghampiri bos nya itu.
"pecat dia, kalau tidak toko mu ditutup"
__ADS_1
"nyonya tidak bisa sembarangan menutup toko saya?"
"kenapa tidak mall ini milik saya. apa kau menantangku?"
pemilik toko ketakutan.
santi pergi meninggalkan mall bintaro setelah selesai membuat huru hara.
manager mall menghampiri toko itu
"ada apa ini? bubar sana, ingat jangan sampai ada yang merekam kejadian tadi kalau tidak hidup kalian terancam. beliau nyonya baskoro bintaro pemilik mall bintaro ini"
manager hotel langseng menuju toko ponsel tersebut saat melihat kekacauan lewat cctv diruanganya.
para pengunjung yang sempat merekam kejadian langsung mendelate video dari ponsel masing - masing.
sang bos terpaksa memecat nayra, karena tidak ingin kehilangan penghasilan.
"maafkan saya nay, toko ini satu - satunya mata pencarianku. dengan berat hati terpaksa ini hari terakhirmu bekerja"
nayra mengangguk sembari menangis sesegukan.
nayra pulang dengan wajah kusut dengan mata sembab.
sesampainya di kost.
"astaga nay, apa yang terjadi?"
nayra langsung memeluk aida. betapa rapuhnya nayra saat ini.
"aku dipecat da"
"apa? tapi kenapa nay?"
nay menggeleng.
malam harinya di kamar kost. aida sudah tertidur pulas. nayra masih belum mampu memejamkan mata nya.
"inikah hidupku?
hidup yang aku jalani selalu saja diterpa masalah.
mama, papa, kakek. kenapa kalian begitu kejam. kenapa kalian meninggalkanku sendiri.
tak tahu kah kalian, nayra kesepian. nayra menderita, sangatt menderita"
***
sebulan berlalu. selama sebulan itu pula baskoro tidak pernah melihat nayra, ponselnya bahkan tidak aktif.
ya, nayra mencoba keberuntungan nya mencari rejeki dengan membatu pedagang goreng dipasar.
nayra akan diupahi lima puluh ribu rupiah per hari.
baskoro mengendarai mobilnya menyusuri jalanan mencari nayra.
namun baskoro tidak menemukan keberadaan nayra.
hingga hari sudah larut baskoro akhirnya menyerah lalu pulang kemansion.
sampainya dimansion emosi semakin memuncak saat mendapati istrinya sedang berbahak - bahak menonton acara tv yang menurutnya lucu.
baskoro menghampiri istrinya, merebut remote secara kasar.
"ada apa dad? kenapa daddy kasar?"
"apa yang mommy lakukan pada nayra?"
"maksud daddy apa?"
"kenapa mommy mempermalukan nayra mom?"
"maksud daddy apa sih?"
"apa yang mommy lakukan sebulan yang lalu pada nayra di mall bintaro?"
"oh, jadi selingkuhan daddy itu namanya
nayra?"
baskoro tercengang mendengar jawaban istrinya
"maksud mommy apa?"
"jadi daddy marah, lalu kasar sama mommy hanya karena selingkuhan daddy itu?"
"siapa yang selingkuh mom?"
"maling tidak akan ada yang ngaku dad!
mommy bukan orang bodoh yang bisa daddy tipu"
"mom, daddy tidak selingkuh"
"lalu kenapa daddy marah kalau mommy menghajar rubah itu"
baskoro tidak habis pikir dengan sikap istri nya, tega nya istrinya itu meragukan cinta nya yang begitu besar. hati baskoro sakit saat istri nya menyebut nayra selingkuhanya.
"mommy diammmmm"
teriak baskoro dengan suara mengelegar.
__ADS_1
"daddy tegaskan. daddy tidak selingkuh. namanya nayra, daddy merasa nayra putri daddy seakan hidup kembali. mengisi kekosongan hati daddy. mengikis rasa bersalah yang selama ini daddy derita. tapi mommy dengan tega nya menghina dan mempermalukan nayra. dimana hati nurani mu mom?"
baskoro sudah sangat geram dengan istrinya malam ini. baskoro meneriaki istrinya.
"cukup dad, jadi perempuan murahan itu mampu mengisi hati daddy yang kosong?"
"mom"
baskoro mengangkat telapak tanganya hendak menampar istrinya, namun bian menghentikanya.
"jangan sentuh mommy ku"
baskoro dan santi menoleh secara bersamaan.
"apa yang daddy lakukan? kenapa daddy malah menyakiti mommy ku hanya karena seorang wanita murahan!"
baskoro kehabisan kata, hati baskoro sangat sakit saat kedua orang yang dia sayang mengatakan wanita murahan pada putrinya.
baskoro pergi meninggalkan anak dan istrinya menuju kamar tidurnya.
bian menghampiri sinta yang menangis, bian memeluk sinta menenangkan mommy nya dengan sayang.
"ssstt. jangan menangis lagi, bian tak akan membiarakn daddy diambil oleh wanita murahan itu"
takdir seolah mempermainkan perasaan baskoro, baru saja dia menikmati hari bersama nayra yang sudah dianggap sebagai pengganti putri sahabatnya yang hilang. akan tetapi semua hanya sebentar saat sang istri mengacaukan segalanya. tak bisakah dia melihat ketulusan seseorang lewat pencaran sinar matanya. takdir seolah menjauh darinya.
ya, ini lah hidup.
sepekan berlalu begitu saja terlewatkan.
sejak kejadian malam itu baskoro mendiami istri dan anak nya begitu pun sebaliknya.
baskoro pergi mengendarai mobilnya yang akan berjiarah ke makan padi, keberuntungan ada pada baskoro. baskoro melihat nayra berjalan di trotoar jalanan. mobil baskoro menepi lalu turun menghampiri nayra.
"nayra, kau kah itu?" nayra menoleh,
"om baik!" seru nayra senang.
"kamu kemana saja nak. om mencari mu. kenapa ponselmu tidak aktif nak"
baskoro langsung membawa nayra kedalam pelukanya, baskoro menangis haru bertemu nayra kembali.
bian melihat daddy nya sedang memeluk gadis yang bahkan lebih tepat jadi putri nya.
bian tak sengaja melihat hal itu, saat mobilnya melintas hendak pulang dari kantor.
"cihh, dasar tidak tau malu. haruskah berpelukan didepan umum? apa baskoro bintaro sudah bangkrut sehingga tidak punya uang untuk ke hotel"
tangan bian mengepal.
bian melihat baskoro membawa nayra masuk mobil. bian segera melajukan mobilnya menuju pulang.
didalam mobil, baskoro menyetir sembari mengajak nayra berbincang. baskoro menghantar nayra pulang agar baskoro mengetahui tempat tinggal nayra.
"kenapa kamu menghilang nak?"
"nay di pecat om"
"kenapa?"
tanya nya pura - pura tidak tau.
"bulan lalu ada wanita cantik menmukul nayra om, katanya nayra selingkuh sama suaminya. pada hal nay bukan gadis nakal"
nayra memang tidak mengetahui jika sinta istrinya baskoro.
"tante cantik itu membanting ponsel nayra hingga rusak om"
"mana ponselmu yang rusak coba om lihat"
nayra mengambil ponsel nya yang sudah tak berbentuk sempurna.
"om berhenti di depan"
"kamu tinggal disini nak?"
"masuk gang ini om"
nayra turun dari mobil baskoro.
"terima kasih om"
nayra tersenyum.
baskoro belum melajukan mobilnya, baskoro masih setia memperhatikan nayra yang sedang berjalan.
beberapa pemuda di gang itu menggoda nayra.
memang harus diakui kalau nayra gadis cantik natural.
melihat nayra digoda oleh pria lain membuat hatinya takut.
takut akan jauh dari nayra. baskoro memikirkan sesuatu lalu melajukan mobilnya.
Bersambung!
hai teman.
kisah cinta nayra akan tayang setiap hari.
ikuti kisah selanjutnya ya.
__ADS_1
terima kasih.