
Setelah mengumumkan hubungannya yang telah putus dengan Sherina, Justin pun kembali menjadi incaran wanita wanita di luaran sana yang menginginkan untuk menjadi kekasih Justin. Seperti saat ini begitu banyak wanita yang datang ke Justin hanya untuk agar mereka semua bisa dekat dengan Justin.
Justin pun berlari dari para penggemarnya yang mengejar dia. Karena terlalu banyaknya penggemar Justin yang kebanyakan adalah seorang wanita hingga membuat para pengawal Justin kewalahan dan membuat Justin harus berlari jauh dari penggemarnya.
''Justin, Justin, Justin!!'' teriak para penggemar Justin sambil berlari mengikuti Justin dari belakang.
Para pengawal pun kehilangan jejak Justin karena terlalu banyaknya penggemar Justin.
''Kalian cepat cari Tuan, dan siapkan mobil agar Tuan bisa terbebas dari para penggemarnya.'' ucap Max kepada semua pengawal agar mencari Justin karena mereka kehilangan jejak Justin.
''Siap Tuan!!'' jawab serentak semua pengawal Justin dan langsung berpencar untuk mencari keberadaan Justin.
Max pun kebingungan karena dia kehilangan jejak Justin. Padahal tadi mereka sudah menjaga ketat keberadaan Justin dari para penggemarnya tapi karena banyaknya penggemar Justin sehingga membuat mereka semua tidak menyadari bahwa Justin saat ini tengah hilang karena di kejar oleh para penggemarnya.
__ADS_1
''Benar benar pengawal bodoh!!. Bagaimana bisa mereka semua kehilangan Tuan, hingga saat ini entah ada dimana keberadaan Tuan.'' ucap Max dengan nada marah karena para pengawal itu tidak menjaga Justin dengan benar.
Sedangkan saat ini Justin terus berlari dari kejaran para penggemarnya. Hingga Justin menemukan satu lorong dan dia bersembunyi di sebuah tong sampah yang cukup besar sampai menutupi seluruh tubuhnya.
Justin pun meringsuk dengan wajah ketakutan bahwa dia akan ketahuan oleh para penggemarnya.
''Semoga aja mereka tidak melihat keberadaan ku disini.'' ucap Justin dalam hati sambil memejamkan matanya.
Dan tiba tiba terdengar suara tutup tong sampah yang di buka. Justin pun langsung melihat kearah orang yang membuka tutup tong sampah tersebut.
''Suutt, jangan berisik. Aku mohon.'' ucap Justin memohon pada Lyana agar dia tidak berbicara dan mengundang para penggemarnya untuk mengetahui keberadaannya saat ini.
Lyana pun melihat sekeliling yang terdapat begitu banyak wanita yang tengah bergerombol dengan wajah bingung seperti sedang mencari seseorang. Kini Lyana pun mengerti bahwa saat ini lelaki yang berada di samping tong sampah ini sedang bersembunyi dari sekelompok wanita itu.
__ADS_1
Lyana pun menatap tajam kearah Justin yang saat ini memohon padanya agar tidak memberitahukan keberadaannya di sini.
''Aku mohon, jangan katakan kepada mereka bahwa aku ada disini.'' ucap Justin dengan berbisik kearah Lyana yang saat ini tau tentang keberadaannya.
Tiba tiba seorang wanita datang menghampiri Lyana yang tak lain adalah salah satu penggemar dari Justin.
''Mbak maaf. Saya boleh tanyak gak??'' sapa si wanita tersebut pada Lyana yang berdiri di samping tong sampah besar itu.
''Oh iya Mbak. Silahkan mau tanyak apa??''
''Mbak tadi liat gak orang laki laki, tinggi, putih bersih dan dia memakai topi warna hitam sedang berlari kearah sini.'' ucap si wanita tersebut menyebutkan ciri ciri Justin.
Lyana pun menatap kearah Justin yang saat ini sangat memohon padanya agar tidak memberitahukan keberadaannya saat ini.
__ADS_1
''Maaf Mbak. Kayaknya tadi kalau gak salah liat, lelaki itu lari kesana deh Mbak. Coba aja Mbak cari di sebelah sana,'' ucap Lyana mengatakan agar mereka mencari Justin di jalan yang menuju ke area perumahan.
Keberadaan Justin dengan hotel tempat Lyana bekerja cukup dekat, apalagi tempat persembunyian Justin itu adalah tempat yang biasa Lyana gunakan untuk membuang sampah di hotel tempat dia bekerja.