Kontrak Cinta 100 Hari

Kontrak Cinta 100 Hari
Black Diamond


__ADS_3

"Hah?!"


Siska langsung menutup mulutnya sendiri pakek kedua tangannya sebelum Adel yang melakukan.


"Lo dapat ide gila kayak gini dari mana?"


"Lo itu ya kalo ngomong bisa gak sih gak pakek nada tinggi? lembut aja gitu kayak putri keraton." bisik Adel yang masih dengan kebiasaan barunya curi-curi pandang.


"Habis Lo bisikin sesuatu yang bikin mulut gue langsung menjerit gimana?"


"Ya kan masih bisa di rem, gak usah di keluarin."


"membubuk di dalam hati malah jadi penyakit." balas Siska sambil geleng-geleng kepala, ni anak emang gak kehabisan akal dan masih tetap kekeh sama keinginan buat kabur dari ni tempat. malah ngasih ide yang gak masuk akal dan di paksa buat masuk akal.


"Del, Lo kayaknya kebanyakan nonton film laga."


"Biarin, tapi kan ke pakek di saat genting kayak gini." jawab Adel dengan bersikap sesantai dan senatural mungkin biar gak ketahuan gelagatnya sama perawat yang masih asik lagi baca majalah di sofa.


"Pokoknya Lo ikutin aja apa yang barusan gue bilang."


"Ngikutin elo ke penjara juga?" jawab Siska enteng sambil kesel, iya lah kesel karena secara langsung dia harus turun tangan dan terlibat dalam rencana Adel yang ngeri-ngeri sedap itu.


"Mau bantuin gue gak? kalo gak mau ya gak papa kok lagian mereka udah liat muka Lo dan tau kalo kita datang bareng ke sini." kata Adel yang berasa itu sebuah ancaman.

__ADS_1


"teman macam apa Lo ini Del?"


"Teman suka dan duka."


"Mana ada, itu namanya teman manfaatin teman. Lo ngilang dan gue jadi buronan juga gitu? padahal gue gak ada sangkut pautnya."


"makanya dari itu Lo juga ikut andil, udah lah gak usah pakek nego kita lakuin aja."


"elo enak ngomong..." langsung pusing kepala Siska dengernya, serba salah ini judulnya. maju kena tapi mundur juga kena, gak ada yang bener dah.


******


Abimanyu masih gak bisa percaya dengan apa yang dia dengar dan dengan apa yang dia lihat, walau itu pakek mata dan telinga dia sendiri alias gak perlu minjem atau nyewa mata dan telinga orang lain.


"Bukti apa yang anda miliki tuan?" ucapnya dengan kata-kata sangat sopan tapi dengan nada menghina, dua hal yang sangat bertolak belakang.


"Semua ini adalah laporan bulanan dan rincian dari rumah sakit ini." David mengetuk tumpukan file dan kertas yang ada di depannya, hanya orang-orang tertentu yang memiliki salinan penting itu dan David mendapatkannya dari file yang Andre kirim setiap bulannya.


"Bagaimana bisa saya percaya kalau tumpukan sampah itu adalah laporan bulanan dari rumah sakit ini."


Binggo!


David tersenyum kecil, "Anda dengan tau pasti bahwa ini adalah sampah, karena hanya sampah berkualitas yang mampu menciptakan sampah berkualitas pula. Anda sangat hebat tuan Abimanyu... mungkin anda bisa mengelabuhi kakek tapi tidak dengan saya." kata David dengan nada dan sorot mata tajam ke arah laki-laki yang telah banyak melakukan hal-hal demi keuntungan pribadinya tersebut.

__ADS_1


"Kakek cukup tua untuk bermain intrik seperti ini, tuan Abimanyu....." David memutar badannya dan berdiri di belakang sang aktor yang kini akan ia rubah menjadi peran pengganti tersebut atau mungkin akan ada sedikit permainan sebelum melemparkannya.


"Anda cukup mengenal dunia ini bukan?" bisik nya tepat di telinga, "jangan lupa tuan, bahwa saya juga memiliki peran dalam dunia bawah tanah. cukup mudah bagi saya mengetahui apa yang anda lakukan di belakang kakek meski itu terlihat sangat sempurna bagi orang lain. bukankah Anda tau dengan pasti siapa black diamond?" David sengaja mengatakannya dengan sangat pelan agar orang tua itu mampu mencerna setiap kata-kata yang keluar dari mulutnya dan meresapi hingga apa yang ia katakan dapat di terima dengan sangat sempurna.


Abimanyu membelalakkan matanya, hanya dengan mengatakan dunia bawah tanah ia sangat mengerti apa yang anak muda itu katakan.


"A-apa maksudmu?" jawabnya sedikit gugup, kesombongan yang tadi ia miliki kini telah runtuh dengan sempurna. istilah bawah tanah itu tentu saja hanya orang-orang yang tertentu yang mengetahuinya dan hanya orang-orang yang berkaitan saja.


"Tidak apa-apa," jawab David dengan tersenyum kecil, harimau yang tadinya memperlihatkan taringnya kini berubah menjadi kucing kecil yang tersudut tanpa ada pilihan. Sangat menyenangkan saat melihat lawan telah mengakui kekalahannya secara tidak langsung dan tentu saja tanpa ada perlawanan yang berarti, tapi bagi David semua permainan ini belum selesai. Tidak semudah itu melepaskan orang yang telah mengkhianati kepercayaan kakeknya dan bahkan memanfaatkan semua itu demi kepentingan pribadi, sedikit permainan untuk menjadikannya pion akan lebih menyenangkan. menjadikan seseorang yang benar-benar setia karena tidak memiliki pilihan dan di bawah tekanan adalah hal yang akan David lakukan saat ini, walau tidak sepadan dengan apa yang telah orang itu lakukan tapi setidaknya itu akan sedikit membayar.


"Sepertinya anda tidak tahu, melihat ekspresi yang saat ini anda perlihatkan." David menepuk pelan bahu laki-laki tersebut, menciptakan suasana menekan dan atmosfer yang cukup mengitimidasi.


"Jaga mulut dan tindakan anda tuan kalau anda masih ingin merasakan dan melihat orang-orang yang anda lindungi bernafas."


Abimanyu mengepalkan tangannya dengan gemetar, ia dapat menangkap dengan sangat jelas apa yang telah anak muda itu katakan. Bukan hanya sebuah ancaman di telinganya, tapi itu adalah peringatan terakhir yang tidak ada ampun saat ia bersikap sembrono dan melanggarnya.


"Kau..." ucapnya dengan bergetar.


David tersenyum kecil dengan menganggukkan kepalanya pelan, seolah memberikan semua jawaban yang orang tua itu ingin tanyakan.


Sesekali mengenalkan dirinya adalah sesuatu yang tidak terlalu buruk, mungkin selama ini hanya segelintir orang yang mengetahui identitas aslinya. David menutupi semua itu karena tidak ingin kehidupan pribadinya akan terpengaruh dan semua itu terjadi bukan atas keinginannya melainkan sebuah kebetulan yang mengubah jalan hidupnya.


Menyadari posisinya terancam dan tidak ada pilihan lain untuk tetap bertahan hidup membuat Abimanyu mengubur semua ambisinya, siapa pun tau siapa black diamond. tidak ada satu pun orang yang ingin berurusan dengannya. Dan kini ia berhadapan langsung dengan sosok misterius tersebut, sungguh di luar dugaan bahwa sosok itu masihlah sangat muda.

__ADS_1


*******


__ADS_2