Kisah Cinta Nayra

Kisah Cinta Nayra
Bab 26 Mencari tau


__ADS_3

"Ada apa?" tanya bian


"Tuan, terima kasih untuk bunga cantik nya"


ucap Nayra tulus. tapi masih dengan tunduk kepala, tangan nya di remas.


Bian bias melihat ketakutan istrinya.


Bian mendekat, mengangkat dagu istrinya dengan jari telunjuk nya.


"Jika bicara dengan orang lain harus memandang lawan bicara, jika seperti yang kau lakukan barusan itu tidak sopan."


Nayra gemetar, tubuh nya keringat dingin. Nayra menebak jika setelah ini dirinya akan di pukul oleh suami monster nya itu.


Kepala Nayra pusing mata nya berkunang - kunang tubuhnya lemas lalu pingsan.


Bian khawatir akan istrinya yang pindah.


"Sial, setakut itu lah dia pada ku?" monolog nya


Bian membawa Nayra ke kasusnya, dibaringkan nya nayra dikasurnya.


"Apa aku sangat menakutkan bagimu?"


Tanya nya sambil memandangi wajah nayra


"Wajahku tampan, bayak para wanita seksi yang tergoda padaku, tapi kenapa kau malah takut. Dasar cewek aneh."


Gumam nya kesal


Nayra membuka mata, menormalkan ingatan nya kembali. Nayra melihat bahwa dirinya tidur dikasrur bian, dia ketakutan setengah mati.


Bian yang tidur disamping Nayra membuka mata melihat Nayra yang ketakutan.


"Hei, kenapa? Tanya Bian heran dengan ketakutan istri nya."


"Tu - tu - tuan maaf kan saya tuan."


Nayra menangis ketakutan, seakan dia tidak sanggup jika dipukul saat ini, mengingat hari ini Nayra sudah 4 kali muntah.Kepala nya pusing, perut nya mual. Nyara merasa aneh dengan tubuhnya.


Hiks, hiks hiks...


"Ja - jangan pukul saya tuan. maafkan saya tuan. Saya tidak sengaja tidur di kasur tuan."


Deg..


Jantung bian lemas mengetahui istrinya menangis ketakutan karena ulah nya.


"setakut itukah dia padaku?" Batin nya


Bian melihat tubuh nayra yang masih bergetar.


Bian membawa Nayra ke dalam pelukan nya.


Bian dapat merasakan tubuh Nayra yang bergetar serta menggigil.


"Jangan menangis, aku tidak akan memukul mu,"


Bian menepuk - nepuk pelan punggung Nayra hingga Nayra tertidur.


Nayra memasak tidak ada pergerakan dari istrinya.


"Huhhh,, dia tertidur" gumam bian.


Dibaringkan nya tubuh Nayra dikasurnya lalu menyelimutinya.


Tidurlah malam ini dikasurku bisik nya pada nayra yang sudah terlelap.

__ADS_1


Cup.. Dikecup nya kening Nayra.


Bian pergi menuju ruang kerjanya.


Bian kembali memeriksa berkas om Pandi yang membuat Bian penasaran.


Dimeja kerja Bian terdapat bingkai kecil, dimana dalam poto itu terdapat Bian memeluk Nayra yang sedang memeluk boneka hijau lumba - lumba pemberian Bian.


Senyum bahagia kala itu terpancar di wajah Nayra, bagaimana tidak saat itu Nayra mendapat banyak hadiah dari Bian. Mendapat Coklat, Boneka Lumba - lumba serta kalung cantik.


Saat itu Bian meminta mbok Nur untuk mengabadikan momen bahagia Nayra dan pada saat itu pula lah hari terakhir mereka bermain bersama.


Bian menyentuh potong itu.


"Andai kamu tau, aku tersiksa sejak kepergianmu? maafkan aku yang tidak bisa menjagamu! Andai saat itu aku ikut mengantarmu kesekolahmu, aku akan terus mengikutiku kemana pun kamu pergi, bahkan ke toilet sekali pun. Aku tidak akan membiarkanmu hilang diculik orang."


Bian bermonolog sendiri!


"Diculik ulangnya lagi?"


Mengulang kembali monolog nya.


"Nayra di culik lalu tiga bulan kemudian Nayra ditemukan tewas terbakar.


Apa mungkin Nayra sengaja dibunuh, atau mungkin keluarga om Pandi sengaja di bunuh?


Tapi oleh siapa?


Aaaggggg. Sialan. Jika saja memang begitu awas kalian keparat."


"Aku harus menyelidiki ulang kasus om Pandi"


Buggh..


Bian meninju meja kerja nya saking geram nya.


Bian pergi menuju kamar tidur nya untuk beristirahat. Dilihatnya tubuh istrinya masih setia terlelap seperti posisi semula.


Kepala Nayra terus menggeleng dalam kondisi terlelap..


"Hei, Nayra apa yang terjadi?


Nayra, hai bangun.."


dipeluknya tubuh Nayra diusapnya keringat yang menempel di kencingnya. Nayra tenang dalam tidurnya saat dipeluk Bian, seolah nayra menemukan obat tidur nya.


Bian berbaring disamping Nayra sepanjang tidur hingga pagi mereka berdua berpelukan.


Pagi menyapa mentari yang memancarkan sinarnya.


Bian bangun dari tidurnya, melihat dirinya yang memeluk Nayra.


Bian ingat semalam Nayra gelisah hingga dirinya memeluk Nayra hingga pagi.


Bian melihat wajah polos istrinya yang masih tertidur.


Bian tersenyum melihat betapa lucu nya istrinya saat tidur.


Cup.. Dikecupnya mata istrinya namun istrinya tetap terlelap.


"Huhhh, dasar kebo. Tidak terusik sedikit pun.


Baiklah nikmati tidurmu, pagi ini aku harus menyiapkan keperluanku sendiri karena istri kebo ku masih ngorok."


Gumam bian sambil tersenyum lirih.


Bian melepas pelukan nya dengan pelan, membiarkan Nayra tidur dengan sangat nyenyak.

__ADS_1


Bian. masuk kamar mandi membersihkan diri, selesai mandi Bian menuju wali in closet mengambil keperluan sendiri.


Setelah rapi dengan setelan kerja nya itu Bian menoleh ke arah istrinya lalu Pergi meninggalkan istrinya itu..


Bintaro grub


Bian dan kevin diskusi dituangkan Bian.


Bian penasaran dengan keberadaan aset Pandi serta seluk beluk utang Pandi.


Bian juga penasaran kenapa Mobil Pandi bisa blong.


Bian meminta kevin menyelidik kasus tersebut.


"Kevin, kejadian nya 18 tahun yang lalu, aku dan lian punya adik kecil namanya Nayra. Nayra Admaja. Saat itu hari rabu Nayra akan di wisuda TK wajah anak itu sangat antusias karena Nayra sudah tidak sabar masuk Sekolah Dasar.


Om Pandi dan tante Cindi kelakaan hari rabu vin, penyebab mereka kecelakaan rem mobil om Pandi blong.


Cari tau semua lebih jelas vin."


"Baik tuan."


"Tuan" panggil kevin


"Hemmm"


"Menurut laporan orang yang saya suruh untuk menyelidiki proyek pulau yang beda di kota J. Proyek itu sepertinya dibuat untuk wisata umum tuan!"


"Kenapa?" Tanya Bian


"Terdapat pada bagian ujung pulau tersebut, ada sebuah bangunan Disney mini. mungkin istri pemilik tempat itu menginginkan isnata Disney" gumam kevin asal.


"Buat apa mereka membuat seperti itu?"


tanya Bian lagi


"Tidak tau tuan."


"Lalu kapan situa bangka itu melanjutkan proyeknya?" tanya Bian


Kevin hanya mengangkat kedua bahunya tanda tidak tau.


"Kevin apapun yang terjadi ambil alih proyek itu, biarkan perusahaan kita yang bertanggung jawab atas proyek itu. bila bisa beli pulau itu."


"Akan saya usahakan tuan jawab Kevin"


"Satu lagi jangan biarkan situa bangka itu menginjakkan kaki nya pada proyek yang ada di pulau itu. Jika sudah Deal aku akan meninjau tempat itu kesana langsung."


"Baik tuan.


Kalau begitu saya izin keruangan saya tuan."


Kevin pergi meninggalkan tuan nya yang sedang memikirkan cara untuk memcari tau penyebab Pandi bangkrut, lalu kabur bunuh diri dengan cara menabrak pohon besar. Berita hoax pada saat itu mengolok Pandi serta istri nya


"Tidak mungkin om Pandi melakukan itu.


Tidak mungkin juga om Pandi dan tante Candi meninggalkan Nayra yang masih sangat kecil.


Mereka sangat mencintai Nayra, jadi pemberitaan ini hoax. Dasar berita sampah"


umpat nya kesal.


Bersambung!


Kisah cinta Nyara akan tayang setiap hari


Ikuti terus kelanjutan ceritanya yah.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komentar nya teman


Terima kasih.


__ADS_2