
Kemudian gladys di gandeng oleh Nizar menuju runagan di mana nenek nya di rawat.papa sudah pulang tadi pagi makanya Nizar menunggu nenek nya .karena cuma dua bersaudara saja adik pak Brata Bu Lina ada di papua.mereka ada lah pengusaha batu bara.
"Kamu ngapain sich tadi Ama dia"
"Aku tidak sengaja ketemu dengan nya "
"Lain x aku gak suka kamu bicara dengan nya"
Gladys hanya diam gak lama dr yang visit Dateng bersama suster nya.
"Selamat pagi Bu rima" spa dr itu kepada pasien
Nizar dan stell SMA sama kaget
"Nizar"
"Iya oh haii Stella "
Kemudian mereka cipika cipiki di depan gladys
"Sebentar aku periksa dulu "
Kemudian dr Stella memeriksa Bu rima dan melihat hasil lab nya.
"Gimana stel keadaan nenek aku ?"
"Lab nya bagus hanya mag memang sudah akut makanannya harus benar teratur dan terjaga zar"
"Oh ya kita ngobrol bentar di luar saja"
Kemudian Stella dan Nizar pun berbicara di depan ruangan.
Gladys memperhatikan "kenapa seperti mereka dekat ya" gumam gladys.
"Sudah lama banget kit gak ketemu zar gimana kamu sudah menikah"
"Iyaa sya sudah menikah smpai lupa kenlin kmu dengan istri saya"
"Deg.." jantung Stella kaget mendengar ternyata pria yang dia sukai sudah menikah .Stella memang dulu sempet suka dengan Nizar namun Nizar tidak peka.hingga sekarang pun dia masih cinta dengan Nizar.
"Ouuuuh.. selamat yaa gak undang ya"
"Menikah mendadak jadi baru akad resepsi bulan depan datang yaa"
"Mendadak gimana . Iya pasti aku akan datang"
Diam diam gladys mengintip dari dalam ruangan
__ADS_1
"Dasar es balok giliran gw aja dia marah marah sendiri aja ngobrol begitu" gerutunya gladys
Gladys yang sedang asyik melihat arah dr Stella tanpa sadar Nizar masuk dan melihat gladys sedang mengintip.
"Ngapain kamu di situ?"
Suara itu membuat Gladys kaget "tidak sedang apa apa hanya melihat keluar saja"
"Lihat keluar atau mengintip kenapa kamu cemburu yaa "
"Idih siapa juga yang cemburu "
Kemudian Nizar tertawa dan melihat keadaan nenek nya.
Gladys yang masih diam di situ "masa iya gw cemburu " gerutu nya
"Nenek gimana sudah enakan"
"Sudah zar..maf y nenek repotin kamu.."
"Engga papa nek.. yang penting Nenek sehat"
Kemudian gladys mendekati ke arah nenek nya
"Hii nek. Mau minum"
"Tidak merepotkan kok nek"
Nizar begitu sayang dengan nenek karena dulu kecil nenek nya merawat nya .waktu orang tua sedang merintis usaha di Kalimantan.
Diam diam gladys memerhatikan Nizar "ich kenapa sich kok gw jadi ngeliatin dia" batin Gladys
Sesekali Nizar menatap wajah istrinya sedang gerutu sendiri .
"Kenapa kamu ngomel sendiri"
"Gkapapa aku keluar dulu beli makanan di kantin"
"Iyaa.."
Kemudian gladys menuju berjalan menuju kantin.
Di sana ada Tristan sedang memesan minuman dan dia melihat sesosok wanita yang tidak asing diihat nya siapa lagi kalau bukan dr Stella Carla.
"Kamu ...." Ucp Tris
"Oh..haii Tris.""
__ADS_1
"Kamu dr di sini jugaa?"
Kemudian stell tertawa "hehehe"
Kemudian mereka duduj berdua sambil minum dan makan cemilan di waktu senggang nya.
"Kenpa tidak bilang kalau kita di rumah sakit yang sama"
"Nanti juga kamu tau sendiri kan kenapa wajah seperti sedang tidak enak di pandang " ledek Stella
"Iyaa aku baru saja mendengar kabar orang aku cintai sudah menikah dengan pria lain."
"Oohh yaa..kenapa kita bisa sama yaa"
"Maksudnya gimana?"
"Sama orang yang gw cinta selama ini juga sudah menikah hahahah kita sama. Yaa"
Mereka bercerita dengan begitu dekat terlihat tertawa bersama.
Tanpa sengaja gladys melihat ke arah Tris yang sedang tertawa bersama dr Stella.
"Itu kan dr yang tadi bicara dengan es balok kenapa terlihat Tris begitu dekat ." Gerutu gladys gladys memang merasa cemburu ternyata Tris bisa tertawa tanpa aku baru tadi bilang rindu" gerutu gladys.
Tanpa sengaja mata gladys dan Tris saling bertemu dan melihat .betapa ingin rasanya Tris memeluk gladys yang kini ada di hadapannya.
"Hii liat siapa sampai ". Ucap dr Stella kemudian melihat ke arah mata Tris. Dari situ dr Stella maksud dia lah wanita yang di maksud nya.
"Tris betapa aku merindukan mu" batin gladys
Mereka saling tatap cukup lama tatapan mereka berdua sungguh sangat dalam jika orang melihatnya pun bisa mengartikan jika ada rasa di antara mereka berdua yang belum berakhir.sudah cukup lama gladys belum balik keruangan Nizar menyusul nya ke kantin dan dia kaget melihat gladys sedang berdiri .dia pun penasaran dan mendekati gladys .betapa terkejutnya ternyata sedang menatap Tris kemudia Nizar menepuk punggung gladys "sedang apa di sini"
Ya suara itu membuyarkan pandangan nya ke arah Tris "tidak sedang pesan minum"
"Oouuhh minum sudah?"
Gladys lupa belum memesannya "ahhh..iya baru saja"
Kemudian Nizar Melihat ke arah Tris.dr Stella akhirnya mengerti jika gadis itu ada istri Nizar
"Nizarrr "panggil Stella
"Stella kita bertemu lagi "
"Oh ya stel kenalin ini istri aku "
Kemudian mereka saling. Bersalaman dan menyebut kan nama masing masing.
__ADS_1