
Kaguya kemudian bangkit berdiri dari posisi dirinya duduk, lalu berjalan tepat kehadapan Sean.
"Apa?" tanya Sean.
Kaguya menjawab "ikuti aku"
"Baiklah" jawab Sean.
Sean dengan Kaguya pergi bersama menuju sebuah ruangan bawah tanah tepat dibawah bangunan rumah tersebut.
Disana dapat Sean lihat sebuah rungan khusus dengan nuansa seperti bagian dalam kuil tempat berdoa.
"Kenapa kita kesini?" tanya Sean.
"Untuk melangsungkan pernikahan" jawab Kaguya.
Sean hanya diam saja dan kemudian mengikuti Kaguya duduk dihadapan patung disana.
Kaguya kemudian mengambil sebuah mangkuk emas disana dan memberikannya pada Sean.
"Berikan darahmu kedalam mangkuk ini sedikit" ucap Kaguya.
Sean hanya diam dan melakukan apa yang disuruh oleh Kaguya.
Setelah selesai, kini giliran Kaguya yang memasukan darahnya pada mangkuk emas tersebut yang tentu saja langsung bercampur dengan darah milik Sean sebelumnya.
"Kita ucapkan janji hidup sematinya secara bersamaan" ucap Kaguya.
Sean mengangguk mengerti.
Mereka kemudian membacakan sumpah atau janji sehidup semati bersama-sama, kemudian setelah itu Kaguya memberika mangkuk emas sebelumnya yang berisikan darah keduanya yang telah bercampur.
"Minum darah ini sebagian" ucap Kaguya.
Sean melakukan itu dan kemudian memberikan mangkuk itu kembali pada Kaguya yang mana Kaguya langsung melakukan apa yang dilakukan Sean barusan.
Sehabis itu semua selesai dilakukan, kemudian Kaguya berkata "kita sekarang sudah menjadi pasangan sehidup semati, dimana jika salah satu diantara kita mati maka pasangan kita akan mati juga"
"Baiklah, aku mengerti" jawab Sean.
"Sekarang aku baru bisa menghentikan dunia cermin" ucap Kaguya.
"Baik, lakukanlah" jawab Sean.
Kaguya kemudian mengulurkan lengannya kepada Sean dan disambut oleh Sean.
Mereka saling berpegangan dalam posisi berhadapan, Kaguya menyatukan dahinya dengan Sean.
Kemudian merapalkan mantra.
Sesaat setelah merapalkan mantra, dunia cermin yang memerangkap semua orang bumi telah musnah.
Sean kembali kedalam kamar seperti sebelumnya, lalu melihat kesamping ada Kaguya disana.
Sean dengan perlahan bangkit berdiri dan beranjak dari atas tempat tidurnya, lalu berbicara pada Kaguya.
"Ikuti aku" jawab Sean.
Kaguya mengangguk sebagai jawaban.
Lalu keduanya pergi dari dalam kamar tersebut dan berpindah kedalam kamar tamu di lantai bawah.
Didalam kamar, sekarang ini Kaguya dengan Sean duduk berdampingan diatas kasur.
"Kapan Mo Zuan itu datang?" tanya Sean.
"Entahlah, namun aku merasa bahwa dia sudah dekat" jawab Kaguya.
"Sistem dimana Mo Zuan?"
{Dia akan sampai di planet ini dalam satu minggu}
"Kalau begitu apa yang perlu kita persiapkan untuk melawan Mo Zuan?" tanya Sean pada Kaguya.
__ADS_1
"Mungkin dengan kita menemukan apa yang Mo Zuan cari di planet ini kita akan bisa memiliki peluang kemenangan melawannya nanti" jawab Kaguya.
"Lebih tepatnya seperti apa kekuatan itu?" tanya Sean.
"Menurut kepala klan kami, kekuatan itu benar-benar sangat hebat dan dapat melakukan apapun hanya dengan mengucapkan permintaannya" jawab Kaguya.
"Apakah itu kau sistem?"
{Benar}
"Sial!!"
Sean kemudian melirik kearah Kaguya dan berkata "Jika aku pemilik dari kekuatan itu, apakah kau akan percaya?"
Kaguya menatap kearah Sean dan menjawab "apakah kamu serius dengan ucapanmu suami?"
"Iya" jawab Sean.
"Tunggu! Kau bilang apa barusan?" tanya Sean kaget.
"Suami?" tanya Kaguya polos dengan wajah imutnya.
Sesaat kemudian Sean sadar sekarang ini siapa Kaguya bagi dirinya.
"Soal Mo Zuan bisa kita kesampingkan terlebih dahulu, dan sekarang kita harus memikirkan bagaimana cara menjelaskan semua ini pada istriku" ucap Sean.
"Biarkan aku yang bicara" jawab Kaguya.
"Aku ragu" jawab Sean.
"Sebenarnya apakah kau tahu soal siapa istrimu itu?" tanya Sean.
"Maksudmu Yun Zi?" tanya Sean atas perkataan dari Kaguya barusan.
"Iya, dia bukanlah wanita biasa" jawab Kaguya.
"Maksudmu?" tanya Sean.
"Ada kekuatan tersegel dalam tubuhnya yang belum dibangkitkan" jawab Kaguya.
"Ya...itu serasa seperti energi damai dan tenang, lebih tepatnya jika aku tidak salah tebak dia memiliki energi dewi kehidupan" jawab Kaguya.
"Sistem apakah itu benar?"
{Sedikit benar}
"Coba jelaskan sistem"
{Energi kehidupan memang benar terdapat banyak didalam tubuh Yun Zi namun sebenarnya itu adalag hukum kehidupan}
"Jadi apa gunanya hukum kehidupan itu?"
{Menambah dan mengurangi kehidupan mahkluk hidup}
"Hebat"
Kaguya menoleh kearah Sean dan kemudian berkata "apa yang akan kau lakukan soal kekuatan di tubuh Yun Zi?"
"Biarkan saja" jawab Sean.
"Kamu yakin?" tanya Kaguya.
"Ya....untuk melawan Mo Zuan cukup dengan diriku saja" jawab Sean.
"Dengan kekuatan itu?" tanya Kaguya.
"Iya" jawab Sean.
"Apakah bisa?" tanya Kaguya.
"Kamu harus percaya pada suamimu ini" jawab Sean sambil mengelus kepala Kaguya.
Kaguya merasa senang dengan perlakuan dari Sean padanya.
__ADS_1
Namun kebahagian itu harus berakhir.
Karena sebuah peringatan sistem.
{Peringatan!!}
{Peringatan!!}
{Guncangan alam akan terasa pada seluruh bumi}
"Apa itu guncangan alam?"
{Itu adalah sebuah gelombang kejut yang akan berimbas pada bumi karena kedatangan dari Mo Zuan di galaxy ini}
"Apa ada cara untuk menghalaunya?"
{Sistem bisa atasi}
"Kalau begitu gunakan layanan sistem milik diriku untuk melakukannya"
{Baik}
"Kenapa diam?" tanya Kaguya.
"Aku hanya berpikir apa yang akan kulakukan pada dirimu" jawab Sean.
"Aku akan melakukan peranku selayaknya seorang istri" jawab Kaguya.
"Tapi lebih baik kita bereskan soal penjelasan pada Yun Zi terlebih dahulu" jawab Sean.
Tepat saat itu pintu kamar terbuka dan masuklah Yun Zi kedalam kamar membuat Sean dengan Kaguya terdiam saat ini.
"Sial!" umpa Sean dalam hatinya ketika melihat kehadiran Yun Zi disana.
"Sayang....apakah ada yang mau kamu katakan?" tanya Yun Zi sambil tersenyum dan berjalan ke hadapan Sean lalu duduk di pangkuan Sean.
"Dia Kaguya" jawab Sean.
"Ehmmm....Lalu?" tanya Yun Zi.
"Istri kedua" jawab Sean.
Deg!
Yun Zi serasa bagaikan dikejut jantungnya saat itu juga, membuatnya sedikit sesak didada.
"Biarkan saya menjelaskan pada anda nyonya Yun" jawab Kaguya.
"Nyonya?" tanya Yun Zi.
"Saya bukanlah berasal dari planet ini, lebih tepatnya berasal dari dunia lain yang berbeda dengan kalian" jelas Kaguya.
"Lalu kenapa bisa ada disini bersama suamiku dan suamiku bilang kau adalah istri keduanya hm?" tanya Yun Zi.
Sementara Sean hanya bisa diam dan memperhatikan saja apa yang akan dikatakan oleh Kaguya pada Yun Zi sekarang.
"Intinya adalah bumi sedang terancam oleh keberadaan kuat diluaran sana yang akan segera tiba kesini, dan karena itu saya datang kesini untuk melindungi bumi" jawab Kaguya.
"Siapa musuh kuat itu?" tanya Yun Zi.
"Itu adalah Mo Zuan yang merupakan orang kuat dengan kekuatan diluar batas nalar manusia biasa" jawab Kaguya.
"Kalau begitu apa hubungannya dengan suamiku memanggilmu istri keduanya?" tanya Yun Zi.
"Karena kami sudah menikah" jawab Kaguya.
Deg!
Kembali Yun Zi dibuat terkejut dengan ucapan yang dirinya dengar sekarang dengan telinganya sendiri dari mulut Kaguya ini.
Bersambung......
Jangan lupa kasih dukungan kalian.
__ADS_1
Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.
Terimakasih.