LYANA

LYANA
episode 40


__ADS_3

Semua orang pun melihat kearah sumber suara tersebut dan betapa terkejutnya mereka semua saat orang itu adalah Justin.


''Kau!!. Dasar lelaki berengsek!!'' maki Putri lalu berjalan kearah Justin dan memukul Justin.


Putri benar benar sudah tidak bisa menahan amarahnya kepada Justin yang saat ini berada di depannya. Dia sangat marah kepada Justin karena dia sudah membuat hidup Lyana menjadi seperti ini.


''Aku benci padamu, dasar lelaki berengsek, lelaki bejad!!'' maki Putri sambil terus memukul Justin.


Semua orang pun berusaha untuk menenangkan Putri yang saat ini tengah mengamuk kearah Justin. Justin memang pantas mendapatkan amarah dari semua orang karena perbuatan dia terhadap Lyana benar benar sangat kejam.


''Aku akan bertanggung jawab kepada wanita itu, aku akan menikahinya hari ini juga.'' kata Justin dengan tegas.


Setelah berfikir cukup lama, Justin pun memutuskan untuk menikahi Lyana. Meskipun batin dan juga pikirannya bertolak belakang, tapi Justin memikirkan tentang anak yang tengah di kandungan oleh Lyana. Dan anak itu adalah darah dagingnya, jadi Justin tidak mungkin untuk menelantarkan darah dagingnya sendiri. Dia telah mengambil keputusan dan dia sudah siap untuk menikahi Lyana.

__ADS_1


Semua orang pun tercengang dengan apa yang dikatakan oleh Justin, mereka tidak menyangka bahwa Justin berani mengambil keputusan seperti ini.


''Apa kau yakin dengan apa yang kau katakan??'' tanya suami Ibu kost kepada Justin yang saat ini berada di depannya dengan baju basah kuyup.


Justin pun menatap kearah suami Ibu kost tersebut dengan tatapan dingin.


''Saya sangat yakin, dan saya siap untuk menikahi dia.'' jawab Justin dengan tegas.


''Apakah kau tau bahwa Lyana saat ini tengah mengandung anak kamu??'' tanya kembali suami Ibu kost.


''Kau tau dari siapa, bukankah Dokter tadi hanya mengatakan kepada kami bertiga??'' tanya Putri dengan perasaan curiga kepada Justin.


''Sebenarnya, akulah yang membawa wanita itu kerumah sakit ini. Aku yang menyebabkan dia mengalami hal seperti ini, sehingga membuat dia dirawat di rumah sakit ini.'' kata Justin dengan suara gugup mengatakan hal yang sebenarnya kepada semua orang bahwa karena dialah Lyana berada di rumah sakit ini.

__ADS_1


''Apa maksudmu??'' tanya Putri dengan nada membentak kearah Justin.


''Aku menyuruh preman untuk melecehkan dia, tapi sebelum mereka melecehkan wanita itu. Tiba tiba dia berteriak histeris dan saat aku datang aku sudah melihat keadaannya seperti itu. Jadi aku membawanya kerumah sakit, aku tidak tahu jika dia masih merasakan trauma karena kejadian malam itu,'' ucap Justin menceritakan hal yang sebenarnya kepada semua orang tentang apa yang dia lakukan kepada Lyana.


''Aku melakukan itu semua karena aku merasa dendam kepada dia, karena dialah aku mengalami kerugian milyaran rupiah dari perusahaan ku. Karena aku marah, jadi aku menyuruh preman untuk melakukan pelecehan kepada dia.'' Justin mengatakan sambil menundukkan kepalanya merasa bersalah dengan apa yang dia lakukan kepada Lyana.


Semua orang yang mendengar ucapan Justin pun langsung naik pitam. Dengan amarah di dalam hatinya, Putri langsung mengambil sebuah vas bunga dan langsung memukul kepala Justin hingga kepala Justin terluka dan mengeluarkan darah.


''Dasar lelaki tidak punya perasaan!!'' teriak Putri sambil memukul kepala Justin dengan vas bunga.


Justin pun memegang kepalanya, karena secara tiba tiba kepalanya menjadi pusing.


''Putri, apa yang kau lakukan??'' suami dan juga ibu kost itupun menahan Putri sambil melempar vas bunga yang dia pegang.

__ADS_1


Tiba tiba keseimbangan Justin pun menjadi sedikit goyah. Tubuh Justin pun kehilangan keseimbangannya dan dia langsung terduduk sambil tangan memegang kepalanya yang mengeluarkan darah.


''Cepat panggilkan Dokter!!'' teriak suami Ibu kost.


__ADS_2