Kisah Istri Yang Terluka

Kisah Istri Yang Terluka
Kemarahan Mama Sera


__ADS_3

"Mama ngapain datang kesini? Ada perlu apa?" tanya Damar semakin panik.


"Ya tentu saja ngegep kamu sama perempuan busuk ini lagi selingkuh!" jawab mama Sera dengan tatapan melotot.


"Darimana mama tahu kalau Miho adalah selingkuhanku? Gimana bisa mama kesini? Mama kan harus ke resepsionis dulu! Minta izin kalau pengin ketemu sama orang-orang yang bekerja di kantor ini. Harusnya aku atau Miho tahu kalau mama mau datang. Mama nyogok ya supaya boleh masuk?" tanya Damar semakin gak karuan lagi ekspresi wajah paniknya.


"Bukan urusan kamu! Pertanyaan itu tidak penting! Yang penting sekarang adalah saya mau merekam vidio kalian wahai pasangan selingkuh! Lalu saya akan viralkan video kalian di akun gosip lambe lancip! Siap-siap aja karir kalian akan hancur!" ancam mama Sera kemudian mengambil ponselnya di dalam tas. Sedangkan Miho masih memegangi pipinya yang barusan digampar oleh mama Sera.


"Kita tahu kita berdua salah, tapi jangan viralin kita juga dong mam! Mama butuh uang? Nanti siapa yang akan biayain kehidupan anak aku dan Yaya kalau karir aku ancur?" rayu Damar berusaha.


Miho tampak kesal saat mendengar Damar bilang mau membiayai terus kehidupan Yaya dan anaknya nanti. Bukankah ia berjanji mau menceraikan dan membuang jauh-jauh Yaya dari hidupnya?


"Saya tidak peduli! Kalian pantas untuk dihujat oleh banyak orang! Karena kalian udah semena-mena kepada anak saya yang baik hati itu!" ucap mama Sera kemudian mulai merekam mereka berdua.


Kedatangan mama Sera yang teriak-teriak marah membuat banyak karyawan mendatangi ruangan tempat Miho kerja. Miho jadi merasa malu ditonton oleh banyak orang dan rasanya Miho ingin segera pergi saja dari kantor.


"Hai semua, mereka berdua adalah pasangan selingkuh! Anak saya jadi korban perselingkuhan suami dan pelakor biadab ini! Saya memergoki mereka berdua sedang bercumbu diatas kursi itu. Dan karyawan-karyawan yang sedang menonton di belakang saya ini adalah saksinya. Menurut kalian, hukuman apa yang pantas diberikan untuk orang-orang busuk seperti mereka? Apakah gamparan seperti ini?"


PLAAAAAK


Mama Sera menampar Miho lagi.


"Ataukah tendangan seperti ini?"


BUUUUG


Mama Sera menendang perut Damar sampai Damar sedikit terdorong ke belakang. Sakit rasanya!

__ADS_1


"Tapi menurut saya, yang barusan itu, beeh masih belum seberapa! Lebih mantap lagi kalau kalian semua keroyok dan hajar mereka berdua ramai-ramai. Ayo, para karyawan yang sedang menonton di belakangku? Kalian siksa pasangan selingkuh ini!" titah mama Sera kejam sembari merekam ke para karyawan yang tengah menyaksikan juga.


Miho yang mendengar itu semakin takut dan rasanya ingin lompat saja dari atas gedung.


"Mama keterlaluan! Mama nggak berhak mukul atau nampar kita! Yang berhak itu Yaya! Tapi kenapa mama yang melakukan itu kepada kita! Mama, pergi dari sini! Awas aja kalau sampai video itu jadi viral. Saya akan membuat perhitungan sama mama! Mama jangan macam-macam sama saya ya!" marah Damar bergerak ke depan wajah mama Sera.


Mama Sera membalas tatapan marah Damar dengan tatapan marah juga.


"Saya seorang ibu yang sangat mencintai anak saya! Yaya adalah anak saya satu-satunya, dia adalah nafas saya. Siapa yang menyakitinya, dia akan berurusan dengan saya!" balas mama Sera dengan nada bicara yang dingin.


"Aku akan telpon Yaya, suruh dia datang kesini buat menangani ibunya yang bobrok seperti anda!" ucap Damar kemudian mengambil ponsel.


"Mas, ngapain kamu telpon istri kamu? Mau menambah penderitaan kita? Mau kamu kita kena tamparan lagi?" ucap Miho dengan wajah yang terus cemas di belakang Damar.


"Cuma dia yang bisa meredam emosi ibunya. Kita gak mungkin sanggup biarin monster galak itu terus-terusan menyakiti kita. Yang ada kita bisa babak belur."


"Lebih baik Yaya saja. Ntar yang ada mama malah berantem sama security kantor. Mama kan mantan preman!"


Damar menelpon Yaya dan Yaya mengangkat teleponnya.


"Halo ada apa mas? Aku lagi masak makan siang nih."


"Mama kamu datang ke kantor, dia ngamuk-ngamuk dan melakukan kekerasan fisik kepadaku."


"Kenapa bisa? Pasti ada alasannya lah. Gak mungkin mama memukul orang tanpa alasan yang jelas, apalagi menantunya sendiri."


"Datang sendiri ke kantor sayang, cuma kamu yang bisa meredam emosi mama kamu sekarang."

__ADS_1


Tiba-tiba, HP yang sedang digenggam Damar, langsung direbut oleh mama Sera. Miho tampak panik menghadapi kebrutalan mama Sera. Miho mengambil momen untuk kabur tapi rambutnya keburu dijambak oleh sang mama yang barbar itu.


"Ampun tante tua! Sakiit!"


"Mau kemana kamu pelakor iblis! Yaya, datang kesini sekarang! Mama sudah tahu, siapa selingkuhan suami kamu! Dia adalah orang yang kamu sebut sebagai teman sejati kamu selama ini!" tutur mama Sera.


Yaya menangis sedih, di belakangnya ada Elma yang sedang menguping pembicaraan. Yaya sudah tahu itu.


"Aku udah tahu kok mam. Aku udah tahu karena Miho sendiri yang mengakui dirinya adalah selingkuhan mas Damar di chat Whatsapp waktu itu." isak Yaya menjelaskan.


"Lalu, kenapa kamu diam aja sayang? Apa kamu rela diselingkuhin seperti ini? Mama menciduk suami kamu dan si pelakor lagi ciuman bibir loh."


Damar berusaha merebut HPnya kembali tapi susah. Mau menghajar mama mertuanya sendiri ia bisa, tapi Damar ogah berurusan dengan hukum. Apalagi banyak saksi yang melihat.


"Aku memilih untuk diam, tapi selama ini aku berusaha membuat mas Damar menjauhi Miho. Sekarang mama pulang ya, jangan membuat keributan di tempat kerja." mohon Yaya, melirih dengan lembut. Yaya adalah perempuan yang baik dan selalu berusaha untuk tetap terlihat tenang di segala macam kondisi.


"Oke mama pulang, tapi jangan harap hidup kamu dan kamu bakalan tenang setelah ini!" ancam mama Sera sambil menunjuk Damar dan Miho secara bergantian.


"Kamu pikir, aku takut sama tante tua seperti kamu? Salah besar! Yang ada kamu bakal menyesal seumur hidup karena udah hancurin reputasi aku sebagai wanita cantik berkarir cemerlang! Yang disegani sama banyak orang!" batin Miho mendendam.


Perbuatan yang tidak baik biasanya akan menghancurkan reputasi dari pelakunya, tapi perselingkuhan, adalah salah satu perbuatan buruk yang besar, dimana pelakunya akan cukup untik kehilangan reputasinya dimata orang. Resikonya kalau ketahuan akan dihujat oleh teman-teman atau masyarakat. Sangat tidak mengenakkan.


***


Aku menangis sembari memeluk boneka panda besar. Dari aku kecil, boneka panda ini selalu menemaniku saat aku sedang bersedih. Dulu aku pikir, pernikahan yang seharusnya adalah salah satu kebahagiaan terbesar dalam hidup aku, ternyata pernikahan malah menghancurkan hidup aku.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2