Kontrak Cinta 100 Hari

Kontrak Cinta 100 Hari
Bunglon


__ADS_3

Pas tu telpon mati, langsung aja Adel ngeliatin cowok yang ada di dekatnya. Keliatannya sih kayak tiduran gitu, tapi gak tau tu orang emang beneran tidur apa cuma bohongan. Tapi Adel yakin banget kalo tu orang telinganya on walau matanya off.


"Tadi kak Ikhsan nelpon ngomong apaan?" tanya Adel langsung ke inti masalah, gak pakek basa-basi dan belibet.


Gak ada tanggapan dari yang di bawa ngomong bikin Adel sebel, gimana gak sebel berasa ngomong sama tembok aja kalo kayak gini. Gak ada respon sama sekali, yang ada cuma kedengaran suara orang bernafas doang. masih untung gak ngorok tu orang.


"Mana ada orang tidur telinganya kayak gitu, persis telinga kelinci yang lagi dengerin orang ngomong."


David sebenarnya mau ketawa, gak mungkin orang gede kayak Adel bisa di bohongi.


"Tadi kak Ikhsan ngomong apa?" desaknya.


"Lupa." jawab David asal, emang lupa tadi tu orang ngomong apa.


"Kok bisa lupa sih? kan pak de belum tua-tua banget. masih belum jadi aki-aki."


Lama-lama ngomong sama ni cewek nama gue panjang banget, semua gelar bakal gue sabet gara-gara ni cewek.


"Iya cu, aki emang belum tua tapi ingatan aki udah agak pikun gara-gara obat."


"Gak lucu."


"Emang gue bukan pelawak, lagian gue tadi beneran lupa ngomong apaan. gue baru siuman tadi tuh, ingatan gue belum balik semuanya."


"Kenapa lagi?" tanya David yang liat muka Adel dengan ekspresi gak percaya itu.


"Buaya mau Lo kadalin?"


******


Ikhsan memandang hasil karyanya dengan sangat bangga, walau gak punya keterampilan dasar seni dan gak tau dunia fashion tapi kali ini apa yang ia lakukan membuatnya merasa yakin kalo semua itu gak penting.


"sekarang mohon kerja samanya mas Andre...." mencondongkan badannya sedikit dengan senyum merekah sempurna.


Andre yang udah siap tempur dengan celemek cafe dan juga lengkap berserta seragam cafe itu menggulingkan lengan kemeja hingga 3/4, tangan, ini adalah kerjaan cowok yang namanya ikhsan. Memakaikan seragam dan celemek dengan paksa tanpa mau menerima alasan apa pun.


#Flash back


"Maaf tuan Andre yang terhormat sebelumnya," Ikhsan mengambil air minum dan meletakkan di atas meja buat tamu kehormatannya.


"Ini bukan masalah uang atau seberapa besar uang yang bos Anda berikan sebagai ganti rugi buat nutup cafe kami, tapi ini masalah loyalitas kami untuk melayani pelanggan."


"Gak mungkin kan kami mengusir semua pelanggan yang ada disini sekarang? Gimana nasib cafe kami kalo memberikan pelayanan yang buruk dengan memperlakukan mereka semena-mena?" Duduk dengan santai.


"Nama baik cafe kami bakal langsung hancur, apa lagi mereka udah menjadi langganan di sini lama banget. rasanya itu taruhan yang cukup besar buat kami, bisa-bisa cafe kami bangkrut gara-gara hal sepele kayak gini. Uang yang anda tawarkan gak sebanding dengan perjuangan kami para pegawai di sini selama ini membangun image cafe seperti sekarang."


Atika yang melihat Ikhsan langsung berubah drastis itu jadi penasaran ni cowok sebenarnya mau ngapain, udah kayak bunglon yang emosinya berubah-ubah dalam waktu yang sangat singkat dan gak bisa di baca.


"Jadi apa yang anda inginkan?"


Pertanyaan itu yang sebenarnya dari tadi pengen ikhsan dengar, kan kalo udah di tawarin lebih enak di bandingkan mengajukan penawaran lebih dulu.


"Saat ini kami kekurangan tenaga, anda bisa lihat kan kami memilki banyak pelanggan datang untuk menikmati suasana dan menu yang kami suguhkan?"


Apa yang ikhsan katakan emang gak asal ngomong sih, kalo weekend kayak gini pelanggan cafe bisa dua sampai tiga kali lipat di bandingkan dengan hari biasa.

__ADS_1


"Lalu?"


"bukankah Anda seorang pebisnis? seharusnya anda mengerti apa yang saya maksudkan." Kali ini ikhsan bermain teka-teki, biar lebih misterius dan cool gitu.....


Liat tingkah Ikhsan yang berubah drastis dari yang tadi sopan sama ramah, berubah seketika dalam waktu bersamaan jadi bar-bar dan balik lagi jadi orang yang tegas dan sopan bikin Atika bertanya-tanya sebenarnya ni orang punya berapa kepribadian atau yang mana sifat aslinya???


"Anda menginginkan penambahan tenaga?" tebak Andre yang langsung mengerti kemana arah pembicaraan itu berakhir.


"Bener banget,"


"Baiklah." Andre mengambil Hp dalam saku untuk meminta beberapa orang datang membantu, lagian itu bukan hal yang sulit bagi Andre mencari orang untuk datang.


"Kirimkan lima orang ke alamat yang saya kirimkan secepatnya."


Enak aja Lo mau nyuruh orang lain buat datang....


Lo kira gue bakal lepasin Lo gitu aja apa hah?


jangan panggil gue ikhsan kalo gue gak bisa ngerjain Lo di sini.


Siapa suruh bos Lo udah seenaknya udel nahan Adel dan bikin rusuh.


"Apa cukup lima orang?" masih menunggu, kalo enggak cukup Andre bakal nambah orang lagi.


"Itu terlalu banyak mas, kan yang di pinjam cuma satu jadi perlunya satu aja." langsung pindah ke mode santai, udah persis robot yang punya banyak setelan mode di badannya. Tinggal di rubah langsung pindah modenya dan ekspresi wajah juga ngikutin mode yang di inginkan.


Andre mengerutkan keningnya, heran.


Mau di kasih banyak malah minta sedikit, kirain tadi kurang dan minta tambahan lagi.


"Sebagai gantinya karena bos mas Andre meminjam adik kesayangan kami untuk beberapa waktu ini jadi gak ada salahnya kalau kami juga meminjam orang kepercayaan tuan David buat gantiin Adel di sini."


Itu udah Ikhsan pikirkan dari tadi, enak aja kan main lepas tangan dan nyuruh orang lain buat kerja. malah kalo bisa cowok yang namanya David itu yang kerja, tapi karena itu gak mungkin jadi yang ada di depan mata aja yang di pakek buat gantiin. Siapa lagi kalo bukan asistennya yang sudah menyerahkan diri dengan datang langsung ke sini, sama aja kan bunuh diri.


"Maksud anda, saya?" kata Andre lagi.


"Betul, lagian mas... kalo nunggu orang datang ke sini lumayan lama. jadi mas aja yang kerja buat gantiin Adel, lebih gampang dan gak memakan banyak waktu buat nunggu. kalo jam segini di jalan lagi macet-macetnya," menunjuk jam yang udah lumayan sore, "Bentar lagi pelanggan bakal datang gak sempet juga nungguin."


Andre tertawa kecil, berasa terjebak dan kalah sebelum berperang. awalnya cuma mau datang dan ngelakuin apa yang bosnya inginkan, tapi malah berakhir dengan menggantikan posisi tu cewek di sini. Emang sih kerjaan kayak gini bukan hal yang asing buat Andre, udah biasa ngelakuin di rumah. tapi yang jadi masalahnya adalah kalo sampek ada klien bisnisnya liat bakal mau di taruh di mana mukanya....


Bukan cuma David yang mendapat julukan macan pas lagi transaksi bisnis, tapi juga Andre selaku sekertaris mendapatkan julukan yang sama. pasangan handal dalam bisnis itu udah terkenal di mana-mana mengenai kinerja mereka, tapi sekarang malah jadi pelayan cuma buat gantiin satu orang doang.


"Cukup satu aja kok mas, gak perlu lima...." kata Ikhsan dengan nada lembut dan hangat, tapi ngeselin buat yang di ajak ngomong. mending di teriakin atau di caci maki di bandingkan denger omongan siluman rubah yang menjebak mangsa.


"Kalo mas gak mau ya sudah, tapi sekarang juga saya memposting kelakuan bos mas Andre yang menahan pegawai cafe di bawah umur di internet." ancamnya.


Kalo cuma urusan ke polisi, hukum, pemerintahan itu gak bakal jadi masalah dan itu hal yang gampang buat Andre bereskan karena mereka memiliki relasi yang cukup kuat di sana. Tapi kalo udah bersangkutan dan bersinggungan dengan internet Andre gak bisa mengontrolnya, masalahnya internet itu sangat mengerikan. beritanya cepat banget tersebar, satu detik aja gak bisa memprediksi berapa puluh, ratus, ribu, atau jutaan orang yang membaca dan bahaya lagi kalo langsung membagikan dan menyebarkan.


Walau udah di hapus tu postingan tetap aja pandangan dan penilaian gak bisa di hapus gitu aja dari isi kepala mereka, tetap mengalir dan lebih berbahaya ada tambahan-tambahan yang gak mengenakkan.


Anggap aja kayak kita yang cuma ngasih beras sama satu orang tapi baliknya itu udah jadi semangkok bubur ayam. Banyak banget kan tuh tambahannya yang awalnya cuma beras.


Kalo nama baik bosnya udah tercemar maka itu sangat mempengaruhi dengan saham yang mereka miliki, tentu aja Andre gak mau itu sampai terjadi.


"Baik"

__ADS_1


Itu yang harus ia lakukan, lagian sedikit menurunkan image dan harga diri gak bakalan bikin dirinya dapat di pandang sebelah mata. Andre cukup pakek topi untuk menutupi wajahnya biar gak terlalu keliatan, yang penting perusahaan gak rugi apa pun.


Ikhsan tersenyum puas, ya puas lah udah ngerjain orang kayak gini.


"Bentar, gue ambilkan baju besi buat pertempuran." katanya dengan berdiri dan mengambil baju seragam cafe maksudnya.


Atika menundukkan wajah nya dan tersenyum, mau ketawa ngakak tapi gak sopan didepan orang asing apa lagi posisinya sebagai manager dan juga cewek.


Ia kira selama ini Ikhsan adalah orang yang menyebalkan dan konyol, habisnya setiap kali ketemu kelakuan yang aneh-aneh dan ngomongnya yang ngelantur itu sudah melekat dalam dirinya. tapi baru hari ini Atika tau sosok Ikhsan lainnya, selain bisa tegas juga bisa licik nan cerdik. menjebak musuh dengan sangat halus dan membuatnya gak berdaya buat melawan, langsung aja di skak gak berkutik.


*****


Hi semua....


Salam kenal, salam hangat dan bahagia buat kalian semua di mana pun (Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau...) Soalnya author yakin banget kalo kalian semua itu berasal dari daerah yang berbeda karena Indonesia kaya akan budaya.


Sorry banget author baru bisa silaturahmi sekarang ma kalian karena author punya kesibukan sendiri selain di sini yang gak bisa setiap saat buat menyapa kalian semua yang udah ngeluangin waktu buat mampir di sini (Kok kayaknya author nya egois gitu Yach gak pernah nyapa balik??) Aslinya pengen banget buat kita lebih dekat tapi mau gimana lagi yang keadaan gak kemungkinan buat author stay terus di sini, sekali lagi author minta maaf.....


Buat kalian yang udah pernah baca novel author lainnya pasti udah kenal kan sama author, walau author bukan penulis terkenal dan pro tapi setidaknya author punya beberapa novel selain "Kontrak Cinta 100 hari" ini yang udah jalan duluan dan bahkan udah tamat.


Ada beberapa novel yang author tulis dan kalian bisa liat di profil author kalo mau di kepo_in gitu....


Berharap kalian kepo sih sebenarnya ☺️✌️


kepo yang baik itu gak papa asal jangan kepo_in tetangga πŸ˜… itu bahaya.


Buat group juga author jarang banget nongol karena posisi author sebagai ibu rumah tangga plus punya anak dan juga punya kerjaan lain jadi gak sempat buat mampir dan menyapa kalian di sana, bukan cuma di group tapi juga di komentar yang kalian bikin author minta maaf banget kalo gak sempat balas satu-satu. Bukan berarti author gak baca Yach.... Author baca kok setiap komentar kalian yang cuma bisa author kasih like buat komentar kalian semua dan Author ucapkan terimakasih banyak atas partisipasi kalian semua yang udah meluangkan waktu buat baca, Ni nggalin like, kasih komentar dan kasih hadiah buat author.


Terharu author tau gak.....


😚😚😚😚


Itu tuh sangatlah berharga buat author karena tanpa kalian karya author gak ada apa-apanya dan gak berarti apa-apa loh...


Bayangin aja bikin karya tapi gak ada yang baca berasa sayur tanpa garam 😌


Buat jadwal Update per bab author gak bisa menentukan dan menjanjika itu tiap hari, dua hari sekali atau beberapa hari sekali. soalnya di mana author punya waktu luang buat nulis dan juga mood nya lagi on bakal author lanjut kok, kadang harus bentrok sama jadwal dan author juga nyolong waktu yang sempit buat nulis. Kadang juga author punya waktunya cuma malam pas semua kerjaan ibu rumah tangga udah kelar, anak udah bobo manis dan emak akhirnya beraksi πŸ˜… kalo enggak udah capek siangnya malamnya bablas ikut ngorok pas bangun-bangun udah pagi.


Jadi harap maklum ya kalo jadwal update nya agak kacau plus berantakan, tapi yang jelas author bakal usahain buat update sesering mungkin walau gak terjadwal dengan pasti kapan updatenya.


Buat Bab yang isinya agak banyak di bandingkan biasanya itu merupakan rencana perubahan yang author bikin, kalo biasanya dalam satu bab author cuma nulis 1000 kata atau lebih sedikit tapi sekarang author ubah jadi 2000 kata dan itu pun minimal sampai 3000 kata per bab atau bisa lebih tergantung mood author yang lagi on buat nulis dan idenya juga lancar jaya dan bikin kalian puas bacanya walau update nya gak tiap hari tapi sekali update Lumayan banyak (Sampek keriting jempol author buat nulis sebanyak itu, untung aja otak author udah keriting duluan jadi gak susah-susah buat di lurusinπŸ˜‚).


Oh ya untuk masalah kepo-kepoan nih, kalo kalian mau kepo sama author silahkan tinggalkan pertanyaan yang insyaallah bakal author jawab kalo itu author bisa jawab, klo enggak entar author minta bantuan sama Mbah Google πŸ‘


embah Google tetap terbaik dan tak terkalahkan dalam segala kondisi dan suasana.


Terimakasih atas dukungan, partisipasi kalian melalui Like, Komentar, dan hadiah. Itu adalah dukungan yang sangat berarti untuk author dan berharga yang hanya bisa author ucapkan terimakasih banyak.


Tanpa kalian semua, author bukan apa-apa dan gak bakal bisa sampai ke tahap ini yang sumpah bikin terharu dan terhura.


Jangan lupa buat yang kepo tadi buat ngasih pertanyaan yang pengen kalian tau dari author Yach....


Love u


😘

__ADS_1


__ADS_2