LYANA

LYANA
episode 26


__ADS_3

Putri yang mendengar bahwa Lyana tidak ingin menuntut lelaki itu menjadi marah.


''Tidak Lyana!!. Bagaimana bisa kau berkata seperti itu, kau sudah kehilangan harga dirimu dan sekarang kau mengatakan dengan mudahnya bahwa kau sudah mengikhlaskannya. Lyana, jangan berfikir putus asa seperti ini. Kau juga harus mendapatkan keadilan, aku tidak ingin kau merasakan penderitaan ini seorang diri Lyana. Lelaki itu harus mendapatkan hukuman dari apa yang telah dia perbuat.'' ucap Putri menatap kedua mata Lyana yang saat ini terlihat sangat rapuh.


Lyana menangis sesegukan sambil menundukkan kepalanya. Dia tidak bisa berkata apa apa lagi, dia juga ingin mendapatkan keadilan tapi dia tidak ingin semua orang tau tentang aib dia, apalagi sampai terdengar oleh keluarganya di kampung. Mereka pasti akan sangat malu dengan keadaan Lyana yang saat ini.


''Sudah lah Put. Aku benar benar tidak ingin memperpanjang masalah ini, aku yakin di balik semua masalah ini pasti akan ada hikmahnya. Jadi ku mohon, sudah jangan membahas masalah ini lagi. Jika pun lelaki itu tidak mau bertanggung jawab padaku, ya sudah suatu hari nanti dia juga pasti akan mendapat karmanya dari perbuatan buruk dia padaku. Aku pasrahkan semuanya pada Allah, biarkanlah Allah yang menentukan bagaimana nasibku nanti. Yang terpenting sekarang bagi aku adalah, aku bisa membahagiakan Ibu dan juga Rika. Aku datang kesini untuk mereka Put, dan aku tidak mau dengan adanya masalah ini membuat aku lupa akan tujuanku datang kesini.'' ucap Lyana dengan menjelaskan semua perasaannya pada Putri, bahwa dia benar benar tidak ingin memperpanjang masalah ini lagi.

__ADS_1


Putri yang mendengar perkataan Lyana dengan suara pilunya langsung memeluk Lyana dengan erat. Dia tidak menyangka bahwa Lyana akan sekuat ini, meskipun mentalnya diserang oleh kejadian ini tapi Lyana masih bisa bersikap tegar dan dia masih memikirkan tentang keluarganya yang berada di kampung.


Putri menangis dalam pelukan Lyana, dia tidak bisa menahan air matanya. Bagaimana bisa wanita sebaik dia harus menanggung semua beban ini.


''Kenapa Lyana, hiks hiks. Kenapa harus kamu yang mengalami semua ini, kau wanita baik baik dan kau juga sangat sayang pada keluarga mu. Tapi kenapa, kenapa kau harus mengalami semua ini, kenapa Lyana??. Hiks hiks.'' tangis Putri dalam pelukan Lyana.


Apakah takdirnya sepahit ini, tidak adakah ruangan kebahagian bagi Lyana. Kebahagian yang Lyana ingin rasakan seperti yang mereka rasakan.

__ADS_1


''Aku tidak apa apa, Put. Mungkin Allah saat ini tengah menguji kesabaranku, Allah saat ini ingin menaikkan derajat ku di mata Nya. Maka dari itu Allah memberikan cobaan yang Dia yakin bahwa aku bisa melewati semua ini. Aku pasrahkan hidup dan mati ku hanya pada Allah, Put. Aku ikhlaskan semua yang terjadi ini padaku hanya pada Nya karena aku yakin Allah tidak akan memberikan ujian kepada hambanya yang tidak mampu untuk melewatinya.'' ucap Lyana dengan wajah penuh ketegaran dan juga hati yang hancur tapi dia berusaha untuk menerima semua takdir dalam hidupnya dengan hati yang ikhlas.


Semua orang yang mendengar ucapan Lyana menjadi terharu dan juga tidak menyangka bahwa masih ada wanita baik seperti Lyana.


''Insya Allah Nak. Suatu hari nanti kau pasti akan mendapatkan kebahagian, kau adalah wanita yang baik maka kau juga akan mendapatkan pasangan yang baik juga. Ibu yakin itu,'' ucap Ibu kost pada Lyana sambil membelai rambut Lyana.


''Apa yang dikatakan oleh Ibu adalah benar, suatu hari nanti kau akan mendapatkan kebahagian mu Nak. Dan akan ada lelaki tulus yang mau menerima keadaanmu saat ini, Bapak yakin itu.'' kata Suami Ibu kost pada Lyana.

__ADS_1


''Terima kasih banyak, Pak, Bu.'' ucap Lyana tersenyum kearah mereka berdua.


__ADS_2