
Di rumah Nizar kepikiran gladys dia pun wa dr Indra sahabat dekat nya.
"bro ketemu yuk di cafe gw tunggu"
di balas Indra " oke otw"
di cafe Starbucks Nizar sudah menunggu duduk di pojokan Indra yang sudah melihat langsung menghampiri nya.
"kenapa bro kusut amat "
"iyaa bonyok gw hari ini lagi ngelamar buat calon istri gw "
"seriusan bro pantesan minum kopi pahit ternyata hidup Lo LBH pahit" ledek Indra
"sialan Lo ngeledek gw"
"Lo udah liat orang nya belum minimal foto gtu"
" engga bro gw sengaja gak mau lihat takut gw ga bisa Nerima nantinya"
"aneh Lo bro masa ngelamar begini amat"
"biar nanti ketemu kalo akad aja"
"hahahaj gokil Lo bro"
"ya bis gimana. nyokap gw dah mohon ma gw gak bisa nolak sementara pacar aja gw gda ternyata gladys bukan jodoh gw"
"sabar bro.. mungkin begini jodoh Lo terus kapan Lo ketemu nya"
"gw sich percaya aja kata nyokap cantik "
"semua cewe emang cantik"
saat mereka sedang asyik ngobrol ternyata ada Tyas gladys Vivi dan dini
mereka sekedar beli minum aja
tapi gladys cuek aja melihat Nizar sedang yang lain nya saling sapa.
"Vi mendingan juga gabung aja sini"panggil Indra
"boleh juga tuch yuk dini.yas dys"ajak Vivi
Gladys tidak ada pilihan ikut gabung duduk bareng Nizar dan Indra.
"hii kak Nizar " spa dini dan Tyas
__ADS_1
Gladys sedari tadi diem aja..
"dys.."panggil Tyas
"iyaa ..ada dr Indra m dr Nizar" spa gladys."
"dari tadi ngelamun aja" timpal Nizar
Gladys hanya tersenyum Nizar memandang gladys dengan tatapan sedih karena dia merasa tidak akan bisa bersama dia.
"eh Napa gladys diem aja dari tadi" tegur Indra
"gakppa dr sariawan "ucp nya
Mereka ngobrol bersama tapi gladys hanya sekedar saja karena dia merasa terbeban begitu pula dengan Nizar .
karena sudah malam mereka putus untuk pulang dan sampai di rumah ternyata pak Brata sudah ada di rumah.
"zar baru pulang?"tny mama
"iyaa ma"
"sini duduk dulu tadi acara lancar zar nanti bulan depan acara pesta tunangan kalian di hotel Santika mama dan papa sudah hub wo"
"seterah mama aja Nizar ikut aja yadah Nizar ke atas mau istirahat"
"iya nak"
"assalamualaikum mah".
"walaikum salam nak Alhamdulillah nak tadi lancar acara lamaran kamu mereka keluarga yang baik nak kamu beruntung syg"
"iya mama gladys senang kalau mama papa juga seneng"
" bulan depan mama papa ke Jakarta karena pesta pertunangan kamu dengan nak Fandi"
"oh jadi nama Fandi" gumam gladys
"dyss masih dengerin mama"
"masih mama"
"iyaa anak cakep nak ibu nya ramah pisan nak"
"Alhamdulillah mama"
"setelah pertunangan kalian orang tua Fandi gak ingin lama lama jdi 3 bulan menikah nak"
__ADS_1
"secepat itu mah"
"iya kan Bagus kalau lama lama tidak baik nak
"iya mah gladys ngikutin aja mah"
Gladys menutup tlp nya dan semakin dia tidak bisa lepas dari bayang-bayang Tris selalu saja ada pikiran nya.
akhirnya gladys setel music berharap bisa. ngantuk dan terlelap dalam tidurnya
"Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu
Mengapa semua ini terjadi kepadaku
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta diaэ
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu
Mengapa semua ini terjadi kepadaku
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia
Mengapa semua ini terjadi kepadaku
Tuhan maafkan diri ini
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya
Namun apalah daya ini
__ADS_1
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta diaэ
setelah acara lamaran semakin ingat Tris kemudian gladys setel lagu Rosa berharap bisa tidur