LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
Eps. 49


__ADS_3

Keesokan pagi harinya.


Sean tengah bersama dengan lima penguasa daratan, yang mana empat diantaranya sudah dibawah kendali dirinya saat ini.


Sedangkan satu orang lagi yang dikatakan adalah yang paling terkuat diantara mereka semua tengah berdiri dihadapan Sean saat ini ditengah-tengah arena pertempuran.


"Perkenalkan namaku adalah Shuya, dan orang yang bisa dibilang penguasa kelima di daratan ini" ucap pria dihadapan Sean dengan perawakan tinggi besar dan berotot serta rambut perak.


Dari pandangan matanya saja sudah bisa Sean tebak bahwa pria dihadapannya ini yang bernama Shuya bukanlah pria biasa, dan tentu saja tidak akan semudah itu untuk dihadapi.


"Namaku Sean, dan saat ini empat penguasa dibawah kendali diriku. Sekaligus yang berikutnya adalah dirimu!" ucap Sean dengan tenang.


"Hahahah! Aku akan mengikuti dirimu dengan sepenuh hati jikalau kau bisa mengalahkan diriku disini saat ini" jawab Shuya.


"Tantangan diterima!" jawab Sean.


Wush!


Keduanya sama-sama melesat dengan cepat kearah depan dan saling membenturkan tinju mereka hingga beradu satu dama lainnya.


Bugk!


Sean dengan Shuya saling pandang dalam jarak dekat dan Shuya berkata "kau kuat, aku bisa merasakannya. Namun aku tidak akan mudah untuk dikalahkan"


Sean tersenyum sebagai jawaban atas perkataan dari Shuya barusan, dan mereka kembali melakukan adu serangan dengan bertubi-tubi secara cepat dan terus saling beradu pukulan tinju.


Bugk! Bugk! Bugk! Bugk!


Bugk! Bugk! Bugk! Bugk!


Serangan demi serangan yang keduanya lepaskan saling beradu, dan itu berlangsung dengan cepat tanpa ada jeda sama sekali.


Keempat orang disamping arena pertempuran hanya bisa duduk diam dan menyaksikan jalannya pertempuran dihadapan mata mereka sekarang ini.


Karena mereka juga dapat merasakan fluktulasi energi kuat yang dilepaskan oleh kedua orang yang sedang bertarung dihadapan mereka saat ini.


Kembali pada Sean.


Jual beli serangan terus saja dilakukan dengan pola yang berbeda-beda, sampai akhirnya Sean mendapatkan momen untuk melakukan serangan telak yang kuat.


Ketika Shuya menyerang dengan kuat kearah wajahnya, Sean bergerak cepat kearah belakang Shuya dan memberikan pukulan keras kearea punggungnya.


Buagk!


Satu pukulan keras yang berhasil didaratkan oleh Sean pada bagian punggung Shuya berhasil membuatnya tumbang keatas tanah dalam sekali pukul dan berakhir pingsan.


Keempat orang disana yang menjadi saksi pertarungan barusan bisa tahu, bahwa gerakan yang dilakukan oleh Sean barusan ketika menghindar dan berpindah tempat kebelekang Shuya adalah sesuatu hal yang sulit mereka lakukan.


"Huft....Kalian bawa Shuya kedalam untuk diobati, setidaknya pukulan dariku barusan walay mengenai punggung itu akan mengakibatkam beberapa tulang rusuknya patah" ucap Sean yang berdiri menatap tubuh Shuya yang tengah terkapar.


Dengan segera Mao Chengtian dan juga Lao Si mengangkat tubuh Shuya kedalam untuk diobati.


Sedangkan kini Sean duduk di kursi yang tersedia disana tepat didekat Shi Ma dan Dai Ken.


"Setelah ini apakah ada sesuatu yang perku kita bahas?" tanya Sean.


"Tidak ada tuan" jawab Shi Ma.


"Jikalau begitu aku akan pergi, dan jangan lupakan sekarang status kalian adalah bawahanku. Tapi walau begitu aku akan memperlakukan kalian dengan baik walau status kalian bawahanku" ucap Sean sebelum pergi dari tempat tersebut.


Dengan menggunakan bugatti centodieci miliknya, Sean berkendara pergi berniat pulang kerumah.


Tapi ditengah perjalanan sistem memberikan kejutan untuk dirinya.


{Peringatan!}


{Peringatan!}


{Peringatan!}


"Huh?! Ada sistem?" tanya Sean.


{Mereka telah tiba}


"Mereka? Siapa yang kau maksudkan sistem?" tanya Sean keheranan.


{Bukankah anda sebelumnya pernah bertanya soal kenapa sistem bisa ada?}


Seketika Sean mengerti kemana arah pembicaraan dari sistem sekarang.


"Jangan bilang, dugaanku benar selama ini bahwa kau tercipta karena suatu alasan yang berbahaya!??"


{Benar}


"Huft....Baiklah aku harus tenang, sekarang aku akan pergi pulang kerumah terlebih dahulu"


Dengan berkendara secepat yang dirinya bisa, Sean dapat tiba dirumahnya dalam kurun waktu 15 menit saja.


Setelah sampai dirumah dirinya menemukan kedua istrinya tengah tertidur dikamar utama.


Sean memutuskan untuk mandi terlebih dahulu, barulah setelah itu berpakaian.


Selesai dengan itu semua Sean memilih duduk santai di kursi empuk yang ada didalam kamar untuk memulai pembicaraan serius dengan sistem.


"Huft.....Baiklah, jadi apa yang coba ingin kau beritahukan pada diriku?"


{Sistem akan menjelaskan alasan dibalik terciptanya Layanan Sistem}


"Lanjutkan"


{Sistem tercipta karena sebuah kekuatan misterius yang begitu kuat sekali dan sistem diberikan perintah untuk memilih satu orang manusia dibumi sebagai tuan yang akan menemani Layanan Sistem agar bisa menghalang kedatangan bencana besar ke bumi}


"Bencana besar? Emangnya bencana seperti apa itu?"


{Penjajahan}


"Penjajahan?"

__ADS_1


{Benar}


"Oleh siapa?"


{Bisa dikatakan oleh spesies yang mirip dengan manusia namun tidak memiliki keinginan sendiri}


"Robot?"


{Bisa dibilang iya namun bisa dibilang juga tidak}


"Jadi aku harus menyebut mereka ini apa agar lebih mudah?"


{Aero}


"Aero? Nama yang aneh atau harus kubilang unik?"


{Aero tercipta karena sebuah keserakahan manusia di planet lain yang ada dibelahan galaxy lainnya}


"Lalu?"


{Karena keserakahan itu akhirnya Aero tercipta namun malah menjadi mimpi buruk bagi kau manusia di planet tersebut}


"Mimpi buruk, bagaimana bisa begitu?"


{Aero nyatanya bisa memiliki kendali sendiri atas tubuh mereka dan malah melakukan pemberontakan pada pencipta mereka di planet tersebut}


"Lalu mereka memiliki sifat tamak dan rakus seperti pembuatnya?"


{Benar}


"Maka dari itu mereka berniat menguasai dunia?"


{Bukan hanya dunia saja}


"Alam semesta?"


{Benar}


"Jadi tadi kau coba memperingati aku bahwa mereka telah datang?"


{Benar}


"Dimana letak posisi pasti mereka?"


{Mereka sekarang sudah berada dalam galaxy Bima Sakti dan berjarak beberapa juta cahaya dari pelanet Bumi}


"Lebih tepatnya kapan mereka akan datang kemari?"


{Jika analisis sistem benar maka mereka akan memilih menguasai planet-planet terdekat terlebih dahulu barulah datang ke Bumi}


"Jadi adakah saran yang bisa kau berikan pada kami umat manusia bumi saat ini untuk menghadapi atau mengusir mereka?"


{Ada tiga cara}


"Apa saja itu?"


{Pertama anda bisa menggunakan Layanan Sistem untuk membuat pelindung yang tidak dapat ditembus oleh Aero}


{Itu tidak bisa}


"Apa maksudmu?"


{Dibutuhkan 10 Layanan Sistem untuk melakukan hal itu}


"Apa!"


"Bagaimana caraku bisa memiliki kesempatan Layanan Sistem sebanyak itu?"


{Anda masih punya waktu untuk mendapatkan Layanan Sistem sebanyak itu sebelum kedatangan para Aero}


"Huft...Baiklah mohon bantuannya Sistem"


{Tentu}


"Lalu cara kedua apa?"


{Kedua anda bisa menyiapkan senjata untuk melawan mereka}


"Senjata macam apa yang bisa melawan para Aero itu"


{kotoran}


"Huh?"


"Apa yang kau bilang barusan?"


{Kotoran}


"Kotoran apa yang kau maksudkan ini?"


{Segala jenis kotoran}


"Baiklah aku mengerti, lalu yang ketiga?"


{Ketiga anda bisa bertarung dengan para Aero itu diluar pelindung yang nantinya diciptakan dari Layanan Sistem}


"Baiklah, aku mengerti sekarang"


"Terimakasih atas informasinya"


{Jadi diharapkan untuk anda sekarang segera mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka}


"Aku mengerti"


... --------...


Selesai dengan obrolan bersama dengan sistem sebelumnya, Sean saat ini tengah bermain game di ponselnya.

__ADS_1


Namun kegiatan bermain game itu terganti dengan adanya panggilan telpon yang masuk.


Terlihat itu adalah Mao Chengtian yang menelpon.


"Ada apa?" tanya Sean.


"Tuan, kami ada sesuatu yang harus dilaporkan pada anda" jawabnya.


"Katakan saja di telpon sekarang, aku sedang malas berpergian keluar rumah" jawab Sean.


"Orang-orang Shi Ma melaporkan bahwa telah terdeteksi sebuah pergerakan aneh dari sebuah kelompok" jelas Mao Chengtian.


"Pergerak anarh macam apa itu?" tanya Sean mulai tertarik.


"Kelompok tersebut melakukan transaksi barang misterius dengan kelompok di luar negeri" jelas Mao Chengtian.


"Belum diketahui barang macam apa?" tanya Sean.


"Sayangnya belum tuan" jawab Mao Chengtian.


"Lalu apakah ada efek buruk yang diterima oleh negara kita akibat perbuatan mereka itu?" tanya Sean penasaran.


"Untuk sekarang tidak ada tuan" jawab Mao Chengtian.


"Baiklah, terus awasi" ucap Sean memberikan perintah pada Mao Chengtian.


Selesai mengobrol melalui sambungan telpon dengan Mao Chengtian barusan, Sistem kembali memberikan peringatan kembali.


{Peringatan!}


{Peringatan!}


{Peringatan!}


"Apa lagi ini sistem?"


{Terdeteksi penyebaran Virus berbahaya!}


"Virus lagi?"


{Bukan hanya itu saja}


"Apa lagi?"


{Virus tersebut sudah menginfeksi banyak manusia di berbagai negara}


"Apa efek yang diterima oleh para manusia dan segala yang terinfeksi oleh virus tersebut?"


{Mereka akan bermutasi menjadi zombie}


"Huh?"


"Kau jangan bercanda denganku, emangnya ini film apa?"


{Ini sungguhan}


"Kalau begitu gunakan Layanan Sistem untuk melenyapkan semua virus itu dan menyembuhkan semua yang telah terinfeksi"


{Maaf itu tidak bisa}


"Kenapa begitu?"


{Karena virus ini terjadi akibat kedatangan Aero ke galaxy ini}


"Huft....Sepertinya tidak ada lagi waktu untuk diriku leha-leha kedepannya mulai dari sekarang"


{Itu benar}


"Jadi apa yang harus aku lakukan sekarang untuk menghadapi situasi sekarang ini?"


{Sistem memang tidak bisa membantu langsung atas masalah ini tapi setidaknya Sistem bisa memberikan bantuan dalam hal lainnya}


"Benarkah?"


{Tentu}


{Sebelumnya anda sudah meminta Layanan Pertama hari ini maka akan Sistem kabulkan dengan Layanan lainnya sebagai ganti Layanan yang anda minta sebelumnya}


{Layanan diberikan}


"Apa yang kau lakukan barusan sistem?"


{Sistem sudah memberikan banyak persedian vaksin}


"Dimana vaksin itu?"


{Ada di penyimpanan sistem}


Sean kemudian menghubungi Mao Chengtian.


Sean langsung memerintahkan Mao Chengtian menyiapkan pasukan yang dimiliki kelima penguasa.


Dan Sean memberikan perintah untuk menyiapkan mereka dalam segala kemungkinan dan segala hal.


Sean menyuruh semua pasukan yang ada untuk bersiap menyalurkan semua vaksin yang akan diberikan sebagai obat bagi semua manusia, baik itu yang terinfeksi ataupun tidak.


Awalnya Mao Chengtian kebingungan dengan perintah yang diberikan oleh Sean, namun walau bagaimanapun Mao Chengtian harus tetap menuruti semua perintah yang diberikan oleh Sean.


Sehabis perintah diberikan oleh Sean, langsung tersiar kabar di televisi bahwa telah terdeteksi penyebaran virus baru yang mengakibatkan semua yang terinfeksi dengan virus tersebut bermutasi menjadi zombie.


"Ini lebih cepat dari yang aku kira, kedatangan para Aero ini benar-benar masalah bagi penghuni di bumi dan galaxy ini"


"Aku harus segera mencari cara agar bisa mendapatkan 10 kapasitas Layanan Sistem tersebut"


Bersambung......


Jangan lupa kasih dukungan kalian.

__ADS_1


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.


Terimakasih.


__ADS_2