
Menunggu sampai pukul sepuluh malam, bantuan untuk Miho baru datang. Teman yang datang melihat Miho yang terjebak masuk di dalam sebuah sumur. Mereka tampak terkejut melihatnya.
"Tunggu sebentar ya Mi? Kita akan mengambil tali tambang dulu, kamu tenang ya disitu!" lantang salah satu dari teman Miho yang datang.
"Buruan, disini ada monster kelabang! Bentar lagi aku dimakan, tidaak!" jawab Miho dengan suara kencang dari bawah, sangat lebay.
Tak berselang lama akhirnya Miho bisa keluar dari dalam sumur. Pakaiannya jadi kotor. Miho membersihkan sebagian debu yang menempel. Sangat apes, itulah yang ia rasakan pada malam ini. Niat membuat orang lain menderita, malah dirinya jauh lebih sial.
"Antar aku mencari taksi guys, tadi aku juga hampir diperkosa sama orang. Aku takut orang gila itu masih ada disekitaran sini."
"Hampir diperkosa? Itulah resiko kalau kamu datang sendirian ke tempat sepi seperti ini. Lagian ngapain sih, kamu sendirian di tempat ini? Mau mojok sama pacar kamu? Heheh."
"Ih kamu ini apa-apaan sih. Udah buruan, anterin gue."
"Gak usah naik taksi, naik mobil gue aja deh." ucap salah satu teman Miho menawari Miho tumpangan.
***
Keesokan paginya, di rumah Damar dan Yaya. Yaya agak malas buat sarapan karena yang masak adalah Elma. Sejak bi Surti di penjara, Elma menggantikan posisi bi Surti sebagai tukang masak. Belum juga ada kemajuan dari rasa masakan Elma. Hal itu turut juga dirasakan oleh Damar.
"Aduh, jadi gak selera buat sarapan dirumah. Mending kita pesan makanan online aja gimana sayang? Yang bintang lima, bukan bintang nol seperti di rumah kita ini?" tawar mas Damar.
"Terserah kamu aja sih mas. Aku juga malas makan sama makanan yang rasanya keasinan."
Omongan Damar dan Yaya membuat Elma yang sedang berjalan membawa nampan berisi sop jadi kesal. Sia-sia dia masak pagi-pagi sekali.
"Nyebelin banget sih! Awas aja ya kalian, akan aku bikin kalian jadi mencret!" batin Elma geram.
Ponsel mas Damar berbunyi tanda ada telepon yang masuk. Mas Damar melihat siapa kontak yang telepon, mas Damar izin kepadaku bahwa dia mau angkat telepon dulu, aku pun hanya mengangguk saja. Mas Damar pergi ke taman depan. Aku mencoba menguping obrolan mas Damar dari balik pintu depan.
"Halo ada apa?"
"Tega kamu mas semalam gak angkat telpon aku! Aku tuh semalam dalam bahaya tahu nggak sih! Aku terjebak di dalam sumur, aku juga hampir diperkosa. Kenapa sih kamu gitu, apa kamu udah ga sayang sama aku lagi?"
__ADS_1
"Maaf ya, mas sedih mendengar kabar ini. Kamu sekarang lagi dimana?"
"Ya biasa lah dimana lagi kalau bukan di kantor. Istri kamu bikin bete deh mas. Gara-gara dia aku jadi apes semalam! Mana aku dijauhi sama orang-orang kantor gara-gara unggahan Desi kemarin!"
"Aku sih udah tahu soal ini. Aku mau diam ajalah. Tenang aja sayang, kalau udah waktunya nanti, pasti kita bersatu."
"Iya mas, aku tunggu kedatanganmu di kantor."
Aku kurang bisa mendengar apa yang dibicarakan oleh mereka tapi yang pasti aku yakin, orang yang sedang menelpon suamiku pasti adalah si pelakor itu. Aku udah hafal jelas dengan suaranya.
Tapi suatu saat nanti, aku tak akan membiarkan diri aku menerima rasa sakit hati ini sendiri. Kamu juga harus merasakan rasa sakit hati Miho!
Jakarta, Polusi dimana-mana. Suasana yang sangat padat akan aktifitas penduduk. Kendaraan lalu lalang kesana kemari. Kemacetan dimana-mana.
Miho sedang mengerjakan pekerjaannya di dalam ruangannya. Tiba-tiba, dirinya dikejutkan dengan adanya suara ketukan pintu. Miho bergegas membukakan pintu untuk orang yang datang itu.
Saat Miho membuka pintunya, ternyata yang datang adalah laki-laki pujaannya.
"Mas Damar, tumben kesini?" tanya Miho sumringah.
Dimana-mana perselingkuhan adalah hal yang dibenci oleh banyak orang yang menginginkan kesetiaan dalam hidupnya. Damar duduk diatas kursi duduk Miho, sedangkan Miho seperti biasa duduk diatas pangkuan Damar. Miho memasang wajah cemberut.
"Kok cemberut sih sayang? Mas udah luangkan waktu loh sebentar buat datang kesini. Jangan cemberut gitu lah, jangan bikin mas bete?"
"Gimana gak cemberut mas, semalam aku masuk sumur, terus di dalam sumur ada monster lagi."
"Hah, monster? Monster apaan? Kok kamu masih hidup ga dimakan?"
"Iih kamu ini apaan sih! Kelabang mas. Tapi ukurannya gak seperti kelabang pada umumnya. Sizenya besar banget makannya aku sebut monster kelabang."
"Oh, tapi kamu ga digigit kan sayang?"
"Gak kok. Maunya digigit kamu mas, aaaah."
__ADS_1
Mereka berdua melakukan perbuatan mesum dan disaat yang bersamaan, mereka ketahuan oleh seseorang yang diam-diam membuka pintu ruangan Miho. Dia adalah MAMA SERA.
"Kurang ajar!" teriak mama Sera marah.
Karena kaget, Damar tak sengaja mendorong Miho hingga Miho terjatuh ke atas lantai.
"Ah! Mas, kok kamu dorong aku sih!"
Damar menatap terkejut kearah pintu selama beberapa saat, kemudian membantu Miho untuk berdiri. Bokong Miho yang masih agak sakit efek jatuh kedalam sumur semalam, sekarang bertambah sakit lagi. Disisi lain mama Sera terus menatap murka kearah mereka berdua. Mama Sera mengepalkan salah satu tangannya, tepatnya tangan kanannya.
Mama Sera melangkah cepat kedepan mereka berdua, kemudian mama Sera menampar wajah Damar.
"PLAAAAAK!"
Suara dari tamparan itu.
"Argh! Sakit ma! Kenapa mama selalu pakai kekerasan!" protes Damar.
"Istri kamu lagi hamil anak kamu! Kamu malah enak-enakan selingkuh sama perempuan sialan itu. Heh perempuan nggak bener!" tunjuk mama Sera ke wajah Miho.
Miho tidak terima di bilang perempuan yang tidak baik meski itu adalah fakta.
"Jaga mulut anda tante tua! Jangan bicara sembarangan! Saya bukan perempuan nggak bener, saya perempuan terhormat!"
"Terhormat lo bilang? Terhormat seperti barusan? Berciuman bibir dengan laki-laki yang sudah beristri? Apa itu yang dinamakan dengan perempuan terhormat!"
"Kamu mau apa tante tua! Mau pukul saya? Silahkan, saya nggak takut dipukul! Yang ada tante tua bakalan saya laporkan ke polisi atas kasus penganiayaan!"
"Kamu pikir saya takut masuk penjara apa hah!"
"PLAAAAAK!"
Tamparan kencang juga mendarat di wajah cantik Miho. Mama Sera tiba-tiba datang ke kantor, gimana bisa? Apakah ini nyata atau sekedar halu saja? Tunggu episode selanjutnya, bakalan makin hot dan menegangkan!!!
__ADS_1
Bersambung...