
Waktu demi waktu terus berlalu, hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba.
Hari ini Sean dengan kedua wanitanya tengah melakukan prosesi sakral, yaitu pernikahan.
Mereka menjalankan hari pernikahan itu dengan penuh kebahagiaan, dari dimulainya kegiatan hari itu hingga berakhir di sore hari.
Dan inilah moment yang ditunggu-tunggu oleh mereka bertiga dan......
Dalam kamar utama di Villa milik Sean yang menjadi tempat mereka tinggal dimulai dari saat itu hingga kedepannya.
Sean yang baru saja selesai mandi tengah berbaring diatas tempat tidur.
Sedangkan kedua wanitanya kini sedang mandi.
15 menit berlalu......
Keluarlah dua wanitanya dengan penampilan yang menggoda iman.
Memakai lingerie dan memiliki harum yang menggoda saat malam.
Xu Qin dengan Luoxue berjalan mendekati Sean yang tengah berbaring diatas kasur menatap mereka berdua.
Sambil memasang senyuman manis, mereka berjalan mendekat dan perlahan-lahan naik keatas kasur hingga berbaring tepat dikedua sisi sang suami.
"Cantik....." ucap Sean.
"Hihihi makasih sayang" jawab Luoxue.
"Masih mau nahan?" tanya Xu Qin menggoda tepat di telinga Sean.
Sean tersenyum mendengar perkataan dari Xu Qin saat ini.
Dan tanpa menunggu lama-lama lagi, dirinya langsung berbalik dan menerkam kedua wanitanya.
Mereka menikmati momen malam itu dengan perlahan-lahan dan mulai mengarungi malam dengan penuh kebahagiaan.
Sean memulai dengan sebuah ciuman yang romantis dan perlahan-lahan berubah menjadi buas dan menginginkan lebih.
Kedua wanitanya dibuat kewalahan dengan aksi yang dilakukan oleh Sean, bahkan mereka benar-benar dimakan gairah panas mereka.
Sean juga tidak cukup dengan sebuah ciuman saja, dan melanjutkan aksinya lebih dan lebih lagi.
Hingga malam itu terjadilah pergumulan dan pergulatan panas antara ketiganya, Sean yang terlihat ganas selalu tidak membiarkan kedua wanitanya beristirahat barang sebentar saja.
Seolah memaksa mereka untuk terus mengikuti permainan nya yang semakin dan semakin menjadi juga serasa belum puas dengan sekali dua kali saja.
Yang membuat mereka bertiga bermain dengan waktu yang lama, dan berhasil membuat kasur begitu berantakan akibat ulah permainan yang ketiganya lakukan.
Hingga ketika dini hari barulah usai permainan penuh hawa panas tersebut, Sean menarik kedua wanitanya untuk tidur didalam dekapan lembutnya dan tertutupi selimut tebal yang hangat.
Chup.
Chup.
Dua kecupan lembut penuh perasaan Sean daratkan pada kedua kening wanitanya masing-masing.
"Terimakasih" ucap Sean yang juga merasa kelelahan.
"Sama-Sama" jawab kedua wanitanya bersamaan.
"Tidurlah" ucap Sean.
Mereka pada akhirnya tertidur bersama-sama, dengan saling berpelukan erat satu sama lainnya.
... -------...
Hari yang semula gelap sudah berganti siang, dengan sinar mentari yang terang dan hangat dipagi hari menyinari dunia.
Sean dengan kedua wanitanya masihlah tertidur begitu pulas didalam kamar, seolah tidak mempedulikan matahari yang sudah menyinari dunia sebagai tanda pagi sudah tiba.
Sampai pada akhirnya ketika tengah hari, barulah Sean bangun dari tidurnya.
Dengan perlahan-lahan dirinya membuka mata, dan mulai mengumpulkan kesadaran.
Saat dirinya melihat ke sisi kanan dan kiri, mendapati kedua wanitanya sedang tertidur pulas dengan wajah cantik dan terlihat sudah tidak ada lagi kelelahan di wajah mereka.
Dengan perlahan dirinya bangun dari tempat tidur, lalu pergi membersihkan diri didalam kamar mandi.
Selesai membersihkan diri dan berpakaian, Sean pergi memasak makanan untuk mereka makan saat kedua wanitanya bangun dari tidur mereka.
__ADS_1
Sean memasak makanan dengan penuh rasa, hingga terciptalah hidangan makanan yang menggugah selera makan.
Selesai menyajikan semua makanan diatas meja, Sean pergi ke lantai atas kembali untuk membangunkan kedua wanitanya.
Sampai dikamar, Sean menemukan kedua wanita baru bangun dan tengah duduk djatas kasur.
"Kalian sudah bangun akhirnya" ucap Sean yang baru masuk.
Kedua wanitanya yang sudah bangun menatap kearah Sean yang baru masuk kedalam kamar.
"Kami kelelahan, dan itu karna kamu" ucap Luoxue.
"Tapi kalian juga menikmatinya bukan?" tanya Sean balik dengan senyuman khasnya.
"Tetap saja kamu begitu ganas" ucap Xu Qin.
"Yasudah maaf deh, sekarang kalian segera mandi dan kita akan makan" ucap Sean.
"Kami kesulitan jalan" ucap Luoxue.
"Mau aku gendong satu-satu?" tanya Sean menawarkan bantuan.
"Iya, kamu harus tanggung jawab" jawab Xu Qin.
Akhirnya Sean menggendong mereka satu-satu ke kamar mandi dan memandikan keduanya, walau kedua wanitanya menolak untuk dimandikan oleh Sean karena malu.
Tapi pada akhirnya kedua wanitanya hanya bisa menerima keinginan Sean untuk memandikan mereka berdua hingga selesai.
Dan setelah itu kembali mereka digendong satu persatu kembali kedalam kamar, kemudian Sean menyiapkan mereka berdua pakaian untuk dipakai.
Selesai berpakaian dan bersiap, pada akhirnya Luoxue dan Xu Qin mencoba berjalan sendiri walau harua merasa agak kesulitan tapi meraka usahakan, karena nanti juga akan hilang sendiri rasa sakitnya.
Mereka bertiga makan bersama di ruang makan yang ada di lantai bawah, setelah usau makan mereka bersantai bersama di ruangan keluarga sambil menonton acara televisi.
Namun secara tiba-tiba malah terdapat berita darurat mengenai sebuah virus yang dikabarkan menyebar begitu saja.
Virus tersebut bernama M-G31.
Menurut analisi ahli medis, Virus tersebut dapat memberikan gejala serius berupa sesak nafas dan batuk, serta kepala kunang-kunang hingga lemas dan suhu badan panas tinggi.
Virus ini dikabarka sudah menyebar ke beberapa negara di kawasan Eropa.
Dan korban yang terkena Virus tersebut tidaklah sedikit.
Sean dengan kedua wanitanya yang menyaksikan berita tersebut dibuat terkejut.
"Tadinya aku ingin membawa kalaian pergi ke Eropa untuk berlibur, namun sepertinya itu tidak bisa dilakukan" ucap Sean.
"Tidak apa-apa, ini bukanlah sebuah masalah bagi kami. Kalau sekedar liburan masih bisa kita lakukan di negara sendiri dengan pergi ke berbagai tempat-tempat wisata yang ada di negara kita" ucap Xu Qin.
"Kakak Qin benar, lagipula aku takut dengan hal yang bisa mengancam nyawa kita seperti Viru baru itu, dan terlebih aku tidak mau kalau salah satu dari kita kenapa-napa" tambah Luoxue.
"Tapi sepertinya Virus ini akan jadi masalah serius" ucap Sean.
"Suami benar, jadi lebih baik kita berdiam diri dirumah saja" usul Xu Qin.
"Aku tidak masalah, asalkan suami ada disini disampingku" ucap Luoxue menambahkan.
Sean tersenyum dan mengelus kepala kedua wanitanya itu dengan perlahan dan lembut penuh kasih sayang dan perhatian.
Kedua wanitanya hanya diam dan menikmati momen kebersamaan mereka sekarang, sambil menyandarkan kepalanya pada tubuh dirinya.
Sementara Sean yang melihat berita soal penyebaran Virus ini mulai bertanya pada sistem.
"Sistem kau disana?"
{Saya disini tuan}
"Bisa berikan aku detail informasinya soal Virus baru yang menyebar itu?"
{Virus M-G31}
{Berasal dari sebuah kota di Amerika bagian timur yang mana dikhususkan sebagai tempat penelitian negara dan tidak sengaja menciptakan virus yang menyebar melalui udara dan sentuhan kulit}
"Berapa tingkat kematian dari setiap orang yang terkan virus ini?"
{Berbeda-beda}
"Paling rendah berapa dan paling tinggi berapa?"
__ADS_1
{8% paling rendah dan paling tinggi 30%}
"Angka persentase yang cukup tinggi ternyata, dan sudah sampai mana penyebarannya?"
{Saat ini baru wilayah eropa saja yang terkena penyebaran}
"Begitu....."
"Baiklah gunakan layanan pertamaku hari ini, aku ingin virus tersebut menghilang"
{Dengan cara seperti apa anda ingin menghilangkan virus tersebut?}
"Yang paling efektif dan masuk akal, serta harus menyeluruh agar terlihat tidak terlalu mencurigakan dimata pemerintah dan buat seolah-olah karena kehendakan alam"
{Layanan diberikan}
Mendengar Layanan sudah diberikan, Sean bertanya kembali.
"Dengan cara apa kau menghilangkan virus tersebut sistem?"
{Sistem merencanakan penghapusan Virus M-G31 dengan cara penyapuan badai salju yang terjadi diseluruh wailayah di eropa yang terkana penyebaran virus tersebut}
"Hanya karena badai bisa langsung mengusir virus dan membinasakannya?"
{Bukan sembarang badai yang sistem keluarkan}
"Jadi kau mencoba menjelaskan padaku bahwa badai tersebut mengandung sebuah kekuatan yang dapat menghapuskan virus yang menyebar sekarang ini di eropa begitu?"
{Benar}
Sean tersenyum senang dengan pekerjaan sistem nya.
"Terimakasih sudah mau bekerja sama dengan baik sistem" ucap Sean.
{Bukan Masalah}
Sean kembali menikmati moment bahagia mereka bersama-sama, hingha datanglah lagi berita mendadak yang muncul di televisi.
Dimana dikabarkan terjadi badai salju di eropa dengan serempak, dan menyapu seluruh titik di negara-negara yang ada di eropa tanpa terkecuali.
Sehingga dengan cepat salju menutupi seluruh area di setiap negara yang ada di eropa.
"Kenapa terjadi hal-hal yang mengejutkan begini?" tanya Luoxue.
"Kamu gak usah khawatir begitu, mungkin ini haja cobaan yang diberikan pada manusia di bumi" ucap Sean.
"Yang penting kita berharap semoga dijauhkan dari hal berbahaya semacam itu dan selalu dalam keadaan aman" ucap Xu Qin.
Sean mengalihkan pandangan pada Luoxue dan mencium bibirnya secara tiba-tiba, Luoxue yang mendapatkan serangan tiba-tiba tidak menolak namun hanya kaget saja.
Xu Qin yang melihat Sean melakukan serangan seperti itu pada Luoxue membuatnya juga menginginkannya.
"Sayang...Cium aku juga" rengek Xu Qin.
Sean berpindah dan mencium bibir Xu Qin, sementara tangannya malah bermain di tubuh Luoxue.
Dan pada akhirnya mereka kembali melakukan kegiatan panas mereka saat ini di ruangan keluarga.
Membuat mereka kembali mengeluarkan suara-suara merdua karena perbuatan Sean diruangan keluarga saat itu.
Sean terus bermain dengan perlahan dan penuh perasaan kenyamanan dan kelembutan.
Mereka kembali melakukan kegiatan panas dalam waktu lama diruangan keluarga tersebut, dan baru berhenti ketika hari sudah mau berganti malam.
Sean menggendong keduanya bersamaan menuju ruangan kamar utama milik mereka di lantai atas.
Sampai di kamar Sean membaringkan kedua wanitanya di atas tempat tidur, kemudian menarik mereka kedalam pelukan hangatnya untuk kembali tidur bersama karena kelelahan akibat kelakuannya diruangan keluarga tadi dalam waktu lama.
"Tidurlah kalian" ucap Sean pada kedua wanitanya yang sudah kelelahan dan mengantuk sekarang ini didalam pelukannya.
Bersambung......
Jangan lupa kasih dukungan kalian.
Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang.
Terimakasih.
Note :
__ADS_1
Hanya nulis chapter ini dengan asal dan gabut.
Maaf kalau gak suka di chap ini.