LYANA

LYANA
episode 66


__ADS_3

Mendengar Lyana mengatakan semua itu, entah mengapa ada perasaan tidak tega terhadap Lyana yang saat ini terlihat sangat sedih.


''Lyana, kenapa kamu bisa berfikir seperti itu??'' tanya Justin kepada Lyana sambil menghampirinya.


''Tentu saja karena kamu seorang artis, dan lagi kau adalah orang yang cukup terkenal di dunia bisnis. Siapa yang tidak akan mengenal dirimu, Justin??, kau memiliki segalanya yang wanita inginkan. Sedangkan aku, hanyalah sebuah lentera yang tidak memiliki sinar. Aku tidak berarti apapun.'' jawab Lyana dengan wajah sedihnya dan berjalan menjauhi Justin.


Justin memang sejak tadi memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa jalan jalan bersama Lyana tanpa gangguan dari para fans nya. Tiba tiba dia mendapatkan sebuah ide, dengan tetap bisa berjalan dengan Lyana tanpa di ganggu oleh para fansnya.


''Ah, aku punya ide Lyana. Bagaimana jika nanti saat kita pergi ke luar, aku memakai kaca dan memakai pakaian yang akan membuat semua orang tidak mengenaliku. Aku juga akan aku memakai masker, supaya mereka semua tidak mengenali wajahku. Dengan begitu kita bisa pergi jalan jalan dengan santai tanpa rasa takut ketahuan oleh para fans ku, bagaimana Lyana??'' tanya Justin meminta pendapat Lyana tentang apakah dia setuju dengan idenya.

__ADS_1


Lyana terdiam sejenak saat Justin mengatakan tentang idenya. Entah mengapa, tiba tiba dia merasa sangat sedih dengan ucapan Justin hingga membuat Lyana menangis.


''Hhuuuaaa!!!'' teriak Lyana dengan derai air mata saat dia menangis dengan sangat kencang.


Justin langsung melotot dan menghampiri Lyana yang saat ini menangis dengan sangat kencang.


''Jika kamu merasa malu untuk jalan dengan ku, kenapa kamu harus mengajak ku, Justin!!, hiks hiks.'' tangis Lyana dengan wajah seperti anak anak yang ingin meminta sesuatu tapi tidak di turuti.


Justin tampak terdiam sejenak dengan apa yang tadi dikatakan oleh Lyana. Jadi Lyana menangis karena ulahnya, Lyana berfikir bahwa Justin melakukan semua itu karena dia malu untuk pergi bersama Lyana. Justin langsung menepuk jidatnya, karena dia benar benar merasa serba salah saat berhadapan dengan Lyana.

__ADS_1


''Oh My God, Lyana. Bagaimana bisa kamu berfikir seperti itu??. Aku sama sekali tidak ada pikiran buat malu saat jalan sama kamu, hanya saja bukankah tadi kamu mengatakan bahwa kamu yang malu karena takut semua orang tau bahwa kita berdua jalan bersama. Ya Tuhan Lyana, ku mohon jangan membuat ku gila seperti ini.'' kata Justin dengan nada frustasi saat Lyana malah berfikir yang tidak tidak pada dirinya.


Lyana semakin kencang menangis, Lyana berfikir bahwa Justin mengatakan semua itu karena salahnya.


''Aku juga tidak tau, kenapa aku bisa menangis seperti ini dan aku juga tidak tau kenapa aku tiba tiba merasa sangat sensitif. Mungkin semua ini gara gara aku hamil, ini semua karena perbuatan kamu!!. Aku benci sama kamu!!'' teriak Lyana lalu meninggalkan Justin yang saat ini diam terpaku melihat kepergian Lyana yang menangis lalu masuk ke dalam kamarnya.


Justin langsung terduduk di sofa, dengan perasaan yang tidak bisa ia ungkapkan. Justin benar benar sangat lupa bahwa Lyana saat ini sedang hamil jadi pasti perasaannya lebih sensitif dan bahkan Lyana akan lebih mudah tersinggung dan juga menangis.


''Ya Tuhan, aku lupa kalau Lyana sedang hamil. Pasti saat ini suasana hatinya sering berubah ubah dan semua itu karena anak aku yang saat ini Lyana kandung. Baiklah Justin, kau harus bisa mengerti keadaan Lyana saat ini.'' ucap Justin lalu berjalan ke arah kamar Lyana untuk membujuk Lyana.

__ADS_1


__ADS_2