Kita Yang Berbeda

Kita Yang Berbeda
Tertunda..


__ADS_3

Nizar tidak sadar kalau si bibi memanggil nama nya karena dia sedang mencium bibir gladys.entah kenapa gladys tidak bisa menolak saat lidah Nizar berusaha membuka bibir gladys.


si bibi yang melihat itu langsung kaget dan menutup pintu kembali.


dan turun ke bawah


"sudah bilang bi" tny mama


"anu Bu.."


"anu kenapa bi" tny pak Brata


"sudah di panggil tidak di jawab pak seperti sedang sibuk pak"


"yasudah bi biar saya ja yang ke atas"ucp ryan


"jangan mas ryan..."


"lho kenapa bi kita mau makan bi"


kemudian si bibi membisikkan ke telinga Bu Brata"maaf Bu tadi ga sengaja liat kamar tidak di kunci mas Nizar sedang itu Bu"


mama terkejut dan mengerti maksud nya


"oh yasudah bi "


"kenapa mah"


"gak papa pah"

__ADS_1


Gladys seakan mulai terbuai dengan sentuhan tangan Nizar yang membelai tubuh nya dengan lembut .Nizar memegang kedua tangan gladys sehingga dia melepaskan anduk dengan menggigit anduk gladys.


Nizar merasakan suara detak jantung gladys yang berdetak kencang" ya Tuhan apa yang akan terjadi " batin gladys.


anduk itu telah lepas dari tubuh gladys terlihat jelas setiap lekuk tubuh putih gladys . gladys merasa malu dan berkata" mas kita sudah di tunggu di meja makan sudah waktunya"


baru saja Nizar akan mencium di bagian dada."oh yaa yaa yasudah kamu pakai baju nanti aku nyusul ke bawah "


"iya mas"


"terimakasih kasih Tuhan hal itu belum terjadi tapi aku malu dia melihat nya" gerutu gladys saat menuruni tangga .


Gladys memakai baju daster dan turun ke bawah tampak tak enak orang tuasudah menunggu.


"maaf mah pah gladys ketiduran "


"gakpp syg Nizar mana"


tidak begitu lama Nizar turun ke bawah dan duduk bersama.


"sudah mandi y zar"


"sudah papa."


gladys pun mengambil nasi dan lauk untuk Nizar. sesekali dia melihat ke arah Nizar "sebel sebel dia sudah melihat nya" batin gladys.


gladys kamu tadi bisa menghindari tapi nanti yaa " pikir Nizar.


selesai makan mereka duduk di ruang tamu namun sepertinya gladys lelah jadi naik keatas lebih dulu.

__ADS_1


di ruang tengah ada mama papa Nizar sedang berbincang bersama.


"Nizar..lain x kalau mau itu pintu di kunci donk" ucp mama


"apaan si mama"


"kamu masa begituan ga dikunci si bibi kaget dia waktu mama suruh panggil "


"lagian .mama nanti juga Nizar turun"


"tapi lama lain x di kunci zar papa tau kamu ini lagi semangat semangat nya"


Nizar hanya tersenyum malu mendengar mama dan papa berbicara seperti itu.


"iyy Iyya mama yasudah Nizar ke atas mah mau lanjutin"


"kamu gak da puas puas nya kasian gladys nanti di kurang istirahat"


"biarkan saja sich mama" timpal pak Brata


"Nizar mau lanjut tidur mama "


"oh yaa sudah "


sesampainya di kamar di lihat nya gladys sudah tertidur tidak tega dia membangun kan nya padahal gladys pura pura tidur takut hal seperti tadi siang terjadi semalaman itu dia tidak bisa tertidur .


"dys..kamu pakai baju rapat begitu apa tidak panas?" batin nizar


jantung gladys mulai berdetak kencang saat Nizar berada. di samping nya.

__ADS_1


"ya Tuhan kenapa lagi aku..kenapa jadi deg degan begini yaa.."


Nizar pun sudah tertidur di samping gladys sedang kan gladys masih kepikiran hal tadi siang betapa malu nya dia.


__ADS_2