
Setelah meninggal dunia karena faktor usia, Sean mengalami reinkarnasi dan hidup kembali di dunia yang masih sama yaitu Bumi.
Namun Bumi disini bukanlah tempat yang sama dengan Bumi yang ada di kehidupan pertamanya.
Sean hidup kembali menjadi seorang anak dari pasangan suami-istri bernama Ao Si dan Qin Wei.
Entah takdir atau bagaimana, dirinya memiliki nama yang sama dengan dikehidupan sebelumnya. Yaitu Sean.
Keluarganya hidup dalam kesederhanaan, karena memang bukanlah keluarga yang tergolong kaya raya.
Dimana sang ayah Ao Si hanya bekerja sebagai supir taxi online, sedangkan sang ibu Qin Wei hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.
... --------...
Sean saat ini berusia 18 tahun dan duduk dibangku kelas tiga SMA Fengwei.
Dirinya berada di kelas 3-A, dimana kelas tersebut dihuni oleh para siswa-siswi yang pandai dan berprestasi saja.
Beruntung juga dirinya tidak mendapatkan cemoohan, dan diskriminasi saat disekolah oleh para siswa dan siswi lainnya, karena semua siswa disana hidup dengan dunia dan circle masing-masing.
Dengan kata lain sebagian dari mereka tidak terlalu memperdulikan kehidupan orang lain selama mereka sendiri tidak merasa terganggu atau mengganggu orang-orang lainnya.
Sean sendiri waktu itu tepat sebelum mengalami reinkarnasi mendapatkan pesan dari Layanan Sistem.
Bahwa Layanan Sistem akan aktif ketika dirinya tepat berusia 18 tahun, dan hari ini merupakan hari dimana dirinya tepat berusia 18 tahun.
Sean yang sekarang tengah berada di toliet, akhirnya mendengar suara yang paling dia rindukan selama ini.
{Layanan Sistem telah berhasil diaktivasi}
"Akhirnya kau kembali berfungsi Sistem!"
{Lama tidak bersua tuan}
"Kemampuanku waktu itu yang disiapkan untuk kehidupan keduaku apakah sudah bisa aku dapatkan?"
{Maaf Layanan Sistem mengalami masalah saat proses aktivasi jadi semua kemampuan anda itu dihapuskan}
"Huft....Baiklah itu bukanlah sebuah masalah besar bagi diriku, lalu apakah ada perbedaan dengan fungsi dirimu saat ini?"
{Mulai sekarang anda haya bisa meminta 3 permintaan Layanan Sistem dalam satu hari}
"Lalu ada perubahan apa lagi?"
{Tidak ada lagi}
"Fitur teleportasi dan Layana Informasi apakah masih bisa aku gunakan dengan gratis?"
{Tentu}
{Anggap saja sebagai konpensasi dari semua kemampuan anda yang hilang sebelumnya}
"Makasih sistem"
"Kalau begitu aku ingin Layanan Sistem pertamaku hari ini"
{Silahkan sebutkan permintaan Layanan Sistem yang anda inginkan}
"Aku ingin kemampuan kultivator"
{Maaf kemampuan seperti itu tidak bisa diberikan oleh sistem karena dunia ini melarang adanya kekuatan sehebat itu berada dalam dunia ini}
"Kalau begitu berikan aku kemampuan untuk bertarung yang paling kuat"
{Layanan diberikan}
{Kemampuan Raja Tentara}
"Tidak terlalu beda jauh dengan kemampuan dikehidupan sebelumnya bukan?"
{Benar}
__ADS_1
"Untuk permintaan Layanan Sistem keduaku hari ini, berikan aku sebuah perusahaan"
{Layanan diberikan}
{Mendapatkan 100% hak kepemilikan CBC}
"CBC adalah perusahaan Properti di kota Guandong ini, dan bisa dikatakan sebagai salah satu perusahaan yang berada dalam daftar atas dalam lingkaran bisnis dikota ini"
"Dan tolong urus bagian penelponnya sistem"
{Saya mengerti tuan}
Sean kemudian keluar dari dalam toilet, namun saat akan kembali menuju kelas. Dirinya mendengar suara teriakan dari arah tangga yang menjadi jalur untuk naik ke atap.
Dengan perlahan namun dirinya menaiki tangga tersebut dan sampailah pada sebuah pintu yang menghubungkan atap dengan bagian dalam bangunan.
Sean mengintip dari bagian kaca yang ada ditengah pintu tersebut, dirinya dapat menemukan sebuah adegan yang tidak pantas bagi para siswa untuk dilakukan.
Dimana ada sekitar empat orang perempuan tengah merundung seorang perempuan.
Sean tidak bisa membiarkan hal itu terjadi begitu saja didepan dirinya, jadi dirinya dengan percaya diri membuka pintu.
Kedatangan Sean sukses membuat kelima orang perempuan tersebut terkejut, dan menghentikan kegiatan mereka.
"Apa yang sedang kalian lakukan itu?" tanya Sean.
"Cih! Menyebalkan ada pengganggu, mari kita pergi dari sini ladies" ucap seorang perempuan yang terlihat sebagai leader dari para perundung tersebut.
Keempat wanita yang melakukan perundungan tersebut pergi dari sana meninggalkan Sean dengan wanita yang jadi korban perundungan mereka berempat diatap.
Selepas para perundung itu pergi, Sean menghampiri wanita tersebut.
"Mau aku bantu untuk pergi ke UKS?" tanya Sean menawarkan bantuan.
Wanita itu perlahan berdiri dan merapihkan penampilannya, sebelum menjawab "terimakasih atas bantuan dan perhatianmu itu, tapi aku baik-baik saja dan akan kembali ke kelas"
"Baiklah, kalau begitu sebaiknya kita segera kembali ke kelas sebelum waktu istirahat habis" ucap Sean sambil berbalik pergi terlebih dahulu dari sana.
Dan tepat setelah dirinya masuk kedalam kelas, waktu istirahat telah habis dan jam pelajaran kembali dimulai.
Saat guru mata pelajaran berikutnya memasuki kelas, Sean berkata pada sistem.
"Sistem aku ingin Layanan ketigaku hari ini"
{Silahkan sebutkan layanan yang anda inginkan}
"Berikan semua pemahaman dan kepintaran soal apapun mata pejaran di sekolah yang harus aku pelajari dan kuasai dengan baik"
{Layanan diberikan}
{Human Genius}
{Akan membuat anda menjadi seorang manusia yang jenius,pandai dan cepat tanggap serta menguasai seluruh bahasa asing di dunia dan menambah IQ serta EQ anda menjadi lebih tinggi lagi}
Seketika masuk banyak pengetahuan kedalam otak Sean akibat kemampuan Human Genius yang dirinya miliki dari sistem.
Selepas semua pengetahuan yang masuk kedalam otaknya dikuasai dan dipahami serta menyatu sepenuhnya, Sean kemudian berniat mencoba kemampuan dari Human Genius tersebut saat pelajaran bahasa inggris sekarang ini.
"Today you have to make a short news text" ucap sang guru.
Begitu sang guru memberikan tugasnya, Sean dengan para murid lain dikelasnya segera mengerjakan tugas tersebut.
Sean begitu senang, karena berkat kemampuan Human Genius dari Layanan Sistem. Dirinya bisa membuat tugas yang diperintahkan oleh sang guru dengan baik dan benar.
Bahkan dirinya menjadi orang tercepat dan yang pertama kali mengumpulkan tugas tersebut pada sang guru.
Hal itu tentu saja membuat Sean menjadi sorot perhatian para siswa lainnya, bahkan sang guru sekalipun begitu terkejut saat mengetahui orang pertama yang menyelesaikan tugas darinya adalah Sean.
Sebab Sean adalah murid yang berada dalam kategori biasa saja pada awalnya, namun kejadian kali ini mulai merubah pandangan para siswa terhadap dirinya.
Sang guru memeriksa tugas yang dikumpulkan oleh Sean dan semuanya tersusun dengan rapih dan benar, serta semua tata bahasa yang digunakan begitu sesuai.
__ADS_1
"Sean, kamu rupanya menyembunyikan kemampuanmu selama ini dengan begitu dalam" ucap sang guru.
"Ini hanya karena aku beruntung saja, bu" jawab Sean merendah.
"Selepas jam sekolah berakhir kamu janganlah dulu pulang, dan temui ibu di kantor" ucap sang guru.
"Baik, bu" jawab Sean sambil kembali duduk ke kursinya.
Pelajaran bahasa inggris terus berlangsung hingga waktu pulang telah tiba, sesuai perkataan sang guru sebelumnya Sean tidaklah langsung pulang sehabis waktu pulang sekolah.
Melainkan dirinya pergi bersama dengan guru tersebut menuju ke ruangan kantornya.
Di ruangan kantor guru.
Sean tengah berbicara dengan guru bahasa inggris di kelasnya yang bernama Chenyue.
"Sean boleh ibu minta tolong?" tanya bu Chenyue.
"Minta tolong untuk melakukan apa bu?" tanya Sean.
"Kamu tahu bukan sebentar lagi akan diadakan perlombaan menulis puisi antar kelas?" tanya bu Chenyue.
Seketika Sean paham apa yang akan diminta oleh bu Chenyue, dan menjawab "jadi ibu ingin saya jadi perwakilan kelas dalam perlombaan tersebut?"
"Benar, kamu bersedia?" tanya bu Chenyue.
"Baiklah akan saya lakukan" jawab Sean.
"Terimakasih atas kesediaanmu, jika kamu menang akan ibu beri hadiah khusus untuk kamu" jawab Bu Chenyue.
"Akan saya nantikan itu" ucap Sean.
Lalu setelah mereka mengobrol sejenak, Sean kemudian pamit pulang karena sudah tidak ada lagi urusan apapun hari itu di sekolah.
Namun saat dirinya baru saja keluar beberapa puluh meter dari kawasan sekolah, dirinya dihadang oleh beberapa orang pria dan empat orang wanita yang dirinya lihat sewaktu di atap saat waktu istirahat sebelumnya.
"Jadi kalian mengadu ya...." ucap Sean.
"Benar, karena aku tidak suka pada seseorang yang mengganggu urusanku" ucap wanita yang sebelumnya diduga oleh Sean sebagai leader dari tiga wanita lainnya disana.
"Jadi kita akan berkelahi?" tanya Sean pada laki-laki yang sedari tadi memeluk pinggang wanita yang berbicara barusan.
"Benar, jadi semoga kau tidak mati dan masih bisa melihat matahari esok" jawab laki-laki tersebut.
Tanpa basa-basi, tiga orang pria disana yang sepertinya bawahan lelaki tersebut maju menyerang kearah Sean.
Sean tidaklah takut dengan hal semacam ini, pertarungan ini dirinya anggap sebagai pertarungan anak kecil saja.
Dan hanya butuh sedikit saja usaha untuk membuat tiga orang laki-laki tersebut pingsan.
Begitu ketiga laki-laki itu bergerak maju menyerang dirinya, Sean melakukan gerakan lihai guna menghindari tiga serangan yang datang.
Kemudian memberika serangan balasan dengan cepat kepada tubuh tiga orang laki-laki itu dibagian titik-titik vital mereka.
Dalam beberap pukulan saja ketiga laki-laki itu dibuat terkapar pingsan diatas tanah, sedangkan empat wanita disana dan satu orang laki-laki lagi yang melihat kejadian barusan merasa terkejut.
Dan langsung saja laki-laki yang tersisa juga menyerang dirinya, tapi itu percuma karena semua serangan yang diarahkan laki-laki itu dapat dihindari dengan mudah dan malah laki-laki itu dibuat babak belur oleh pukulan Sean.
Setelah selesai mengurus keempat laki-laki tersebut, Sean melirik kearah empat wanita disana yang gemetar ketakutan.
"Lain kali datanglah lagi dengan membawa lebih banyak orang, jika masih penasaran dan tidak terima dengan keputusan ini" ucap Sean tepat disamping teling wanita yang berlaku sebagai leader darin tiga wanita lainnya.
Selepas mengatakan hal tersebut, Sean pergi dari sana dengan santai dan pulang kerumah dengan menggunakan bus seperti hari-hari biasanya.
Dalam bus dirinya duduk di kursi yang berada dekat dengan pintu keluar masuk dibagian depan, dan memainkan ponselnya untuk mengisi waktu luang.
Bersambung......
Jangan lupa kasih dukungan kalian.
Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.
__ADS_1
Terimakasih.