LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
Eps. 25


__ADS_3

Baru saja dirinya pulang kerumah, sebuah suara datang menyambut kedatangannya.


"Selamat datang kembali" ucap kedua wanitanya.


Melihat sikap kedua wanitanya sekarang setelah kejadian sebelumnya, terasa ada perbedaan dari mereka ini. Namun selama itu hal yang bagus dan benar tidak jadi masalah bagi diriny, apalagi mereka yang selalu bersikap baik.


"Ya....." jawab Sean.


Mereka bertiga masuk kedalam rumah dan duduk bersama diruangan keluarga.


"Sayang, mau minum?" tanya Luoxue.


"Atau mau dipijitin?" tanya Xu Qin.


Mendengar ucapan kedua wanitanya tersebut benar-benar membuat Sean yakin ada perbedaan yang signifikan antara kedua wanitanya itu dibandingkan kemarin dengan sekarang.


"Gak usah, kalian kok serasa beda ya?" tanya Sean karena penasaran.


Luoxue dengan Xu Qin saling melirik dab kemudian akhirnya tertawa bersama sebelum Luoxue menjawab "hihihi.....kami sedang dalam masa belajar menjadi istri yang baik"


"Oleh karena itu sifat kami memanglah sedang dirubah menjadi kearah seorang istri yang siap selalu medukung, dan melayani suaminya" tambah Xu Qin.


"Eh....darimana kalian dapat ide seperti itu?" tanya Sean penasaran.


"Sebenarnya setelah kejadian kemarin soal kartu BlackCard itu kami berdua sadar, bahwa memang sifat kami agak sedikit labil seperti anak baru dewasa jadi kami mencoba berubah menjadi lebih baik karena sebentar lagi kami juga akan menyandang status istri" jelas Xu Qin.


"Bahkan kami juga sadar, bahwa kami terlalu bersikap naif kemarin. Padahal kamu sendiri memang hanya sekedar mengirimkan hadiah saja pada wanita penyiar itu, tapi tolong kamu mengerti bahwa kami berdua tidak suka melihatmu berbagi uang dengan begitu mudahnya pada wanita lain" tambah Luoxue.


Sean tersenyun mendengarkan penuturan kedua wanita itu, kemudian menarik mereka berdua kedalam pelukannya.


"Aku mengerti, aku juga minta maaf atas kejadian kemarin yang misalkan terlalu keras pada kalian soal penyiar itu dan BlackCard sebelumnya" jelas Sean.


"Hm" jawab keduanya singkat.


Momen berpelukan itu bagi mereka serasa sangat nyaman dan damai, seolah ingin waktu berhenti agar momen itu selalu bisa terjaga.


"Bagaimana kalua kita pergi berlibur?" tanya Sean pasa kedua wanitanya itu.


"Berlibur?" tanya Luoxue dengan Xu Qin serempak.


"Benar, dan kita bisa bersenang-senang bersama" jawab Sean.


"Kemana kita akan pergi sayang?" tanya Luoxue.


"Kita tidak akan keluar negeri, hanya berlibur didalam negeri saja" jawab Sean.


"Boleh, kami tidak masalah kemana itu berliburnya hanya asalkan bisa bersama dirimu" jawab Xu Qin.


"Bagus, segera siapkan semua barang-barang kalian dan kita akan berangkat nanti siang" jawab Sean.


"Asiiikk!" teriak keduanya bahagia dan mulau berlari pergi menuju kearah kamar untuk menyiapkan semua barang-barang yang akan dibawa untuk berlibur.


Sementara itu Sean sendiri juga segera menyiapkan barang-barang bawaannya, namun ketika masuk kamar dan ingin menyiapkan barang-barangnya langsung dicegah oleh kedua wanitanya itu.


"Sayang, biar kami saja yang siapkan" ucap Xu Qin.


"Oh....ok" jawab Sean.


Sean akhirnya hanya duduk saja memperhatikan kedua wanitanya yang kini sedang sibuk membereskan semua barang-barang bawaan mereka nanti.


Setelah sibuk selama beberapa waktu dengan urusan packing barang, akhirnya semua sudah usai.


Kemudian Sean mendekati kedua wanitanya yang kini sedang duduk beristirahat diatas kasur.


Melihat Sean yang mendekat kearah mereka, entah kenapa mereka merasakan ada sesuatu.


"Say-" ucapan Xu Qin belum selesai terucap malah sudah terhenti karena Sean mendorong tubuh nya hingga terbaring diatas kasur.


Begitupun dengan Luoxue yang mendadak didorong tubuhnya oleh Sean sangat terkejut.


"Sayang, apa yang ing-" ucapan Luoxue mendadak berhenti karena bibirnya sudag dibungkam oleh bibir Sean.


Walau begitu, Luoxue memberikan balasan atas ciuman itu. Sementara Xu Qin yang melihat itu merasa menginginkannya juga.


Tapi malah lengan Sean dengan nakal bermain di dua buah miliknya, sehingga menimbulkan perasaan yang tak bisa dikatakan lagi olehnya. Dan membuat sebuah suara merdu yang keluar dari bibirnya.

__ADS_1


Selesai mencium bibir Luoxue, Sean berpindag mencium bibir Xu Qin dan berpindah lengannya memainkan dua buah milik Luoxue.


Aktifitas itu terus mereka lakukan sampai akhirnya Sean berhenti, dan menatap kedua wanitanya yang berada dalam keadaan sudah kacau akibat ulahnya.


"Huft.....hampir saja aku melewati batas" ucap Sean menenangkan dirinya.


Luoxue dengan suara lirih bertanya "ke-napa berhenti sayang?"


Sean mengelus pipi keduanya dan kemudian berbaring diantara keduanya.


"Belum waktunya" ucap Sean.


Akhirnya kedua wanita itu hanya bisa ikut menenangkan diri mereka sambil memeluk Sean dari dua sisi yang berbeda.


"Kenapa belum waktunya?" tanya Luoxue.


"Tunggu sampai hari sesudah pernikahan kita" ucap Sean.


Mendengar kata pernikahan membuat kedua wanita itu merasa bahagia entah kenapa, ditambah merasa tidak sabar untuk segera menyandang status sebagai seorang istri dari pria hebat seperti Sean.


"Kami akan menunggu sampai saat itu tiba dan akan melayanimu sampai sepuasnya" ucap Xu Qin.


"Kakak Qin benar" jawab Luoxue.


Sean tersenyum dan memberikan kecupan manis pada dahi keduanya secara singkat.


... -----------...


Siang hari telah tiba.


Sean sengan kedua wanitanya sudah berada dalam penerbangan menuju lokasi berlibur pertama mereka yaitu kota H.


Disana mereka berencana akan pergi ke tempat-tempat bersejarah dan juga tempat-tempat yang memiliki pemandangan yang bagus.


Waktu penerbangan yang dibutuhkan adalah sekitar 4 jam lamanya, dan mereka dengan sabar menikmati penerbangan tersebut sambil merasakan perasaan yany begitu bahagia.


Hingga datanglah masalah.


{Peeingatan bahaya}


"Dimana sistem?"


"Pembajakan pesawatkah"


{Benar}


"Dimana saja keberadaan mereka?"


{3 pada kabin ekonomi dan 5 sisanya berada di kabin fisrtclass}


"Apa tujuan mereka?"


{Seorang penumpang VIP yang berada du firstclass}


"Siapa?"


{Lin Xiao}


{Seorang pengusaha sukses yang ternama dan merupakan orang yang menguasai hampir 60% pasar perdagangan dalam kecantikan di kota H}


"Heh.....apakah percobaan pembunuhan?"


{Benar}


"Baiklah, setidaknya aku sudah tahu bahwa ada penjahat didalam pesawat ini. Jadi gunakan layanan sistem pertama milik diriku untuk membuat mereka semua tidak sadarkan diri selama 24 jam"


{Layanan diberikan}


"Lalu gunakan layanan sistem kedua milik diriku hari ini untuk mendapatkan semua bukti dari dalang dibalik penyerangan ini"


{Layanan diberikan}


{Semua bukti-bukti kejahatan dari dalang insiden penyerangan ini sudah tersedia dalam flasdisk yang terdapat pada saku celana}


"Baiklah, terimakasih atas bantuanmu sistem"

__ADS_1


{Sama-Sama tuan}


Pada akhirnya penerbangan berlangsung dengan nyaman dan damai, namun tentu saja Sean tidak bisa membiarkan para penjahat di pesawat sebelumnya yang masing tidak sadarkan diri itu.


Jadi ketika pesawat sudah mendarat dengan selamat, Sean segera menyuruh sistem melaporkan mereka pada polisi tanpa menggunakan layanan sistem miliknya yang tersisa.


Dan tidak lama setelah sistem melaporkan pada pihak kepolisian, langsung saja bandara di serbu para polisi bersenjata lengkap yang langsung menangkap semua penjahat yang masih tidak sadarkann diri didalam pesawat.


Benar saja ketika polisi menggeledah tubuh mereka, didapati 8 buah senjata api dan juga 8 buah senjata tajam berupa pisau ditubuh mereka.


Sean dengan semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut hanya diam saja, sedangkan Luoxue tidak bisa untuk tidak bertanya lagi pada sang kekasih atas apa yang tengah terjadi.


"Sayang, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Luoxue kebingungan.


"Ada sekelompok penjahat di pesawat yang kita naiki sebelumnya, tapi mereka sudah dibereskan" jawab Sean.


"Beruntung kita semua dapat selamat dalam penerbangan itu" tambah Xu Qin.


Kalian tunggulah disini terlebih dahulu, aku akan pergi ke toilet sebentar.


"Kalau begitu jangan lama-lama" ucap Luoxue.


"Cepatlah kembali" jawab Xu Qin.


"Baiklah, aku janji tidak akan lama" jawab Sean sebelum melangkah pergi dari sana.


"Sistem dimana keberadaan wanita bernama Lin Xiao itu?"


{Sistem akan berikan petunjuk untuk anda}


Sebuah penunjuk arah muncul dihadapan Sean dan memberikan petunjuk kepadanya kearah mana harus pergi untuk menemukan wanit bernama Lin Xiao itu.


Sampai ditemukanlah wanita itu sedang berada di dekat toilet.


Sean menghampiri wanita itu dan menyapa "Hai"


Wanita bernama Lin Xiao itu cukup terkejut dengan keberadaan dari Sean yang juga tiba-tiba menyapanya.


"Siapa kau?" jawabnya dengan mulai waspada.


"Tenanglah, aku bukanlah orang jahat atau musuhmu. Aku kemari hanya ingin memberikanmu ini" ucap Sean sambil menunjukan satu buah flashdisk ditangannya.


Sean melemparkan flashdisk tersebut kearahnya dan ditangkap dengan baik olehnya.


"Apa ini?" tanya Lin Xiao.


"Anggap saja apa yang kuberikan padamu itu adalah bantuan dariku" jawab Sean sambil berlalu pergi dari sana tanpa memperdulikan wanita bernama Lin Xiao itu yang masing memandangi flashdisk ditangannya sekarang.


Sementara Sean sudah kembali bersama dengan dua wanitanya itu dan segera pergi dari bandara dengan menggunakan taxi menuju hotel.


Sampai di tujuan mereka segera memesan kamar untuk menginap selama 7 hari, karena setelah itu mereka akan pergi kembali ke kota lain untuk menjelajahi destinasi wisata disana.


Selesai dengan urusan menaruh dan manata barang-barang di kamar hotel, mereka bertiga pergi makan direstoran terdekat disana.


Selesai makan mereka pergi menuju tempat wisata pertama yang akan dikunjungi.


Sampai ditujuan wisata pertama mereka dapat menikmati pemandangan dan nuansa yang berbeda dari kota SS yang menyajikan simbol kekayaan yang benar-benar sudah tidak bisa ditutupi.


Sedangkan disini yang mereka dapat lihat dan rasakan adalah nuansa tradisi turun temurun yang kental serta pemandangan alam yang menyejukan dan memanjakan mata.


Mereka banyak melihat hal-hal menakjubkan di sana dan tidak lupa untuk mengabadikan momen tersebut menjadi sebuah foto.


Dan juga membeli beberapa cinderamata untuk dibawa pulang.


Sementara di lain tempat.


Lin Xiao sangat terkejut dengan semua data yang dirinya temukan didalam flashdisk yang diberikan oleh Sean sebelumnya.


"Sebenarnya siapa lelaki itu? Dan darimana dia mendapatkan semua data-data ini"


"Tapi siapapun dirimu, aku ucapkan terimakasih karena dengan ini akhirnya aku bisa menyelesaikan masalah yang aku hadapi sekarang ini dengan mudah. Setelah urusan ini usai, aku akan mencari dirimu segera untuk sekedar ucapan terimakasih dan makan siang"


Bersambung......


Jangan lupa kasih dukungan kalian.

__ADS_1


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.


Terimakasih.


__ADS_2