LYANA

LYANA
episode 27


__ADS_3

Setelah kejadian tersebut, Lyana pun berusaha untuk menjadi wanita yang tegas yang akan menerima semua keadaannya saat ini. Meskipun berat, tapi Lyana harus menjalani kehidupan ini yang terus berlanjut.


Seperti saat ini, Lyana tengah membersihkan kamar tamu yang sudah cek out. Rasa trauma dalam diri Lyana kini berangsur pulih, Lyana sudah tidak lagi merasa takut ataupun menjerit histeris seperti dulu. Kini Lyana sudah mulai berdamai dengan keadaannya saat ini, tapi senyuman di bibirnya yang selalu hidup Lyana kini tetap tidak pernah terlihat. Lyana hanya diam tanpa berekspresi apapun karena yang terpenting baginya sekarang adalah keluarganya yang ada di kampung.


''Aku harus bisa melawan semua rasa traumaku ini, aku tidak bisa terus menerus terpuruk dalam keadaan yang semakin merusak mental ku. Aku yakin, aku pasti bisa menghadapi semua masalah ini.'' ucap Lyana dalam hati dengan perasaan tegar.


Sedangkan di tempat lain, saat ini Justin tengah sibuk dengan pekerjaannya. Dia baru saja menyelesaikan pemotretan untuk majalah.


''Bagaimana Max, apakah pihak dari wanita itu sudah mengajukan permasalah ini kepolisian??'' tanya Justin sambil berjalan cepat menuju keruang ganti pakaian.

__ADS_1


''Belum Tuan, sampai saat ini saya belum menerima laporan tentang masalah itu. Bahkan ini sudah sampai beberapa hari dan saya masih belum mendapatkan kabar apapun tentang masalah itu.'' jelas Max pada Justin yang saat ini tengah mengganti pakaiannya.


Justin langsung menghentikan aktivitasnya, dia merasa terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Max bahwa dia masih belum mendapatkan laporan apapun tentang dirinya.


Justin kembali berfikir bahwa ada sesuatu yang aneh yang terjadi pada masalah yang tengah dia hadapi saat ini.


''Apah!!. Kau belum mendapatkan laporan apapun tentang masalah itu??. Tapi bagaimana bisa Max, bukankah waktu itu mereka ingin melaporkan aku kepada kepolisian karena aku tidak ingin bertanggung jawab kepada wanita itu.'' tanya Justin pada Max yang saat ini tengah berada di dalam ruangan yang sama.


''Saya juga tidak mengerti Tuan. Tapi saya benar benar belum mendapatkan kabar apapun tentang masalah ini, atau mungkin terjadi sesuatu pada wanita itu Tuan.'' ucap Max mengkhawatirkan tentang keadaan Lyana.

__ADS_1


Justin masih terdiam tak menjawab apa yang dikatakan oleh Max. Dia malah curiga bahwa pihak keluarga Lyana memang memiliki keinginan dan mengambil keuntungan dalam masalah ini.


''Tidak Max. Wanita itu sama sekali tidak memiliki masalah yang perlu di khawatirkan, ini semua adalah rencana dari mereka semua. Kau tau Max, apa yang aku pikirkan ternyata benar bahwa mereka ingin mengambil keuntungan dari permasalahan ini,'' ucap Justin dengan menyipitkan matanya sambil menatap marah kearah depan.


''Mereka semua ingin aku menikahinya agar mereka bisa dengan leluasa menguasai dan menikmati hartaku. Aku sudah bisa menebaknya, dan benar saja saat ini mereka tidak berani melaporkan aku ke polisi karena mereka tau bahwa mereka tidak akan menang dalam menghadapi aku. Itu lah kenapa aku menantang mereka untuk melaporkan aku ke polisi dan aku siap menghadapi mereka.'' ucap Justin dengan nada dingin sambil menuduh kepada keluarga Lyana yang berniat ingin menguasai harta Justin dan ingin mengambil keuntungan dari permasalahan ini.


Max tidak yakin dengan apa yang dikatakan oleh Justin.


''Tapi Tuan, aku rasa itu tidak mungkin-'' ucap Max ingin mengatakan tentang pemikirannya tapi sebelum selesai menyelesaikan pembicaraannya, Justin sudah memotongnya.

__ADS_1


''Sudah lah Max. Aku tidak perlu pemikiran mu, sekarang kita kembali ke Apartemen saja.'' perintah Justin lalu berjalan menuju ke mobilnya.


Max pun tidak bisa berbuat apa apa dan langsung mengikuti Justin dari belakang.


__ADS_2