LAYANAN SISTEM

LAYANAN SISTEM
S2 Eps. 90


__ADS_3

Sean langsung ambil alih pembicaraan sekarang ini.


"Sayang, aku minta maaf telah melanggar janji" ucap Sean.


Yun Zi kemudian mengalihkan tatapannya pada Sean dan berkata "huft.....baiklah kalau sudah begini apa boleh dibuat, namun aku minta padamu untuk selalu adil pada kami dan aku tetap jadi yang pertama"


"Terimakasih" jawab Sean.


Kaguya tersenyum dan kemudian berkata "terimakasih"


"Mulai sekarang kita keluarga, jadi kamu jangan panggil aku nyonya. Panggil saja nama atau yang lain" jawab Yun Zi.


"Baik" jawab Kaguya.


Yun Zi kemudian berdiri dari pangkuan Sean dan berkata "sekarang pastinya kalian ingin menikmati waktu berdua, jadi aku pergi dulu"


Yun Zi kemudian pergi dari dalam ruangan tersebut meninggalkan Sean dengan Kaguya disana berduaan.


"Barusan.....aku merasakan kekuatan distorsi yang kut di luar angkasa" ucap Kaguya.


"Aku sudah atasi" jawab Sean.


"Bagaimana mungkin?" tanya Kaguya.


"Aku pernah berkata bahwa aku adalah pemilik kekuatan hebat itu" jawab Sean.


"Benar juga.....kalau begitu soal Mo Zuan apakah bisa kau langsung dibereskan saja tidak?" tanya Kaguya.


"Akann aku coba terlebih dahulu" jawab Sean.


"Sistem bisa gunakan layananku hari ini untuk menghilangkan keberadaan Mo Zuan?" tanya Sean.


{Tidak bisa}


"Kenapa?"


{Dibutuhkan 3 layanan sistem}


"Begitu....aku tunggu sampai besok saja"


Sean kemudian menatap kearah Kaguya dan berkata "untuk sekarang aku belum bisa membereskan Mo Zuan itu, namun besok bukanlah masalah"


"Begitu.....tidak mengapa" jawab Kaguya.


Sean berdiri dari posisi duduknya dan kemudian berkata "kamu istirahatlah dulu, aku akan keluar"


Namun tepat saat Sean melangkah tangannya dipegang oleh Kaguya.


"Kenapa?" tanya Sean sambil berbalik badan dan menatap kearah Kaguya.


"Kamu....tidak mau melakukannya?" tanya Kaguya.


"Melakukan apa?" tanya Sean belum paham.


"Hak mu" jawab Kaguya.


"......" Sean terdiam mendengar ucapan dari Kaguya barusan.


Kemudian Sean mendekat kearah Kaguya dan duduk disampingnya kembali sambil berkata "aku bukannya tidak mau melakukannya, namun apakah kamu yakin?"


"Bukannya itu adalah hak suami?" tanya Kaguya.


"......" Sean kembali diam.


Sampai akhirnya entah siapa yang memulai adegan itu, keduanya sudah terjebak dalam kemelut asmara diatas tempat tidur dan melakukan hal dewasa dengan saling terpuaskan.


...------...


Malam hari.


Diluar angkasa terjadi sebuah fenomena aneh.

__ADS_1


Sebuah distorsi terjadi dan membentuk sebuah lubang hitam yang kemudian keluar sosok pria paruh baya dari dalam portal tersebut.


Portal tersebut kemudian menghilang setelah keluarnya pria paruh baya tersebut.


"Kekuatan itu ada di sini"


Pria paruh baya tersebut kemudian melakukan sebuau gerakan tangan dan muncullah sebuah kekuatan besar diatas kepalanya yang kemudian kekuatan tersebut dilepaskan kearah planet bumi.


Sedangkan Sean dengan Kaguya yang baru saja tertidur setelah kelelahan beberapa waktu sebelumnya kini terbangun.


{Peringatan!!}


{Peringatan!!}


{Peeingatan!!}


{Serangan kuat telah terdeteksi kearah Bumi}


Sean langsung bangun dan begitupun dengan Kaguya yang merasakan adanya kekuatan besar itu mengarah pada planet Bumi.


"Kamu merasakannya sayang?" tanya Kaguya.


"Benar, kamu tidur dan istirahat saja soal ini biarka aku yang mengurusinya" jawab Sean sambil berdiri dan bergegas berpakaian.


"Tapi...." ucapan Kaguya dipotong oleh Sean.


"Sudah istirahat saja, kamu pasti lelah dan soal ini bukanlah masalah bagi diriku" jawab Sean.


Sesaat setelah itu Sean dengan teleportasi pergi ke luar angkasa dan kemudian muncul dihadapan seranga yang dilepaskan Mo Zuan itu kearah planet bumi.


Dengan lambaian tangan, Sean menghilangkan serangan Mo Zuan itu dengan mudah.


"Siapa kau?!" tanya Mo Zuan.


"Kau pasti Mo Zuan, aku pelindung bumi" jawab Sean.


"Berisik!" teriak Mo Zuan sambil melesat kearah Sean.


Wush!


Seketika aura kuat menyelimuti ruang lingkup disana, Mo Zuan bahkan yang sedang melesaf kearah Sean mendapatkan tekanan dari aura yang dikeluarkan oleh Sean yang mengaku sebagai pelindung bumi.


Keduanya sudah saling berhadapan, Mo Zuan dengan edang hitamnya mengarahkan tebasan vertikal kearah Sean.


Sedangkan Sean dengan tangan kosongnya menangkap serangan Mo Zuan.


Booom!


Dampak dari bentrokan serangan keduanya membuat gelombang kuat menyebar keseluruh penjuru alam semesta.


"Siapa kau sebenarnya?!" tanya Mo Zuan kembali.


"Aku pelindung bumi" jawab Sean.


"Aaaarrrrrggggghhhjkkk!!!" Mo Zuan dengan menyerang dengan kesal dan penuh emosi kearah Sean menggunakan pedangnya secara cepat.


Sedangkan Sean sendiri dengan santai menangkis semua serangan tersebut dengan menggunakan tangannya yang diselimuti energi dalamnya yang menyelimuti seluruh lengannya.


Boom!


Baam!


Trang!


Tring!


Boom!


Semua akibat dari serangan keduanya yang saling beradu membuat banyak gelombang kejut yang menyebar keseluruh penjuru alam semesta, sementara keduanya tidaklah terlalu peduli dengan itu dan malah terus-menerus saling menyerang satu sama lain.


Sean sendiri sekarang merasa sudah waktunya menyerang bukan lagi bertahan dari serangan Mo Zuan.

__ADS_1


"Sekarang giliranku menyerangmu!" ucap Sean sembari memadatkan energi dalamnya menjadi sebuah pedang cahaya keemasan.


Lalu dengan sekali ayunan saja, Sean dapat langsung menebaskan pedang energinya kearah tubuh Mo Zuan dengan telak.


Mo Zuan tentu saja berusaha menahan serangan tersebut dengan sekuat tenaga, namun apalah daya.


Mo Zuan dibuat terbelah dua hingga akhirnya melesak hancur di ruangan angkasa.


Booom!


Selepas meledaknya tubuh Mo Zuan, Sean menatap bola cahaya gelap yang melayang dihadapannya itu dan kemudian menebasnya juga.


Slash!


Bola cahaya itu hancur berkeping-keping tidak tersisa.


"Sisten apakah semuanya sudah berakhir?"


{Benar}


{Namun lihatlah dampak dari pertempuran yang kalian lakukan}


Sean melihat kesekliling dan mendapati kehancuran dimana-mana akibat gelombang kejut dari hasil benturan serangan mereka.


"Pulihkan semua kerusakan ini termasuk ekosistem yang ada"


{Layanan diberikan}


"Baguslah"


Semua kerusakan yang terjadi kemudian telah perlahan-lahan pulih kembali, dan itu membuat Sean menjadi tenang dan kembali senang.


"Teleportasikan aku kembali ke rumah"


Wush!


Sean langsung muncul kembali di dalam kamarnya semula, dimana disana ada Kaguya yang masih belum tertidur dan duduk diatas kasur dengan harap-harap cemas menunggu kabar Sean.


Begitu melihat Sean muncul dihadapannya membuat Kaguya bahagia dan langsung melompat kedalam pelukannya.


"Sayang, kau sudah pulang" ucap Kaguya.


"Ya....semua sudah selesai" jawab Sean.


"Mo Zuan telah dibereskan?" tanya Kaguya.


"Benar" jawab Sean.


Sean mengelus-ngelus punggung Kaguya dengan lembut, dan kemudian membawanya keatas kasur dan mengajaknya kembali mengarungi malam panas mereka berdua.


...-------...


Keesokan pagi harinya.


Sean dengan Kaguya serta Yun Zi duduk bersama di meja makan dan sarapan pagi bersama-sama, nampak ketiganya makan dengan tenang tanpa adanya permusuhan antara Yun Zi sebagai istri pertama dan Kaguya sebagai istri keduanya.


Selesai makan keduanya menikmati momen keluarga bersama sambil menonton film diruangan keluarga.


Kebersamaan mereka akhirnya dinikmati bersama-sama hingga akhir hayat tanpa ada gangguan dan halangan.


Ditambah semua kebahagiaan lengkap dengan adanya sistem dihidup Sean.


END


Terimakasih atas semua dukungan kalian, novelnya tamat sampai sini dan kalau kecewa maaf.


Makasih atas dukungan kalian selama ini pada karya author yang ini, terimakasih banyak semua.


Jangan lupa kasih dukungan kalian.


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2