LYANA

LYANA
episode 87


__ADS_3

Saat ini Lyana pun ikut bersama dengan Max, sedangkan Justin dia tampak terlihat gelisah karena belum menemukan keberadaan Lyana.


''Lyana, kamu kemana sih??'' gumam Justin dengan wajah bingungnya sambil terus mencari keberadaan Lyana.


Sedangkan di tempat lain, saat ini Max pun mengambil handphonenya untuk menghubungi Justin, dia ingin memberitahukan bahwa saat ini Lyana bersama dengan dirinya.


''Kamu mau ngapain??'' tanya Lyana saat Max tiba tiba mengambil handphonenya.


''Aku ingin menghubungi Tuan, untuk memberitahukan dia bahwa saat kamu sedang bersama saya, Nona.'' jawab Max dengan langsung menekan nomer Justin.Tapi sebelum Max menghubungi Justin, dia langsung merebut handphone milik Max.


''Tidak!!. Jangan beritahukan dia bahwa saat ini aku sedang bersama dengan kamu, aku tau dia pasti saat ini sedang menikmati waktu liburannya bersama dengan Sherina lagian mereka berdua juga pasti sedang melepas rindu karena selama ini mereka berdua berpisah.'' kata Lyana dan langsung mengambil handphone milik Max.


''Kamu tau dari mana, Nona??'' tanya Max saat dia mendengar cerita dari Lyana yang mengatakan bahwa Justin kini kembali bersama dengan Sherina.


''Aku tau dari Sherina, dia bahkan juga sudah mengatakan bahwa setelah anak ini lahir dia akan merawat bersama dengan Justin.'' jawab Lyana dengan mengatakan hal yang sebenarnya kepada Max.

__ADS_1


Max pun cukup bingung saat mendengar cerita dari Lyana karena selama ini yang seringkali di ceritakan oleh Justin adalah Lyana, bagaimana bisa Lyana bercerita bahwa Justin ingin kembali bersama dengan Sherina.


''Ini aneh, selama ini aku tidak pernah mendengar bahwa Tuan bercerita untuk kembali bersama dengan Sherina. Tapi malahan hal yang sering aku dengar adalah Tuan sering bercerita tentang Nona Lyana.'' gumam Max di dalam hatinya dengan perasaan bingung.


Tapi Max tidak ingin memikirkan semua itu karena semua itu bukanlah urusannya.


''Nona, sekarang Nona ingin pergi kemana??'' tanya Max saat melihat raut wajah sedih Lyana yang saat ini terlihat dengan jelas bahwa hati Lyana sedang sedih.


''Aku tidak ingin cepat kembali ke Apartemen, disana pasti aku sendirian dan aku sangat bosan.'' jawab Lyana dengan mengatakan bahwa dirinya bosan berada di Apartemen terus menerus sepanjang hari.


''Mau!!. Aku sangat mau!!'' jawab Lyana dengan semangat.


Kini Max pun membawa Lyana untuk bertemu dengan keluarganya dan tak butuh waktu lama kini mereka berdua pun telah tiba di sebuah rumah yang terlihat sangat sederhana tapi terlihat sangat nyaman.


''Ini adalah rumah Paman dan Bibi ku. Ayo kita masuk ke dalam.'' ajak Max dan Lyana pun mengikuti Max dari belakang.

__ADS_1


''Paman, Bibi!!'' ucap Max sambil mengetuk pintu rumah paman dan bibinya tersebut.


Saat pintu di buka terlihat lah Paman dan juga Bibi Max yang saat ini berada di dalam rumahnya.


''Ada apa lagi, Max??. Kenapa kamu kembali??'' tanya sang Bibi saat melihat Max kembali ke rumahnya.


''Tidak ada, Bi. Aku hanya ingin mengajak-'' belum selesai Max menjelaskan tentang keberadaan Lyana.


Bibi Max pun langsung menghampiri Lyana dengan tersenyum bahagia karena dia mengira bahwa Lyana adalah calon istri Max.


''Max, ini calon istri kamu??. Kenapa gak dari dulu kamu bawa dia kesini?? Ayo Nak, mari masuk ke dalam.'' ajak Bibi Max sambil menuntun Lyana untuk masuk ke dalam rumahnya.


''Bi, bukan. Dia bukan-''


''Udah tenang saja, kami berdua setuju kok dengan wanita itu. Dia cukup cantik dan...'' betapa terkejutnya sang Paman saat melihat perut Lyana yang membuncit.

__ADS_1


''Dan dia hamil??. Max, apa yang kau lakukan padanya!!'' bentak sang Paman dengan raut wajah marah saat dia melihat bahwa perut wanita yang di bawa oleh Max membuncit.


__ADS_2