
Putri langsung melayangkan tamparan yang begitu keras pada Justin, bagaimana bisa dia dengan santainya mengakui bahwa dialah yang telah memperkosa Lyana.
''PPPLLAAKK!!'' Putri benar benar emosi saat mendengar bahwa Justin yang telah merusak masa depan Lyana.
''Kau benar benar lelaki berengsek!!'' umpat Putri pada Justin.
Justin hanya bisa diam menerima semua hinaan dan juga tamparan dari Putri, dia tau bahwa dirinya memang bersalah.
''Tuan, tuan tidak apa apa??'' tanya Max sambil melihat pipi Justin yang di tampar oleh Putri.
Sedangkan Lyana, dia masih diam meringsuk dengan wajah ketakutan. Lyana tidak bisa berkata apa apa lagi, dirinya terlalu takut hingga tidak bisa berfikir sehat.
Mendengar suara gaduh, Ibu kost pun keluar dan mencari dimana suara gaduh itu berasal. Dan saat Ibu kost keluar, dia melihat kamar kost Putri di datangi oleh dua lelaki asing.
Ibu kost pun langsung berlari menuju ke arah Putri yang saat ini tengah meluapkan amarahnya.
''Putri, ada apa ini??'' tanya Ibu kost yang saat itu juga langsung menghampiri Putri. Dan saat Ibu kost melihat kebelakang Putri, dia melihat Lyana yang kembali merasa ketakutan.
__ADS_1
''Ibu, dialah lelaki yang telah membuat Lyana seperti ini. Dia lelaki berengsek itu, Bu.'' kata Putri sambil menangis dengan menunjuk kearah Justin.
Ini kost yang melihat situasi seperti ini langsung menyuruh mereka semua untuk berbicara kedalam rumahnya karena tidak enak jika anak kost lainnya tau tentang masalah dan juga keributan ini.
''Putri, kamu tenang dulu ya,'' Ibu kost berusaha menenangkan Putri yang saat ini tengah menatap marah kearah Justin.
Ibu kost pun menatap kearah Justin dan juga Max. Ibu kost menyuruh mereka semua untuk masuk kedalam rumahnya.
''Sekarang kalian semua ikut kerumah ku. Mari kita selesaikan masalah ini disana.'' kata Ibu Kost lalu berjalan menuju ke rumahnya.
Justin dan juga Max pun menuruti perkataan dari Ibu kost untuk ikut ke rumahnya. Sedangkan Putri, dia masih memeluk Lyana dan ikut masuk kedalam rumah Ibu Kost.
Saat ini Justin, Max, Putri, Ibu kost dan juga suami Ibu kost sudah berkumpul untuk membicarakan masalah yang rumit ini.
''Baiklah, sekarang apa maksud kedatangan kamu menemui Lyana??'' tanya suami Ibu kost pada Justin.
''Saya datang kesini untuk meminta maaf padanya.'' jawab Justin dengan ekspresi wajah sedih.
__ADS_1
''Kau datang menemui Lyana hanya untuk meminta maaf??'' tanya suami Ibu kost dengan ekspresi wajah terkejut karena dia datang bukan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.
''Tidak, selain datang untuk meminta maaf. Au datang menemui dia untuk memberikan kompensasi atas perbuatan ku kepadanya.''
''Kompensasi apa yang kau maksud??''
''Aku akan memberikan berapa pun uang yang dia minta untuk menebus semua kesalahanku. Bahkan jika dia meminta rumah, Apartemen atau apapun itu akan saya kabulkan. Asalkan dia mau memaafkan saya.'' kata Justin menawarkan semua hartanya.
Putri menatap marah pada Justin saat dia mengatakan bahwa dia ingin menukar kegadisan Lyana dengan hartanya.
''Kau pikir Lyana seorang wanita malam Hah!!'' bentak Putri pada Justin yang telah berani menghina Lyana dengan mengatakan bahwa dia akan memberikan hartanya.
''Putri kamu tenang dulu,'' Ibu kost berusaha untuk membuat Putri tenang.
''Nak, kau pikir semua masalah bisa diselesaikan dengan uang??. Ini menyangkut masa depan dari Lyana, kau telah melakukan kesalahan yang begitu fatal bahkan sampai membuat Lyana depresi. Jadi jika kau ingin memberikan Lyana uang atau semua hartamu, itu tetap tidak akan sebanding dengan apa yang telah Lyana rasakan.'' jelas suami Ibu Kost pada Justin bahwa semua masalah tidak bisa diselesaikan dengan hartanya.
''Lalu, apa yang harus saya lakukan??'' tanya Justin.
__ADS_1
''Menikah, kau harus menikahi dia. Karena inilah jalan satu satunya untuk kau menebus semua kesalahan mu.'' jawab suami Ibu kost dan membuat Justin terkejut.
''Apah!!. Menikahinya??'' ucap Justin berdiri dari duduknya karena dia terlalu terkejut.