
David duduk dengan gelisah sepanjang pertemuan yang ia lakukan, walau raganya ada di ruangan tersebut tapi hati dan pikirannya ada di tempat lain. Untung aja David adalah seorang pembisinis yang pro, dengan sangat mudah iya mampu menguasai emosinya dan tidak memperlihatkan kepada orang lain. Bagaimana pun keadaannya saat ini, David dapat duduk dengan tenang dan melakukan tugasnya dengan sangat baik tanpa ada satu pun kesalahan. Seperti yang telah ia persiapkan dan ia rencanakan, semua berjalan dengan sangat lancar tanpa ada satu pun yang meleset. perhitungan dan strategi yang telah ia perhitungkan tepat mengenai sasaran sehingga dapat mencapai kesepakatan kontrak yang sangat memuaskan.
Dengan sangat meyakinkan David menguasai medan pertempuran, mampu meyakinkan kliennya untuk bekerja sama dan yang paling mengesankan adalah tidak ada perlawanan untuk merugikannya.
"Terimakasih atas kerjasamanya Mr.Alex, saya harap kerja sama kita kali ini mampu memberikan manfaat dan kebaikan bagi perusahaan kita." kata David dengan sikap tegas dan penuh kharisma, walau umurnya lebih muda di bandingkan Mr. Alex tapi itu tidak membuat orang yang lebih tua meremehkannya dengan sangat mudah. setiap kata yang keluar dari mulutnya mampu membuat orang lain mendengarkannya.
"Saya juga merasa beruntung dapat bekerjasama dengan perusahaan besar dengan management bagus, suatu kehormatan bagi kami untuk menerima semua ini."
David hanya tersenyum mendengar pujian yang ia dapatkan, setidaknya ada sebuah pengakuan dari seorang laki-laki yang sudah malang melintang dalam dunia bisnis atas dirinya. Mr Alex bukan orang sembarangan, beliau orang yang cukup di segani dan berpengaruh dalam dunia bisnis.
"Apakah anda memiliki waktu Mr.David?" Tanya Alex saat urusan bisnis mereka telah selesai.
David yang berencana untuk mengakhiri pertemuan itu akhirnya mengurungkan niatnya, walau bagaimanapun ia tidak mungkin meninggalkan kliennya begitu saja. gak sopan banget kan kalo langsung keluar gitu aja padahal orang lagi pengen ngomong sesuatu.
"Iya." jawabnya dengan tersenyum ramah, laki-laki tampan itu kembali mengatur untuk duduk dengan nyaman. setidaknya masih ada waktu untuk tetap di sini dan akan mencari celah untuk keluar.
"Saya hanya ingin berbincang-bincang dengan anda sebentar." katanya lagi.
David mengangguk lembut, begitulah sikap David. walau pun ia bersikap tegas tak terbantahkan tapi dalam waktu yang bersamaan ia mampu bersikap sangat lembut, tentu saja semua orang akan merasa kagum dan tertarik dengannya.
Mr Alex telah lama memperhatikan dan mengamati pebisnis muda tersebut, semua sepak terjangnya tidak luput dari pandangan laki-laki setengah abad tersebut. Kemampuannya yang sangat luar biasa dan perusahaan yang ia kelola serta jalankan itu maju dengan pesat dalam dunia yang kejam itu membuat Mr Alex merasa sangat tertarik dengan sosok seorang David melebihi orang lain. Bukan hanya rasa kagum yang ia rasakan, tapi lebih menjadi rasa ingin tahu yang lebih besar.
"Apa anda sedang sibuk saat ini?" katanya sekali lagi meyakinkan.
__ADS_1
"Saya memiliki waktu kalau anda inginkan."
Ada senyum puas di wajah tampan lelaki setengah baya tersebut. "Terimakasih." merubah posisi duduk.
"Saya hanya ingin berbincang-bincang dengan anda sebentar."
"Baiklah,"
"Saya adalah orang yang tidak suka bicara basa-basi, jadi saya akan langsung mengatakan niat saya."
David sekilas mengerutkan alisnya, namun segera kembali ke ekspresi asal. David tidak begitu mengenal pribadi Mr Alex secara personal, hanya mengenalnya begitu saja sebagai seorang rekan kerja. Jadi sedikit terkejut saat beliau mengajaknya duduk dan berbicara seperti ini, bukan hanya terkejut tapi lebih tepatnya merasa banyak sekali pertanyaan yang ada di dalam kepalanya untuk situasi seperti sekarang ini.
"Apa kah anda sudah menikah?"
"Kenapa anda bertanya seperti itu?" David melontarkan pertanyaan tanpa menjawab pertanyaan sebelumnya.
"Karena aku memiliki harapan yang besar untuk mengenalkan putri semata wayang ku padamu."
Salah satu point positif yang Mr Alex berikan kepada anak muda tersebut adalah David berpikir kritis dan waspada dengan sekitarnya.
Tak ada ekspresi terkejut yang ia perlihatkan, dengan sangat tenang David meminum air yang ada di depannya.
"Saya rasa anda sudah tau jawaban dari pertanyaan yang anda berikan kepada saya." ujarnya setelah meletakkan gelas yang telah kosong setengahnya.
__ADS_1
Mr Alex tersenyum lembut, "benar, saya sudah tau jawaban dari pertanyaan anda bahwa anda belum menikah."
Dalam dunia mereka sudah biasa jika ingin mendapatkan atau mengetahui sesuatu maka mereka akan menyelidiki nya hingga sangat detail dan David sangat yakin bahwa klien x itu telah menyelidiki tentang dirinya terlebih dahulu.
"Sebuah kehormatan mendapatkan kesempatan mengenal putri anda tuan." jawabnya lagi, bagaimana pun David tidak akan mengecewakan orang lain dengan langsung menolaknya.
"Martha akan pulang berlibur Minggu depan, selama liburan ia akan menghabiskan waktunya di sini dan saya sangat berharap anda memiliki waktu luang untuk bertemu dan mengenalnya secara pribadi."
"Baiklah, saya akan mencoba mencari waktu untuk itu." ujar David.
Senyum puas tampak di wajah Mr Alex, ia sangat yakin bahwa pesona Martha akan mampu menarik perhatian laki-laki muda di depannya tersebut. Sebagai seorang ayah ia ingin mendapat kan laki-laki terbaik untuk putrinya dan David adalah orang yang menurutnya pantas dan memenuhi semua kriteria yang ia tetapkan. Sudah cukup lama Mr Alex mencari tau tentang David, tidak ada satu pun hal yang menunjukkan bahwa laki-laki itu memiliki hubungan dengan wanita. Yang terpenting adalah mereka tidak menemukan berita negatif apa pun, semua tampak sangat sempurna.
Martha adalah putri semata wayang yang akan mewarisi semua aset dan saham yang ia miliki maka Martha harus memiliki suami yang setara dan mengerti dengan sepak terjangnya. untuk itu Mr Alex mengamati setiap pengusaha muda yang menurutnya layak untuk di jadikan kandidat sebagai calon menantunya. dari semua kandidat yang telah ia targetkan dan ia pilih, David adalah satu-satunya laki-laki yang menurutnya layak dan sempurna.
Laki-laki yang terlahir dari keluarga baik-baik dan terpandang, memiliki latar belakang pendidikan yang sangat luar biasa, karir yang sangat cemerlang, seorang pekerja keras dan yang terpenting tidak ada satu hal pun yang menyatakan bahwa ia seorang playboy.
Mr Alex yakin bahwa David adalah orang yang cocok untuk Martha, laki-laki yang ia yakini mampu meneruskan bisnisnya serta menjadi suami yang baik untuk putri kesayangannya tersebut.
"Terimakasih atas kesedian Anda meluangkan waktu anda yang sangat berharga." katanya lagi, Mr Alex sangat tau bahwa waktu menjadi sangat berharga untuk orang seperti mereka.
"Saya akan menghubungi anda kembali saat Martha siap untuk bertemu."
David mengangguk pelan untuk mengiyakan.
__ADS_1
********