LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
S2 Eps. 82


__ADS_3

Melihat sosok dosen cantik di depan kelas membuat seluruh mahasiswa laki-laki terpesona sekali, apalagi sepertinya dosen tersebut sangat sempurna.


Yun Zi melirik kearah Sean yang mana melirik kearahnya juga.


"Kenapa gak lihat pemandangan didepan?" tanya Yun Zi.


"Kenapa? Nanti malah kamu cemburu" jawab Sean.


"Dasar kamu memang paling mengerti" jawab Yun Zi.


"Baiklah mari kita mulai dengan perkenalan, pertama kenalkan namaku adalah Ming Jing" ucap sang dosen cantik tersebut.


"Halu, bu!" sontak para mahasiswa laki-laki menyapa sang guru cantik tersebut.


"Iya, halo" jawab Ming Jing.


Kemudian setelah itu Ming Jing mulai mengabsen seluruh mahasiswa-mahasiswi di kelasnya dan hadir semua.


Selepas pengabsenan selesai, kelas dimulai dengan menerangkan beberapa aturan kampus dan juga aturan tambahan saat Ming Jing mengajar di kelas.


Aturan tambahan pertama saat di kelas Ming Jing adalah jangan ribut, aturan kedua adalah selalu hadir jangan sampai bolos lebih dari tiga kali di kelasnya.


Jika sampai ada yang melanggar kedua aturan itu maka bersiap akan hukuman yang diberikan olehnya pribadi.


Beres dengan menerangkan aturan-aturan sebelumnya, kini Ming Jing memulai pelajarannya.


Semua mahasiswa-mahasiswi dengan rajin mengikuti kelas tersebut dan benar-benar giat, tanpa ada keluh kesah apapun dari mereka semua.


Jam menunjukan pukul 10 pagi.


Kelas telah usai, Sean dengan Yun Zi keluar dari kelas bersamaan dan langsung menuju parkiran untuk naik mobil.


Lalu berjalan pulang kerumah.


Sampai rumah Yun Zi memilih untuk bersantai, sedangkan Sean pergi pamit untuk keluar dengan alasan ada urusan.


Yun Zi tidak masalah dengan itu dan mengizinkan Sean pergi.


...----...


Sean saat ini tengah berada di markas pasukan dunia bawah miliknya.


Dihadapan dirinya sudah ada masing-masing pemimpin kelompok dari pasukan dunia bawah miliknya.


"Aku datang kesini dengan membawa beberapa ide perubahan untuk kalian" jelas Sean.


"Apa itu tuan?" tanya tangan kanan Sean sekaligus orang kepercayaannya, yaitu Jia Xingtian.


"Pertama aku akan mengubah nama kelompok kita ini menjadi Union, apakah ada yang keberetan?" tanya Sean.


"Tidak tuan" jawab semuanya kompak.


"Jadi kita semua sepakat bahwa kelompok kita sekarang beralih nama menjadi Union" ucap Sean.


"Baik" jawab Semuanya.


"Lalu perubahan kedua yang ingin aku lakukan adalah, aku akan membagi kalian menjadi empat kelompok" jelas Sean.


"Kelompok seperti apa itu tuan?" tanya Jia Xingtian.


"Kelompok pertama, memiliki nama eagle dan bertugas untuk mengintai musuh dan mencari semua informasi yang dibutuhkan kelompok union ataupun informasi yang aku butuhkan" jelas Sean.


"Baik" jawab semuanya paham.


"Kelompok kedua, memiliki nama Knight yang bertugaskan untuk fokus pada latihan bertarung. Tentu saja kelompok lainnya juga akan dilatih dalam bertarung namun untuk kelompol Knight ini lebih seperti pasukan khusus kita di union" jelas Sean.


"Baik, tuan" jawab semuanya.


"Kelompok ketiga, memiliki nama crimson dan memiliki tugas untuk spesialisasi pembunuhan jarak jauh dengan menggunakan senjata api bertipekan sniper" jelas Sean.


"Maat tuan, kita juga akan menggunakan senjata api?" tanya Jia Xingtian.


"Benar, apakah itu dilarang dalam dunia bawah?" tanya Sean balik.


"Tidak tuan, kami hanya terkejut saja" jawab Jia Xingtian dan dijawab anggukan oleh semua orang disana.


"Baguslah, jika begitu" jawab Sean.

__ADS_1


"Kelompok keempat, memiliki nama administrator yang mana bertugas untuk menjalankan sebuah tempat bisnis demi kedok kita di mata dunia" jelas Sean.


"Baik!" jawab mereka semua.


"Jadi karena sudah jelas semuanya, sekarang aku perintahkan kalian untuk mengatur semuanya dan akan kulihat perkembangan kalian kedepannya sudah sampai mana seminggu lagi" jelas Sean sambil berdiri dan berjalan menuju pintu keluar, namun sebelum keluar dari dalam ruangan tersebut Sean berkata "aku akan berikan dana operasional pada kalian melalui Jia Xingtian"


"Baik, tuan" jawab semuanya paham.


Sean kemudian keluar dari dalam ruangan tersebut dan kembali berkendara.


Kini dirinya berkendara menuju IOS Cooperation.


Dan setelah sampai di tujuan dirinya langsung masuk keruangan kerja pribadinya.


Dan sudah ada Kong Ming dihapan dirinya saat ini tengah berdiri dengan patuh menunggu perintah dari sang bos.


"Kong Ming aku kemungkinan kedepannya akan jarang kemari, karena aku akan melakukan sesuatu" jelas Sean.


"Saya mengerti tuan" jawab Kong Ming.


"Kalau begitu tolong kau urus semuanya disini, dan aku hanya akan menerima hasilnya saja paham?" tanya Sean.


"Baik tuan, saya akan mengatur semuanya dengan baik disini dan anda bisa percayakan pada saya semua yang ada disini" jawab Kong Ming.


"Juga aku harap kau dapat mengembangkan tempat ini jauh lebih besar lagi kedepannya" perintah Sean.


"Saya akan berusaha semaksimal saya untuk memenuhi keinginan anda tersebut tuan" jawab Kong Ming.


"Baiklah, aku sudah sampaikan perintahku jadi aku akan pergi" ucap Sean sambil beranjak pergi dari sana.


Kong Ming kemudian mengantarkan Sean hingga kedepan.


...-----...


Selepas pergi dari perusahaan, kini Sea kembali pulang kerumah dan menemui sang istri Yun Zi.


Namun siapa sangka ketika dirinya pulang kerumah, ada tamu yang tidak disangka.


"Aku pulang" ucap Sean sambil masuk kedalam rumah.


"Selamat datang" sambut Yun Zi didepan rumah.


"Kita kedatangan tamu" jawab Yun Zi.


"Siapa?" tanya Sean.


"Dia mengaku bernama Zhao Yun" jawan Yun Zi.


"Zhao Yun, siapa itu?" tanya Sean heran.


"Entahlah namun dia kemari ingin menemui suami katanya" jawab Yun Zi.


"Kalau begitu mari masuk, dan temui tamu kita" jawab Sean.


Keduanya masuk kedalam rumah dan duduk bersama dengan tamu bernama Zhao Yun di ruangan tamu. Dapat Sean lihat seorang wanita cantik dengan perawakan bagus dan memiliki point kecantikan 89 point.


"Halo, tuan Sean" sapa wanita bernama Zhao Yun itu sambil mengulurkan lengannya mengajak jabat tangan.


Sean menyambut uluran lengan tersebut dan menjawab "halo"


Selepas saling jabat tangan, Sean kemudian langsung mengajukan sebuah pertanyaan pada Zhao Yun.


"Kudengar dari istriku Yun Zi kamu mencari diriku, ada apa?" tanya Sean penasaran.


"Saya datang kemari memang benar untuk mencari anda, karena ada bisnis yang harus dibicarakan" jawab Zhao Yun.


"Bisnis seperti apa?" tanya Sean.


"Kudengar kau pemilik disini, apakah aku benar?" tanya Zhao Yun.


Sean langsung mengerutkan keningnya mendengar ucapan Zhao Yun barusan, lalu menyuruh Yun Zi untuk pergi kedalam dan meninggalkan mereka berdua.


"Sayang kamu pergilah kedalam, biarkan kami bicara serius disini berdua" perintah Sean.


"Baiklah" jawab Yun Zi sambil pergi masuk kedalam meninggalkan Sean dengan Zhao Yun berdua di ruangan tamu.


Selepas kepergian dari Yun Zi, Zhao Yun tersenyum sesaat sebelum berkata "dengan ini kita bisa bicara lebih leluasa tuan Sean"

__ADS_1


"Begitulah, jadi apa maksud dari ucapan anda sebelumnya nona Zhao?" tanya Sean.


"Saya dikirim kemari untuk menemui tuan Sean sang penguasa wilayah disini" ucap Zhao Yun.


"Siapa yang mengirim anda?" tanya Sean.


"Anda tahu bahwa diatas kekuasaan anda di kota kecil ini masih ada para penguasa besar lainnya bukan?" tanya Zhao Yun.


"Entahlah, aku tidak tahu" jawab Sean bohong.


"Kalau begitu izinkan aku memberikan sedikit informasi mengenai penguasa dunia bawah di daratan ini pada anda" ucap Zhao Yun.


"Silahkan, akan kudengarkan dengan baik informasinya" jawab Sean.


"Ada tiga penguasa wilayah di daratan ini, Harimau, Naga, Elang" jelas Zhao Yun.


"Kemudian?" tanya Sean.


"Masing-masing dari tiga penguasa wilayah itu memiliki wilayah kekuasaan mereka sendiri, dan anda yang menguasai wilayah di kota ini berada dalam kawasan wilayah Harimau" jawab Zhao Yun.


"Jadi bisa dikatakan aku baru saja mengambil alih salah satu kota di wilayah harimau?" tanya Sean.


"Begitulah, dan aku diutus oleh geng harimau untuk memberikan anda penawaran" jelas Zhao Yun.


"Oho....penawaran, apa itu?" tanya Sean.


"Anda bisa tetap menguasai wilayah ini, namun dengan syarat anda harus tunduk pada kami" jawab Zhao Yun.


"Jika aku tidak mau?" tanya Sean.


"Anda akn bermusuhan dengan kami" jawab Zhao Yun.


"Aku pilih yang penawaran yang kedua, karena aku tidak mau tunduk pada kalian yang seenaknya mau memerintah diriku" ucap Sean.


Zhao Yun memasang sebuah senyuman indah di wajahnya, kemudian berkata "kalau begitu anda harus bersiap mulai dari sekarang hingga kedepannya nanti atas keberadaan kami tuan Sean"


"Terimakasih atas peringatanmu itu, akan aku tunggu kedatangan kalian dengan senang hati" ucap Sean dengan dibarengi senyuman diwajahnya.


Zhao Yun kemudian berdiri dan pamit pergi, Sean mengantarkan kepergian Zhao Yun hingga ke depan rumahnya.


Dan baru masuk kembali kedalam rumah setelah melihat Zhao Yun pergi dengan mobilnya dari rumahnya.


"Sistem berikan aku informasi mengenai geng harimau ini"


{Informasi diberikan}


{Geng Harimau}


{Merupakan penguasa daratan ini di wilayah timur dan memiliki anggota sebanyak 5000 anggota dengan jumlah kekuatan yang terlemah dari dua penguasa lainnya}


"Walau kekuatan mereka yang paling lemah dari dua penguasa wilayah lainnya, tetap saja bagi kelompok union yang baru aku bangun kekuatan sebanyak dan sebesar itu adalah lawan yang begitu tangguh sekali"


"Terimakasih atas informasinya sistem"


{Sama-sama}


"Tapi aku bisa tenang dengan adanya Layanan Sistem, situasi apapun bisa aku atasi dengan begitu mudah" ucap Sean dengan senyuman menghiasi wajahnya.


Sean kemudian pergi masuk kedalam kamar utama yang merupakan kamarnya dengan Yun Zi, namun ada yang aneh disini.


"Kenapa serasa begitu sepi disini? Yun Zi kemana" pikir Sean dalam benaknya.


Sean mengecek kedalam kamar utama dan tidak menemukan keberadaan dari Yun Zi disana, yang ada hanyalah kamsr kosong yang masih terlihat rapi.


Lalu Sean segera mengecek ke setiap kamar di rumahnya, dan masih tidak menemukan keberadaan dari Yun Zi.


Selepas mengecek semua kamar didalam rumahnya, Sean mengecek kedalam kamar mandi dan tidak menemukan keberadaan Yun Zi juga disana.


Bahkan Sean juga sudah mengecek ke ruangan tamu, ruangan keluarga dan bahkan dapur juga balkon masih tidak menemukan keberadaan Yun Zi.


Sampai dirinya melihat kehalaman belakang barulah ketemu orang yang dicari oleh dirinya sedari tadi, namun sesuatu terjadi pada Yun Zi ketika Sean menghampirinya saat ini.


Bersambung......


Jangan lupa kasih dukungan kalian.


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2