LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
Eps. 42


__ADS_3

Setelah berhasil menenangkan kedua wanitanya, Sean mengajak keduanya untuk makan sarapan bersama.


Dan seperti semalam, lagi-lagi kedua wanitanya memiliki sebuah permintaan untuk makanan apa yang ingin mereka makan.


Luoxue meminta daging sapi bakar, sedangkan Xu Qin meminta Ikan goreng.


Dengan senang hari dirinya menuruti keinginan dari kedua wanitanya tersebut.


Sampai semua makanan sudah tersaji diatas meja makan, Sean mempersilahkan keduanya makan.


Nampak baik itu Luoxue ataupun Xu Qin sangat bahagia dapat memakan apa yang mereka inginkan dari sang suami.


Sean juga ikut makan, selesai dengan kegiatan makan sarapan pagi bersama.


Kini ketiganya duduk berkumpul di ruangan keluarga, kedua wanitanya selalu saja menempel pada dirinya seolah tidak mau lepas dan hanya ingi bersama selalu.


Saat sedang asik berkumpul bersama seperti sekarang ini, lagi-lagi sebuah panggilan telpon mengganggu moment kebersamaan mereka semua.


"Aku angkat telpon dulu sebentar" ucap Sean.


"Jangan lama-lama" jawab Xu Qin sambil melepas pelukannya diikuti juga dengan Luoxue yang ikut melepas pelukannya pada badan Sean.


Sean tersenyum dan memberikan satu kecupan pada kedua wanitanya dibagian kening masing-masing, barulah setelah itu dirinya pergi menjauh untuk menjawab panggilan telpon dari Mao Chengtian.


"Ada apa?" tanya Sean.


"Tuan bisakah kita bertemu?" tanya Mao Chengtian.


"Untuk bertarung lagi?" tanya Sean.


"Tidak tuan, justru sekarang ini ketiga orang itu ingin bertemu dengan anda untuk menyampaikan sesuatu dan permohonan maaf mereka" jawab Mao Chengtian.


"Dimana?" tanya Sean.


"Kediaman saya di Villa Poyue yang ada di lingkungan yangcheng" jawab Mao Chengtian.


"Aku akan kesana, paling cepat 25 menit dan paling lambat 1 jam" ucap Sean.


"Baik tuan, kami akan menunggu kehadiran anda" jawab Mao Chengtian.


Sean langsung mengakhiri panggilan telpon dan kembali menghampiri kedua istrinya lagi.


Sean yang baru duduk langsung dipeluk kembali oleh keduanya.


"Kenapa dengan kalian yang begitu manja begini?" tanya Sean.


"Aku rasanya sih hanya ingin manja-manja aja" jawab Xu Qin.


"Aku juga" jawab Luoxue menimpali.


"........" Sean hanya diam saja dan kemudian mencium kedua wanitanya singkat.


Saat sedang bermanja-manja ada sebuah bunyi terdengar dan itu adalah suara bunyi dari bell pintu.


Sean berdiri dan berjalan menuju pintu untuk membukanya, hingga terlihatlah kedua keluarga mertuanya.


Sean mempersilahkan mereka semua masuk kedalam.


Luoxue dengan Xu Qin nampak terkejut dengan kedatangan kedua orang tua mereka, namun rasa bahagia dan senang tidak luput dari dalam hati mereka saat ini.

__ADS_1


Mereka semua mengobrol bersama, sampai Sean izin pamit untuk pergi dengan alasan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.


Luoxue dengan Xu Qin nampak tidak rela membiarkan Sean pergi namun degan bujukan Sean dan orang tua mereka masing-masing, pada akhirnya Luoxue dengan Xu Qin memberikan Sean izin untuk pergi.


Selepas dapat izin, dirinya langsung pergi meninggalkan rumah dan menuju ke rumah milik Mao Chengtian.


... -------...


Sesampainya dikediaman Mao Chengtian, Sean dipersilahkan duduk pada suatu kursi yang bisa dibilang disiapkan khusus untuknya.


Dihadapan Sean sudah ada sosok dari empat penguasa daratan negara ini.


"Jadi apa yang kalian ingin sampaikan?" tanya Sean.


Mao Chengtian membuka suara sebagai jawaban.


"Mereka bertiga ingin menyampaikan permohonan maaf atas kelakuan dan tindakan mereka sebelumnya pada anda tuan"


Sean menatap kearah tiga orang yang dimaksud yang kini mulai berdiri dan pada akhirnya membungkukan badannya sambil berkata "tuan muda Sean, kami mengaku salah dan memohon maaf atas segala tindakan arogant dan tindakan salah yang kami lakukan pada anda sebelumnya"


Sean menatap ketiganya dengan tatapan penuh menyelidik.


"Sistem gunakan apprisial untuk ketiganya"


{Nama : Shi Ma}


{Usia : 25}


{Sifat : Bersemangat}


{Nama : Long Si}


{Sifat : Adil}


{Nama : Dai Ken}


{Usia : 25}


{Sifat : Patriotisme}


"Apakah mereka tulus meminta maaf sistem?"


{Menurut penilaian sistem mereka benar-benar tulus meminta maaf pada anda}


"Baiklah, terimakasih sistem"


Sean langsung kembali mengalihkan fokus pikirannya pada tiga orang dihadapan dirinya kini.


"Baiklah aku maafkan kalian" ucap Sean.


Mendengar permintaan maaf yang sudah diterima, langsung saja ketiga merasa senang dan kembali mengangkat kepala mereka dengan wajah bahagia dan berseria senang.


"Kami juga sudah berdiskusi dan sepakat bahwa akan mengikuti anda menjadi bawahan anda seperti Mao Chengtian" ucap Lao Si menjelaskan.


"Aku terima permintaan kalian" jawab Sean.


Mereka bertiga begitu berterimakasih karena permintaan mereka sudah terpenuhi, lalu Lao Si sebagai orang pertama memberikan hadiah pada Sean dan diikuti oleh dua lainnya.


Sean menerima ketiga hadiah pemberian mereka, yang mana ada tiga macam benda dihadapan dirinya saat ini.

__ADS_1


Lukisan bersejarah, Botol dengan isi air bening namun bercahaya, kemudian yang terakhir merupakan benda berupa vas dengan bahan porselen yang begitu antik dan keren.


"Terimakasih atas hadiahnya, aku terima dengan senang hati" ucap Sean.


Selepas semua kegiatan maaf-memaafkan dan pemberian sekaligus penerimaan hadiah barusan, Sean dengan empat orang tersebut makan bersama sampai selesai.


Selepas acara makan dan obrolan singkat usai, Sean langsung memilih pulang.


Dan dalam perjalanan pulang Sean mendapatkan informasi atau kabar bahagia dari sistem.


{Selamat karena anda telah mengumpulkan tiga barang special sesuai permintaan sistem}


"Tapi aku belum menemukan embun itu sistem, jadi bagaimana bisa permintaan darimu bisa selesai begitu saja?"


{Air didalam botol yang anda dapatkan sebelumnya dari Shi Ma merupakan barang ketiga yang dibutuhkan sistem dalam permintaan special pada anda}


"Begitu.....Lalu untuk apa ketiga benda tersebut?"


{Ketiga benda tersebut digunakan untuk membentuk ulang sistem agar bisa tetap bersatu dan mendampingi anda dikehidupan selanjutnya setelah anda mengalami kematian di kehidupan sekarang}


"Hanya itu?"


{Termasuk tubuh anda nantinya akan diberikan manfaat khusus yang sangat bagus bagi diri anda nantinya dalam kehidupan berikutnya}


"Begitu.....Terimakasih"


Karena membahas soal kehidupan berikutnya, Sean teringat dengan hadiah waktu itu mengenai dirinya bisa memillih satu kemampuan dari sistem dari sekian banyaknya yang ada.


"Soal hadiah waktu itu aku akan memilih sekarang"


Sistem langsung menampilkan list kemampuan-kemampuan yang bisa dipilih oleh Sean.


Dengan hati-hati Sean memilah-milih semua kemampuan yang bisa dirinya pakai nantinya dikehidupan kedua, sampai memutuskan untuk memilih kemampuan bernama Raja Keberuntungan.


{Pilihan telah ditentukan}


{Semua kemampuan yang dipersiapkan untuk kehidupan anda berikutnya telah selesai ditambahkan}


"Terimakasih sistem" ucap Sean.


{sama-sama}


Selepas usai dengan percakapan dan kegiatan semua itu yang bersangkutan dengan sistem barusan langsung Sean kembali berkendara dengan cepat untuk pulang kerumah.


Tapi siapa sangka akan ada kejutan yang menanti dirinya dirumah ketika baru pulang setelah mengalamu semua hal-hal baik sebelumnya.


Bersambung......


Note : Hari ini up satu dan segini dulu ya.....


Dan author ucapkan selamat Hari Raya Idulfitri bagi yang merayakan.


Minal 'aidzin wal faidzin๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


Mohon maaf lahir dan batin.


Jangan lupa kasih dukungan kalian.


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2