Kisah Cinta Nayra

Kisah Cinta Nayra
Bab 13 Pernikahan


__ADS_3

Baskoro memanggil istri dan anaknya diruang keluarga.


"ada apa daddy mengajak kita berkumpul?


apa daddy mau mengatakan akan menikahi wanita murahan itu?"


tanya santi dengan wajah datar


"jangan mulai mom" tegur baskoro


"daddy memanggil kalian karena ada info penting. mommy benar, ini soal pernikahan"


deg.


jantung santi berdetak kencang. santi ketakutan.


melihat wajah tegang istri dan anak nya baskoro melanjutkan tujuan nya


"bian yang akan menikah.


bian akan menikah dengan nayra"


deg.


jantung bian dag dig dug.


"nay nayra. nayra sudah tiada dad" ucap bian.


"bukan nayra putri pandi, tapi nayra yang lain"


"bian tidak setuju dad"


"mommy juga. jadi daddy ingin menikahkan selingkuhan daddy itu dengan putra kita, membawa nya kerumah ini agar daddy bisa bertemu setiap hari. begitu dad?"


santi marah besar.


"ini keputusan daddy.


setuju atau tidak bian harus menikah dengan nayra"


"tidak"


"bian"


"aku bilang tidak ya tidak" teriaknya marah


"bian. kau..!"


"agghhh"


baskoro memegang dadanya, jantungnya lemas. bian dan santi khawatir melihat baskoro yang menahan sakit di dadanya.


"dengar bian, kau harus menikah dengan nayra.


jika kau tidak setuju maka seluruh aset daddy akan beralih pada lian"


deg,


bian tak percaya akan perkataan daddy nya. daddy sudah berubah sejak mengenal ****** itu.


Sebulan kemudian.


Pernikahan nayra dan bian degelar


SAH.


Alhamdulilahhhh...


kini nayra sudah resmi menjadi istri bian.


sebulan yang lalu akhirnya bian menerima pernikahan itu.


awalnya bian tak masalah jika semuanya aset daddy nya diberikan pada lian. toh lian saudaranya, lalu bian tetap menolak.


namun saat baskoro mengatakan akan memberikan semua aset pada nayra bian marah. bian tidak terima jika harus selingkuhan daddy nya yang menikmati semua harta kekayaan mereka.


dengan acaman itulah bian akhirnya menerima pernikahan itu tapi dengan syarat, bian memberi syarat pada daddy nya.


bian hanya akan menikahi nayra selama satu tahun kedepan, setelah itu bian akan menceraikan nayra dan semua aset daddy nya akan menjadi miliknya.


baskoro menyanggupi syarat itu, baskoro mengira bahwa bian akan jatuh cinta pada nayra selama setahun itu. baskoro yakin bian akan secepatnya jatuh cinta pada nayra dengan ketulusan, kepolosan serta kelembutan nayra bian jatuh cinta.


baskoro juga membujuk nayra untuk menikah dengan putranya.


baskoro membohongi nayra jika baskoro adalah sahabat ayahnya yang sudah menjodohkan nayra dengan bian sejak kecil.


nayra mempercayai itu. nayra ingin memastikan langsung apakah om baik ini adalah daddy nya yang dia cari.


namun saat mengingat pesan kakeknya bahwa nayra tidak boleh membocorkan identitasnya demi keselamatan nyawanya.


awalnya menolak pemintaan baskoro. namun setelah baskoro mengatakan soal perjodohan itu akhirnya nayra pasrah.


"selamat bro, cepat beri aku ponakan yang lucu"

__ADS_1


bian kesal mendengar itu.


acar pernikahan bian dan nayra diadakan dimansion baskoro.


hanya dihadiri kevin, abi serta keluarganya lalu para maid dimansion itu. sesuai permintaan bian tidak ingin orang lain tau kalau dirinya sudah menjadi seorang suami.


Selesai acara. bian membawa nayra kekamarnya.


nayra bingung harus berbuat apa? pasalnya hari ini adalah pertemuan terakhir mereka.


"mas"


"tutup mulutmu" teriak bian.


nayra tersentak.


"a al aku. aku"


"diam"


"maaf"


"aku bilang diam sialan"


bian menghampiri nayra mencengkram dagu matra kuat.


"sakit"


bian tersentak, bian teringat kesayangan nya saat mengadu sakit padanya. bian melepaskan cengkreman tanganya pergi meninggalkan nayra sendiri


nayra menangis didalam kamar.


bian pergi mengendarai mobil nya menuju makam.


"sayang, maafkan aku. hari ini aku menikah, aku sudah jadi suami orang. maafkan aku yang tak setia padamu"


dikamar bian, nayra juga melakukan hal yang sama. nayra berbicara pada kalung cantiknya itu.


"kakak tampan, maafkan nay kak. nay sudah menikah. nay sudah ingkar janji. nay dijodohin papa sama mama sejak kecil"


hiks, hiks nayra menagisi hidupnya yang miris.


malam harinya dikamar bian.


bian memasuki kamarnya dilihatnya istrinya itu tidur lelap.


bian menendang nayra menggunakan kaki kiri nya hingga nayra tersungkur dilantai.


nayra terkejut sekaligus merasa sakit ditubuhnya.


"ya tapi mas"


"panggil tuan. panggil aku tuan sialan" teriaknya emosi.


nayra bangkit berdiri menuju sopa nayra merebahkan tubuhnya disana. nayra menutup mata mencoba untuk terlelap. orang lain mengkin berpikir jika nayra terlelap, akan tetapi tidak. nayra menangis dalam diam.


pagi hari.


"tu tuan" panggil nayra dengan bergetar


bian menoleh ke arah nayra.


"apa saya masih boleh bekerja?"


tanya nya takut.


"cih, jadi penjual goreng saja bangga"


"kau tidak boleh keluar dari rumah ini, kau tidak boleh berkeliaran. paham!!"


nayra mengangguk


bian dan nayra turun bersama menuju meja makan untuk sarapan bersama keluarga.


"pagi nayra putri daddy" sapa baskoro


"pagi om baik"


"loh, kenapa masih panggil om baik. daddy dong dan ini mommy"


nayra mengangguk.


santi muak melihat kehadiran nayra dimeja makan.


"dad, nanti sepulang kerja aku mau pindah ke apartemen bersama istriku"


cihh, istriku umpat bian dalam hati.


"kenapa tidak ambil cuti boy, kalian baru menikah"


"come om dad, kita sudah bahas ini sebelumnya"


"kenapa buru - buru pindah boy?"

__ADS_1


"karena bian sudah beristri"


"baiklah jika itu keputusan mu"


baskoro pasrah akan keputusan putra nya itu.


baskoro dan bian berangkat ke kantor. tinggallah nayra dan santi di meja makan.


amarah yang ditahan santi sejak tadi meledak saat suami dan anaknya sudah pergi


santi beranjak dari kursinya menghampiri nayra


"sini kamu wanita licik"


santi menarik rambut panjang nayra menyeretnya ke taman belakang. para maid kasihan akan nyonya muda nya itu. namun apa yang bisa mereka lakukan.


santi menghempaskan tubuh nayra dirumput hijau taman belakang


nayra menangis.


"sakit mom"


"apa. jangan panggil aku mommy aku bukan mommy mu. seberapa banyak uang yang di berikan suamiku padamu hah? jawab?"


nayra menggeleng.


masih tetap tidak mau ngaku.


cuihh, santi meludah pada nayra, pergi berlalu begitu saja.


hiks hiks


"takdir apa yang sudah digariskan untuk nayra hidup seolah mempermainkan nasib seseorang. inikah pernikahan? apakah setiap manusia yang menikah menjalani kehidupan seperti ini?"


nayra tidak di ijinkan beranjak dari taman, dibawah terik matahari nayra harus nikmati. seperti siswa yang dihukum menghormat bendera saja.


nayra merasa haus namun apa daya. bila tangan tak mampu untuk meraih air.


pukul satu siang nayra di injinkan santi untuk meninggalkan tempat itu. nayra berjalan lesu menaiki tangga.


sampai dikamar nayra air matanya semakin mengalir. baru sehari menikah sudah tersiksa lalu bagaimana menjalani untuk selamanya?


hiks, hiks, hiks


"om baik bukan daddy yang aku cari,


istri om baik jahat, mommy yang aku ingat baik sayang sama nayra"


"aku akan menyimpan rahasia ini, mungkin setelah tau aku anak papa sama mama bisa saja mereka membunuhku.


mungkin saja mereka bagian dari orang yang ingin membunuh ku. atau mereka mengenal pembunuh itu.


kakek benar, akan sulit menemukan orang yang tulus.


kakek. nayra kangen"


nayra terlelap setelah lelah menangis, bahkan nayra melewati makan siangnya.


sore hari nya bian membawa nayra ke apartemen miliknya butuh waktu satu jam menempuh perjalanan.


sampai di apartemen bian meminta nayra duduk perihal info penting bagi bian.


"aku menikahi mu karena di paksa daddy


aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah mencintaimu. apartemen nya ada tiga kamar, dua di atas satu di bawah. kau tempati kamar di bawah. disini tidak ada pembantu, kau harus mengerjakan semua pekerjaan dirumah.


kau tidak aku ijinkan keluar dari apartemen ini apapun alasan mu. paham!"


nayra mengangguk.


"jawab"


bentanknya.


"pa paham tuan" nayra bergetar


"kita menikah hanya selama satu tahun, setelah itu aku akan menceraikanmu.


kau itu hanya wanita murahan yang di bayar oleh daddy.


aku tidak akan pernah menyentuh mu, karena bagiku kau sangat menjijikkan.


berada di dekat mu saja aku mual.


aku tidak akan memberimu uang sepeser pun, jika kau butuh uang minta pada daddy. karena kau adalah wanita peliharaan daddy"


duarrrr.


bagaikan tersambar petir di siang bolong. setiap kata yang terucap dari bibi bian sangat amat terasa sakit.


Bersambung!


hai teman

__ADS_1


kisah cinta nayra akan tayang setiap hari.


ikuti terus kisah nya ya!


__ADS_2