LYANA

LYANA
episode 61


__ADS_3

Wajah Lyana tampak memerah saat Justin mengatakan bahwa dia ingin membantunya untuk membuka celananya.


''Dia benar benar tidak punya malu, bagaimana bisa dia ingin membantuku untuk membuka celana.'' ucap Lyana dengan wajah kesalnya dan juga pipi yang merah.


Setelah beberapa menit akhirnya Lyana pun keluar dari dalam kamar mandi sambil memegang infusnya. Justin yang melihat Lyana sudah berada di luar langsung menghampiri Lyana untuk kembali menggendongnya.


''Tidak, jangan mendekat!!'' ucap Lyana dengan nada waspada saat Justin mendekati dia.


''Ada apa Lyana, kenapa kamu bersikap aneh??'' tanya Justin dengan ekspresi wajah bingungnya saat Lyana tiba tiba tidak ingin untuk berdekatan dengan dirinya.


''Kamu mau gendong aku lagi kan??. Tidak, aku bisa jalan sendiri, lagian keadaan aku sudah cukup membaik kok.'' kata Lyana dengan berpura pura untuk terlihat sehat.


Justin pun tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Lyana. Dia tetap menggendong Lyana karena dia tau bagaimana keadaan Lyana yang sebenarnya.

__ADS_1


''Justin!!. Tidak lepaskan aku!!'' teriak Lyana saat Justin langsung menggendong tubuhnya.


Justin pun menaruh tubuh Lyana di atas ranjang dan dia kini membantu Lyana. Justin pun langsung mengambilkan makanan untuk Lyana, karena dia tau selama ini Lyana berada di dalam keadaan yang kurang baik dan semua itu adalah kesalahannya.


''Ayo makanlah Lyana,'' ucap Justin sambil menyuapi Lyana.


''Aku bisa sendiri, kau tidak perlu untuk menyuapi aku.'' kata Lyana mengambil piring yang berisi makanannya.


''Biarkan aku merawat mu, Lyana. Kau mengalami semua ini karena salahku, jadi biarkan aku menebus semua kesalahanku pada mu.'' kata Justin dengan nada lemah lembutnya saat dia berbicara dengan Lyana.


Lyana pun dengan pasrah membiarkan Justin untuk menyuapinya dan kali ini jantung Lyana berdetak tidak karuan. Entah mengapa saat ini Lyana merasa bahwa dia mulai jatuh cinta pada Justin.


''Ada apa dengan jantung ku??, kenapa berdetak sekencang ini??. Ataukah aku mulai jatuh cinta padanya??. Tidak, ini semua tidak boleh terjadi, aku tidak boleh jatuh cinta padanya.'' ucap Lyana di dalam hatinya sambil memejamkan matanya.

__ADS_1


Melihat ekspresi wajah Lyana, Justin pun merasa panik karena dengan tiba tiba Lyana menangis.


''Ada apa Lyana??. Apakah ada yang sakit, katakan padaku. Jangan membuatku panik seperti ini.'' ucap Justin dengan wajah paniknya saat melihat Lyana menangis.


Lyana pun menangis sesenggukan dan itu membuat Justin merasa panik. Dia bahkan tida tau apa yang harus dia lakukan karena Lyana tidak kunjung mengatakan kenapa dia menangis.


Justin dengan spontan langsung memeluk Lyana untuk memberikan ketenangan bagi dirinya.


''Tenanglah Lyana, ada aku disini. Aku berjanji mulai saat ini aku akan menjaga kamu dan aku tidak akan membiarkan siapapun bisa menyakiti kamu. Kejadian ini sebagai pelajaran bagi aku untuk tidak terlalu percaya dengan orang lain, sekarang tenanglah. Ada aku disini, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti kamu dan juga anak yang saat ini kamu kandung.'' ucap Justin sambil memeluk Lyana yang saat ini sedang menangis.


''Aku hanya rindu pada keluargaku, hiks hiks.'' jawab Lyana bahwa dia merindukan keluarganya.


Mendengar apa yang saat ini Lyana katakan bahwa Lyana merindukan keluarganya membuat hati Justin tersentuh.

__ADS_1


''Kamu tenang saja, jika nanti aku memiliki kesempatan kita akan pergi ke kampung halaman kamu untuk mengunjungi keluarga kamu di sana. Dan kamu tidak perlu khawatir lagi, karena mereka kini sudah menjadi tanggung jawabku.'' jawab Justin kepada Lyana bahwa kini masalah keluarganya sudah menjadi tanggung jawab dia.


__ADS_2