Kisah Cinta Nayra

Kisah Cinta Nayra
Bab 39 Keegoisan Bian


__ADS_3

"Daddy menamparku hanya karena gadis sialan itu?"


Bentak nya pada Baskoro, Bian tidak terima tamparan Baskoro akibat Nayra.


"Kamu pikir kelakuan mu ini sudah di luar batas Bian, daddy akan melaporkan mu pada polisi karena telah menelantarkan istrimu."


"Dia bukan istriku lagi, aku sudah menceraikan nya. Ingat itu daddy."


Bian membentak Baskoro dengan suara yang sangat keras.


Plakkk.


Lagi - lagi Baskoro menampar Bian.


"Dasar anak tidak tau diri, Daddy tetap akan melaporkan mu pada pihak berwajib jika Nayra tidak kami temukan. Ingat itu!"


"Daddy. Apa maksudmu melaporkan anak sendiri pada polisi?"


Santi marah akan sikap arogan suami nya terhadap anak semata wayang nya itu.


"Begini jadi nya anak mom. Mommy selalu membenarkan tindakan Bian walau anak mommy melakukan kesalahan."


Lian mendekati Bian, menyentuh pundak Bian dengan pelan.


"Bro, jika saja Nayra sehat saat ini maka keluargaku tidak akan mendesak dimana keberadaan nya. Namun saat ini kondisi nya berbeda bro, Nayra sakit keras. Usia Nayra tidak lama lagi."


"Jangan bohong kamu Lian, Sekuat inikah pelet Nayra pada keluargaku sampai Daddy menamparku, tante yang sangat aku sayangi pun memohon padaku hanya karena gadis sialan itu!


Dia bukan perempuan baik - baik tante. Nayra itu perempuan licik, dia berusaha menghancurkan ku dengan cara mendekati rekan bisnis ku situ bangka sialan itu."


Bentak Bian marah.


Kecilkan suaramu Bian.


"Bian. Om sangat menyayangi mu nak. Bagi om, kamu dan Lian sama - sama putra om. Om sangat menyayangi Nayra walau tidak pernah bertemu secara langsung, om ingin mengurus Nayra setelah perceraian kalian om sudah tau semua yang terjadi akan pernikahan mu. Om akan tetap mencari Nayra selama Nayra masih bernafas. Perlu kamu ketahui nak, saat ini gadis malang itu sakit keras tidak lama lagi gadis malang itu berakhir tanpa keluarga serta kerabat dekat. Om hanya berusaha menyelamatkan Nyawa seseorang yang mungkin masih bisa di tolong. Jika memang kamu tidak mengizinkan kami bertemu dengan nya, maka terserahlah. Kelak kau akan menyesali nya dengan hati mu yang sangat hancur. Menyakiti orang yang tidak berdaya merupakan perbuatan terkutuk. Jika suatu saat kau menyesal akan perbuatan mu, maka jangan pernah mencari keluargaku untuk minta maaf. Karena om bersama keluargaku tidak akan menerima maaf dari orang sepertimu.


Mam, Lian. Ayo kita pulang. Tidak ada guna nya kita berada disini."


Setelah mengatakan itu, Abi membawa keluarga nya pulang meninggalkan Baskoro serta keluarganya.


"Bian. Kau tau nak, saat Nayra putri pandi dinyatakan tiada daddy merasa bersalah tidak bisa menjaga nya dengan baik. Puluhan tahun daddy di hantui rasa tak nyaman itu, hati daddy hancur, kosong, takut.


Daddy takut pada takdir yang membawa daddy tidak mampu melindungi anak kecil.


Saat daddy melihat Nayra istri mu untuk yang pertama kali daddy langsung jatuh hati, daddy tidak tau kenapa daddy ingin melindungi dan menyayanginya. Daddy seperti melihat Nayra putri pandi. Lalu daddy memintamu menikahi nya, karna daddy yakin dia bagaikan Nayra putri Pandi yang hidup kembali.


Apa kau tau nak, Nayra saat ini sakit keras. Kevin sudah menceritakan penyakit Nayra pada kami. Daddy tidak tau harus berbuat apa pada anak itu. Niat hati daddy ingin melindungi nya tapi daddy malah membawa nya dalam ruang penderitaan."

__ADS_1


Baskoro duduk lemah sembari menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya.


hiks, hiks. Baskoro menangis pilu. Seakan putus asa akan hidup Nayra yang tidak lama lagi.


Deg..


"Benarkah gadis itu sakit? Tapi dia sedang mengandung anak situa bangka itu." Batin Bian.


Santi hanya diam melihat suami nya bersedih.


"Seandainya di dunia ini ada keajaiban bahwa Nayra istrimu adalah Nayra putri Pandi maka daddy adalah manusia paling buruk di dunia ini, karena lagi - lagi daddy gagal melindunginya.


Gagal melindungi nya dari penculik lalu gagal melindungi nya dari putra ku sendiri."


Baskoro Bangkit meninggalkan istri dan anak nya menuju kamar tidur nya.


Bian juga berlalu meninggalkan Santi yang masih termenung akan perdebatan hari ini.


Bian melakukan panggilan telepon bersama Kevin.


"Ia tuan. Ada yang bisa saya bantu?"


"Jelaskan tentang Nayra!"


"Maksud tuan?" Tanya Kevin bingung


"Katakan semuanya tentang Nayra Kevin!" Teriak Bian marah dengan suara keras nya. Bahkan Sakti yang masih terbengong dapat mendengar teriakan Bian.


Dokter menyarankan nyonya untuk segera melakukan tindakan, namun nyonya menolak dengan alasan tidak memiliki uang."


Deg..


Jantung Bian berdetak cepat, Bian jadi kepikiran Nayra yang dia tinggalkan di negeri asing. Tanpa uang sama sekali tanpa tempat tinggal tanpa teman.


"Tuan. Dokter juga mengatakan jika nyonya mengalami kerusakan ginjal sebelah kiri."


Deg..


Lagi - lagi jantung Bian naik turun. Bian kaget akan fakta yang dia terima dari asisten nya itu.


"Tuan. Jika tuan ingin mengetahui jejak medis nyonya sebaik nya tuan menghubungi dokter Juan di rumah sakit."


"Tu.." Belum selesai Kevin berbicara, Bian sudah mengakhiri panggilan nya.


Tuttt.. Panggilan berakhir.


Bian lemas tak berdaya, Bian memegangi tembok kamar nya akibat tidak kuat menopang tubuh nya yang hampir ambruk.

__ADS_1


"Apa yang sudah aku lakukan?" Tanya nya pada diri sendiri.


Bian merogoh kembali ponsel nya. menghubungi maid yang ada di Jerman.


"Dimana gadis itu?"


"Sudah pergi tuan."


"Pergi kemana?"


"Tidak tau tuan, sesuai perintah tuan. Kami telah mengusir nya."


Deg..


Lagi - lagi jantung Bian menari layak nya penari profesional.


Bian menjatuhkan tubuh nya di lantai. Mengusap wajah nya dengan kasar.


Ditempat lain di negara asing. Brahma membawa Nayra pulang ke tanah air. Brahma sudah membuat keputusan jika Nayra akan ia angkat menjadi cucu nya.


"Kakek. Kita pulang hari ini?"


"Ia nak. Kamu senang?"


Nayra mengangguk.


"Betapa usia mu sekarang nak?"


"22 tahun kek."


"Kamu masih muda, kamu lulusan dari universitas mana?"


Nayra terdiam. Brahma yang melihat kebungkaman Nayra merasa bersalah.


"Maaf jika menyakiti perasaan mu, kakek hanya ingin membawa mu menjadi gadis mandiri. Gadis yang berkarir, bersinar di dunia bisnis.


Kakek ingin membentuk mu menjadi gadis hebat di dunia bisnis agar mantan suami mu menyesal telah membuang mu begitu saja.


Kakek ingin kamu belajar banyak hal nak."


"Maafkan Nayra kek. Nay hanya tamat SMU" jawab nya lesu.


Brahma tersenyum sambil mengusap kepala Nayra.


"Apa kamu mau melanjutkan pendidikan, kakek yang akan menanggung semua nya. Tugas mu hanya belajar, bagaimana! kamu setuju nak?"


Nayra menggeleng, mata nya sudah berkaca - kaca.

__ADS_1


"Kenapa?" Tanya Brahma.


Bersambung!!


__ADS_2