LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
S2 Eps. 87


__ADS_3

Selesai mendapatan semua informasi dari sistem, Sean menatap kearah kota dihadapannya dari atas gunung.


"Kaguya adalah penguasa dunia cermin, dan kekuatannya memanglah sangat kuat hingga dianggap dia adalah dewa dunia ini. Namun sebenarnya dia adalah penguasa absolut di dunia miliknya sendiri, karena secara otomatis dia akan bisa melakukan apapaun yang dia inginkan di dunia cermin miliknya ini"


Sean kemudian menggunakan kemampuan teleportasi dan pergi menuju kebawah atau bisa dibilang sekarang Sean sudah tidak lagi berada di puncak gunung seperti sebelumnya.


"Sistem berapa banyak layanan sistem milik diriku disini setiap harinya?"


{3 Layanan Sistem}


"Syukurlah masih sama, kalau begitu gunakan layanan sistem pertamaku untuk memperkuat tubuhku serta fondasi kultivasiku"


{Layanan diberikan}


Sean merasakan tubuhnya bertambah kuat, dan terasa tubuhnya lebih bertenaga lagi sekarang ini.


"Bagus, sekarang gunakan layanan sistem kedua milik diriku untuk sebuah kekuatan serangan yant hebat"


{Layann diberikan}


{Dimension Manipulation}


{Membuat siapapun dan apapun yang berada dalam dimensi anda akan bisa anda manipulasi dengan sesuka hati anda}


"Hebat.....Sekarang berikan aku teknik pertahanan teekuat"


{Ilusion Body}


{Membuat tubuh anda akan transparan ketika di serang oleh serangan jenis apapun itu karena sejatinya tubuh anda telah berada di dalam dimensi pribadi anda yang tidak akan bisa tersentuh tanpa anda izinkan sendiri}


"Sekarang mari kita pergi mencoba kekuatan ini"


Sean menggunakan teleportasi kembali dan muncul di dekat sebuah gedung besar.


Sean berjalan menuju bagian depan gedung, dan ikut mengantri dengan orang-orang lainnya untuk masuk kedalam gedung besar tersebut.


Selepas mengantri selama beberapa waktu, sekarang akhirnya tiba giliran Sean diperiksa oleh penjaga sebelum masuk kedalam gedung besar itu.


"Letakan telapak tanganmu diatas sensor itu" perintah penjaga pintu.


Sean mengikuti aturan dan meletakan telapak tangannya diatas sensor seperti apa yang diminta si penjag.


Kemudian muncullah sebuah layar biru dengan menampilkan tahapan kultivasi milik Sean.


[Kultivasi : Immortal]


Semua orang yang ada disana dibuat tercengang dengan tahapan kultivasi yang dimiliki oleh Sean.


"I-ni musthi-l!!"


"A-pakah in-i bukanlah sebua-h mimp-i?"


"H-ebat!"


Semua orang disan dibuat tekejut dengan apa yang mereka lihat mengenai kekuatan yang dimiliki oleh Sean sekarang ini. Pasalnya tingkatan kekuatan di dunia cermin ini terbagi menjadi beberapa tingkat.


Warrior


Jendral


Kaisar


Heaven


Emperor


Saint King

__ADS_1


Immortal


Sehingga sontak saja apa yang mereka saksikan saat ini membuat semuanya terkejut tanpa terkecuali, dan dengan begitu Sean hanya tersenyum saja meghadapinya.


"Sekarang bolehkah aku masuk kedalam?" tanya Sean sambil kembali menarik lengannya dari sensor tersebut.


"Si-lahkan" ucap si penjaga gugup.


Dengan wajah tersenyum dan langkah tenang, Sean masuk kedalam gedung besar tersebut dan berniat melakukan sesuatu.


Didalam gedung besar itu, Sean mendekati pelayan dibagian lobby.


"Bisakah aku mengikuti pertempuran Underword didalam?" tanya Sean.


"Tentu saja tuan, silahkan tuliskan nama anda untuk mendaftar dalam pertandingan" jawab si pelayan.


Sean mencatat namanya dengan naka samaran Zhou Fan.


Selesai menulis namanya, pelayan tersebut kemudian memberikan sebuah kartu dengan terdapat nomor disana.


"Nomor peserta anda adalah 365, jadi semoga beruntung dan silahkan masuk kedalam untuk bertarung" ucap si pelayan.


Sean menjawab "terimakasih"


Kemudian Sean masuk kedalam sebuah ruangan yang mana itu adalah sebuah ruangan pertempuran, dengan arena ditengah ruangan tersebut yang dikeliling kursi para peserta yang belum kebagian untuk bertanding.


Sean duduk pada salah satu kursi dan menyaksikan pertarungan yang sepertinya sudah dimulai sedari tadi.


"Sistem siapa yang memiliki kekuatan paling kuat disini?"


{Selain anda yang teekuat disini adalah wanita disamping anda}


Sean menolehkan kepalanya kesamping kanan dan kemudian mengalihkan kembali pandangannya kesamping kiri hingga menemukan seorang wanita dengan pakaian putih dengan peepaduan biru muda serta terdapat corak bunga es dipakaiannya.


"Dia?"


"Coba kau tampilkan statusya padaku"


{Status}


{Nama : Han Yue}


{Usia : 25}


{Kultivasi : Emperor}


{Status : Tetua sekte Teratai Es}


"Hebat.....Apakah di dunia cermin ini orang dengan usia 25 tahun sudah sekuat dia sistem?"


{Tidak semua orang di dunia cermin ini sejenius dia}


"Aku mengerti, lalu kau bilang kehadiran Kaguya ada disini?"


{Benar}


"Sebelah mana?"


{Di dalam ruangan khusus yang ada di atas sana}


Sean menatap sekilas kearah ruangan yang dimaksudkan sistem, kemudian kembali berbicara pada sistem.


"Berapa tingkat persentase kemenanganku jika melawan dia sekarang?"


{50:50}


"Kok bisa begitu?"

__ADS_1


{Ingatlah bahwa dia penguasa absolut dunia cermin}


"Menyebalkan, ini akan jadi kondisi yang tidak terlalu bagus bagiku"


{Cara tercepat mengalahkannya adalah anda harus memenangkan teelebih dahulu pertarungan di arena ini}


"Kalau begitu tolonglah pandu aku Sistem"


{Tentu}


Sean kembali fokus memperhatikan jalannya pertarungan di arena sekarang ini, hingga waktu demi waktu berlalu dan kemudian tibalah waktunya giliran Sean naik keatas panggung arena pertempuran untuk bertarung.


Begitu namanya dipanggil, Sean langsung terbang dengan santai keatas panggung arena pertempuran dan menunggu lawannya tiba dihadapannya sekarang.


Semua orang dibuat kaget dengan apa yang dilakukan oleh Sean, termasuk Kaguya sendiri.


Pasalnya hanya seorang kultivator tahapan Immortal saja yany hanya bisa terbang atau melayang seperti apa yang dilakukan oleh Sean barusan.


Kaguya bahkan langsung pergi menghampiri Sean diatas panggung arena pertempuran sekarang ini.


Semua orang langsung dibua terkejut kembali dengan kedatangan Kaguya diatas panggung arena pertempuran yang menatap Sean.


"Siapa kamu?" tanya Kaguya.


"Zhou Fan" jawab Sean bohong dengan menyebutkan nama samarannya.


"Apakah kau sama seperti diriku?" tanya Kaguya.


"Jika yang kau maksud adalah dalam hal kekuatan, maka jawabannya adalah iya" jawab Sean.


Suasana diarena dan didalam ruangan tersebut hening seketika, dengan intensitas yang menegangkan sekali.


"Kau tidak perlu lagi bertarung disini, dan ikutlah denganku" ucap Kaguya.


"Untuk apa?" tanya Sean.


"Kau akan tahu nanti" jawab Kaguya.


{Ikuti saja dia tuan}


"Baiklah, aku ingin lihat apa yang akan kamu coba tunjukan pada diriku?" tanya Sean.


Pada akhirnya Kaguya dengan Sean pergi dari arena pertarungan dalam sekejap mata, dan mereka hilang dengan cara mengejutkan.


Keduanya menghilang dengan dadakan dari atas panggung arena pertarungan dihadapan semua orang yang langsung terdiam menyaksikan kekuatan hebat dihadapan mata mereka masing-masing.


Sementara itu Sean dengan Kaguya sekarang muncul di atas lautan bersamaan, dan keduanya saling menatap satu sama lainnya.


"Kau tahu siapa aku?" tanya Kaguya.


"Kaguya, sang penguasa dan sekaligus pencipta dunia mimpi bukan?" tanya Sean tanpa rasa takut.


"Ternyata benar, kau adalah musuh yant telah diramalkan akan aku hadapi" jawab Kaguya.


"Aku merasa tersanjung bisa melawanmu" jawab Sean.


"Sebenarnya aku tidak mau bertarung denganmu" jawab Kaguya.


Sean diam karena heran.


Bersambung......


Jangan lupa kasih dukungan kalian.


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.


Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2