
Setelah setengah hari penuh dihabiskan untuk berbelanja di mall. Sean akhirnya bisa istirahat juga dengan santai.
Namun seolah takdir tidak mengizinkan dirinya untuk bersantai, Sean mendapatkan panggilan telpon dari No.1.
"Halo" jawab Sean.
"Tuan, tugas yang anda berikan waktu itu sudah kami selesaikan" jawab No.1.
Sean yang berada dalam posisi berbaring karena kelelahan sebelumnya langsung kembali semangat dan duduk dengan tegap.
"Kau yakin?" tanya Sen.
"Saya sakin" jawab No.1.
{Progres penguasaan kota SS memang sudah 100% Complete}
Mendengar ucapan pemberitahuan sistemnya barulah kepercayaan Sean benar-benar bulat.
"Kerja bagus, dan sebagai hadiah kalian boleh lakukan apapun selama tiga hari kedepan. Termasuk jika ada permintaan yang diinginkan silahkan bilang saja padaku" ucap Sean pada No.1.
"Terimakasih atas hadiah anda, kalau begitu saya tutup dulu telponnya" ucap No.1.
"Baiklah" jawab Sean.
Panggilan telpon diakhiri.
Sean langsung berteriak senang karena lagi-lagi akan dapat hadiah hebat dari sistem.
"Akhirnya, sekarang mana hadiahku sistem?" tanya Sean menagih pada sistemnya.
{Seluruh properti Hotel di Kota M milik anda}
{Fitur Peringatan Bahaya}
"Kau serius sistem? Seluruh Hotel di kota M adalah milik diriku?" tanya Sean dengan tidak percaya.
{Itu benar}
"Hahahah, ini baru namanya penguasa!!"
{Total Hotel di kota M semuanya ada 100 dan merupakan hotel yang terdiri dari bintang 3-5}
"Tapi kenapa tidak ada yang menelpon diriku?"
{Semua sudah sistem urus agar anda tidak merasa pusing harus menjawab telpon sebanyak itu dalam waktu singkat dan berdekatan}
"Makasih sistem, lalu fitur peringatan bahaya untuk apa?"
{Fitur Peringatan Bahaya}
{Berguna untuk memberikan anda peringatan jika sedang berhadapan dengan situasi yang berbahaya}
"Apakah fitur ini muncul sebelum aku terjebak dalam situasi bahaya atau saat setelah aku masuk dalam situasi bahaya?"
{Fitur ini akan muncul disaat anda akan terkena situasi bahaya}
"Lagi-lagi fitur yang hebat, kau sungguh-sungguh Layanan Sistem yang hebat sekali"
{Atas pujian tulus anda pada Layanan Sistem maka anda akan diberikan hadiah}
"Hadiah apa itu?"
{Reincarnation}
"Huh?"
Mendengar kata 'Reincarnation' membuat Sean mengerutkan dahinya karena kebingungan dengan hadiah gratis dari sistemnya tersebut.
"Apa itu Reincarnation? Aku kan belum mati sistem" tanya Sean kebingungan.
{Reicarnation}
{Akan membuat anda terlahir kembali setelah mengalami kematian}
"Hebat, seperti jaminan bagi diriku sendiri yang akan bisa hidup lagi setelah kematian menghampiri diriku"
{Perlu anda ketahui ketika anda menggunakan Reincarnation maka anda akan dikirim menuju dunia lain}
__ADS_1
"Aku mengerti, bagaimanapun itu adalah hadiah yang hebat pemberian darimu jadi aku ucapkan terimakasih kembali atas hadiahnya"
{Sama-Sama}
"Jika begini walau aku tidak bekerja di kantorpun aku bisa dapatkan uang secara rutin dari hasil keuntugan hotel-hotel milik diriku yang ada di seluruh penjuru Kota M"
{Keuntungan bersih anda setiap bulan dari hotel-hotel milik anda di Kota M adalah ratusan juta}
{Sistem juga sudah menyiapkan BlackCard untuk anda gunakan sehari-hari saat akan belanja dimana bisa digunakan dimanapun dan kapanpun tanpa ada limit penggunaan}
Sebuah kartu hitam muncul sebanyak lima buah dihadapan Sean begitu saja, dengan senang hati Sean menerima semua itu dan menyimpan sebagian yang lain karena dirinya hanya perlu bawa satu saja sudah lebih dari cukup.
"Hey sistem"
{Kenapa tuan}
"Apakah kau memiliki wujud fisik?"
{Tidak tuan}
"Jika kau punya wujud fisik aku ingin sekali memeluk dirimu dengan erat, karena semua yang aku miliki sekarang bahkan dimasa depan nanti kemungkinan adalah berkat adanya kau sistem"
{Sudah tugas saya memberikan Layanan Sistem pada anda}
"Baiklah, apa ada saran yang bisa kau berikan padaku sebagai kegiatan yang bisa aku lakukan dikala waktu kosong dan senggang?"
{Bagaimana jika berbagi}
"Bukan ide yang buruk, lagipula saranmu ini mengingatkan diriku akan kehidupanku setelah kehilangan harta dulu yang harus rela kerja keras dan banting tulang demi memenuhi kebutuhan hidup"
"Jadi aku akan suruh paman Xiao dan Liu untuk memberikan bantuan santunan dana dan sembako setiap bulannya pada panti asuhan dan orang-orang yang membutuhkan lainnya"
{Sistem memanglah tidak salah memilih anda sebagai tuan}
"Hahaha terimakasih, tapi bisakah kasih saran kegiatan lainnya lagi?"
{Sistem sarankan agar tuan menikmati semua kekayaan yang dimiliki anda saat ini sesuka hati anda}
"Ide bagus"
Langkah pertama yang dilakukan Sean untuk menghamburkan uangnya adalah dengan memberikan gift hadiah dalam platform siaran video online.
Dengan menggunakan ponselnya, Sean menginstall aplikasi platform siaran online BB Online.
Dimana disana banyak sekali penyiar online dengan berbagai konten, dari gamers sampai vlogger.
Setelah aplikasi terisntal, segera Sean malkukan Top Up saldo miliknya dan kemudian memilih secara acak Room siaran langsung yang terdapat di halaman beranda.
Terlihat Room siaran langsung yang dirinya masuki menampilkan seorang penyiar dengan konten menyanyi, dan sang penyiar merupakan seorang kecantikan dengan nilai penampilan 89 point dengan suara merdu.
Ada sekitar 10 ribu orang yang berada di ruangan siaran langsung dengan penyiar yang memiliki id nama Xinxin.
Namun rata-rata orang-orang yang menonton hanya memberikan hadiah kecil dan bahkan kebanyakan menonton saja.
Begitu penyiar selesai menyanyi, dia menyapa semua penonton acara siaran langsungnya dengan suara yang merdu dan senyuman yang manis.
"Halo semua, bertemu lagi dengan aku Xinxin. Sore hari ini kita akan menghabiskan waktu bersama-sama dengan menyanyi"
Seketika kolom komentar dibanjiri oleh para penonton dengan berbagai kata-kata yang bercampur.
Sean kemudian memilih mengirimkan satu hadiah sebagai pembuka, dan itu merupakan Bintang Jatuh yang seharga 500.000 yuan.
'Tuan Rich S mengirimu anda Bintang Jatuh x1'
Setelah hadiah dikirimkan dan muncul di layar sang penyiar dihadapan banyak penonton yang menyaksikan, membuat mereka sejenak terdiam sebelum akhirnya meledak dengan riuh.
Kuda Putih : Tuan muda kaya!
Vion : Sultan memang beda!
Vyn : Woaah!! ini benar-benar hebat sekali.
Lei : Minggir semua, mari kita sambut tuan muda kaya kita Tuan Rich S.
Semu kolom komentar benar-benar dibuat heboh atas kelakukan yang dilakukan Sean barusan, sedangkan sang penyiar sendiri juga tidak bisa untuk tidak terkejut melihat kejadian ini.
Bagi dirinya yang merupakan penyiar kecil memiliki hadiah beberapa yuan saja dari setiap penonton yang menyaksikannya sudah sangat membuat dirinya bahagia.
__ADS_1
Dan sekarang ada seorang penonton di ruangan siarang langsungnya yang mengirimkan satu buah bintang jatuh yang seharga dengan 500.000 yuan.
Dirinya benar-benar sangat senang sekali, sehingga dengan cepat mengucapkan kata terimakasih pada Tuan Rich S.
"Tuan Rich S, terimakasih atas hadiah nya" ucap Xinxin.
Sean yang baru saja mengirimkan hadiah sebanyak itu langsug memiliki julukan fans khusus dan mendapatkan fitur ekslusif di dalam ruangan siaran langsung Xinxin.
Tuan Rich S : Sama-sama, nyanyikan satu lagu untuku sambil menari dan jika aku puas akan kuberikan kau satu hadiah lagi.
Dengan senang hati Xinxin menjawab "baik tuan"
Segera dengan begitu tenang dan penuh perasaan gembira serta bahagia dihatinya, Xinxin bernyanyi dengan begitu mengkhayati dan penuh perasaan yang berhasil tersampaikan pada para penonton.
Selesai bernyanyi, Sean memberikan hadiah kembali berupa Bintang Jatuh x3.
Yang berhasil membuat para penonton makin menggila didalam kolom komentar itu, bahkan Xinxin sendiri sebagai penyiar merasa tidak percaya dengan pencapaian yang dirinya miliki sekarang ini.
"Tuan Rich S saya ucapkan banyak-banyak terimakasih untuk hadiahnya, bagaimana kalau kita berteman dalam WeChat?" ucap Xinxin.
Tuan Rich S : bukan masalah.
Setelah saling menambahkan teman di aplikasi chatting bernama MiChat, Sean pamit undur diri dari dalam ruangan Live Xinxin.
Niat hati ingin pergi ambil minum, namun ketika dirinya berbalik malah mendapati dua sosok wanitanya yang tersenyum penuh misteri sambil menatap dirinya dengan tatapan yang memberikan penekanan.
{Peringatan bahaya terdeteksi}
"Diamlah sistem, aku tahu itu"
Sean menatap kedua wanitanya dengan tatapan sedikit getir, dan dengan gugup membuka suara untuk bertanya "ka-lian, sejak kapan ada di belakangku?"
"Entahlah, mungkin sejak sayangku memberikan hadiah sebanyak itu pada seorang penyiar wanita cantik di BB Online" jawab Luoxue dengan wajah tersenyum.
Namum mengandung arti lain bagi Sean dari senyuman yang diberikan Luoxue padanya saat ini, sedangkan saat dirinya menoleh kearah Xu Qin benar-benar sudah tidak dapat lagi dipungkiri bahwa dirinya akan dalam masalah saat ini.
"S-ayang" panggil Seang gugup.
Xu Qin tanpa menjawab apapun langsung menerjang kearah Sean dan menindih tubuhnya dengan memberikan pukulan pada dada bidang Sean, sesaat kemudian diikuti oleh Luoxue yang memukul perut berotot milik Sean.
Sean yang mendapati serangan tiba-tiba semacam itu dari kedua wanitanya tidak sempat menghindar.
"Ok aku minta maaf" ucap Sean.
Luoxue dengan Xu Qin akhirnya melepaskan Sean namun masih menatapnya dengan tatapan yang masih menyeramkan terlihatnya.
"Sayang" panggil Xu Qin.
"Iy-a" jawab Sean sambil duduk dengan gugup.
"Apakah masih tidak cukup melihat kami yang cantik ini dan berada disampingmu setiap hari? Bahkan sampai-sampai membuatmu menonton wanita cantik lain dalam BB Online dan memberikannya uang sebanyak itu?" tanya Xu Qin dengan tatapan tajamnya.
"So-al itu aku hanya iseng-iseng saja" jawab Sean gugup.
"Eh.....Iseng ya. Kalau begitu apa yang akan kamu lakukan untuk membujuk kami?" tanya Luoxue yang sama-sama memberikan tatapan tajam dan kejam pada Sean.
Sean langsung memutar otaknya dengan begitu cepat, agar dirinya bisa membujuk kedua wanita dihadapannya ini agar kembali tenang dan jinak maka harus menyiapkan hadiah yang bagus.
Hingga sesaat setelah berpikir keras, Sean teringat akan BlackCard miliknya yang didapatkan dari sistem sebelumnya.
"Kalau begitu duduklah dulu, aku punya hadiah yang bagus sebagai tanda permintaan maafku pada kalian" ucap Sean mulai membujuk.
Luoxue dengan Xu Qin menuruti kata-kata Sean dan duduk ditepi ranjang sambil masih memberikan tatapan maut pada Sean yang terlihat berjalan mendekti laci meja dan mengambil sesuatu dari dalam sana.
Setelah menemukan apa yang dirinya cari, Sean segera berbalik dan menunjukan dua buah kartu BlackCard kehadapan Luoxue dan Xu Qin.
Seketika mata kedua wanita itu berubah dari tatapan maut menjadi tatapan berbinar ketika melihat BlackCard ditangan sang kekasih.
"BlackCard!" ucap keduanya serempak dengan senang dan tatapan mata berbinar menatap kedua kartu hitam dtangan Sean.
Bersambung......
Jangan lupa kasih dukungan kalian.
Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.
Terimakasih.
__ADS_1