LYANA

LYANA
episode 31


__ADS_3

Justin menatap Lyana yang telah berani menuangkan semua sampah pada tubuhnya sehingga membuat semua tubuhnya kotor dan juga bau busuk.


''Benar benar wanita kurang ajar!!'' teriak Justin pada Lyana yang saat ini telah pergi.


Justin pun melihat penampilannya yang sangat kotor dan juga bau. Justin bahkan menutup hidungnya karena bau itu sangat menyengat.


''Sial!!. Berani sekali dia menuangkan sampah itu pada tubuhku, bahkan dia juga mengatai aku bahwa aku seperti sampah. Lihat saja jika nanti kita bertemu lagi aku akan membalasnya, lihat saja!!'' ucap Justin dengan nada marah karena ulah Lyana yang telah berani terhadap Justin.


Justin pun langsung mengambil handphonenya untuk menghubungi Max agar dia menjemputnya.


''Max, cepat jemput aku di belakang gedung hotel xx.'' ucap Justin pada Max yang saat ini tengah mencarinya.


''Baik Tuan.'' jawab Max dari seberang sana dan langsung menuju ke tempat dimana tadi Justin mengatakannya.

__ADS_1


Max langsung menyuruh anak buahnya untuk mengikutinya dari belakang karena dia takut kejadian seperti tadi terulang kembali.


''Kalian semua harus ingat untuk menjaga Tuan Justin dengan sangat ketat. Awas saja jika sampai kejadian tadi terulang kembali, kalian semua akan mendapatkan hukumannya. Kalian mengerti!!'' ucap Max dengan tegas pada semua pengawalnya agar kejadian seperti tadi tidak terulang kembali.


''Siap Tuan!!'' jawab semua pengawal dengan serentak.


Akhirnya mereka semua pun pergi untuk menemui Justin. Dan setelah tiba di tempat dimana Justin berada mereka langsung mencari keberadaan Justin. Semua orang kelimpungan mencari keberadaan Justin sedangkan Justin dia membersihkan sisa sisa kotoran sampah yang menempel pada bajunya.


Mereka semua mencari ke segala arah tapi tetap tidak menemukan Justin. Sedangkan Justin saat ini berada di depan tong sampah besar itu dengan mengabaikan para pengawal yang mencarinya. Justin sangat marah karena mereka masih tidak menyadari bahwa yang berada di depannya saat ini adalah dirinya.


Para pengawal memang tidak menyadari keberadaan Justin yang berada di dekat dengan mereka. Karena saat ini keadaan Justin benar benar sangat kotor dan juga bau busuk sehingga para pengawal menjauhi Justin karena baunya itu.


''Tuan ada dimana sih??'' tanya Max kebingungan mencari keberadaan Justin yang sedari tadi tidak ia temui.

__ADS_1


Justin sengaja untuk diam tak memberitahukan kepada mereka semua bahwa saat ini dia berada didekatnya. Justin ingin mengetes apakah mereka semua bisa mengenalinya atau tidak.


''Bagaimana, apa kalian sudah menemukan keberadaan Tuan Justin??'' tanya Max pada semua pengawal yang tengah mencari keberadaan Justin.


''Tidak Tuan, kami semua masih belum mendapatkan keberadaan Tuan Justin.'' jawab salah satu pengawal pada Max.


Justin marah besar saat Max juga tidak menyadari tentang keberadaannya. Lalu dengan wajah kesal dan juga menahan amarah. Justin pun langsung menendang tong sampah besar itu hingga membuatnya terjatuh dan tentu saja semua orang langsung melihat kearah sumber suara tersebut.


Para pengawal dan juga Max menatap heran kearah orang yang menendang tong sampah tersebut. Bahkan karena Max takut bahwa itu adalah orang gila, akhirnya menyuruh mereka semua untuk pergi dari tempat ini.


''Ayo kita pergi dari tempat ini, sepertinya Tuan tidak berada di tempat ini.'' ucap Max mengajak semua pengawal untuk pergi dari tempat ini.


''Jika sampai kalian berani melangkah satu langkah pun, maka nyawa kalian akan jadi taruhannya.'' ucap Justin dengan nada dingin pada semua pengawal dan juga Max yang saat ini berada di dekatnya.

__ADS_1


Max dan juga semua pengawal menatap kearah lelaki yang tampak kotor dan bau busuk itu. Dan saat Max mendengar suara itu dia yakin bahwa lelaki itu adalah Tuannya yaitu Justin.


''Tuan Justin.'' sapa Max dengan ekspresi wajah terkejut karena keadaan Justin saat ini sangat kotor dengan dipenuhi beberapa plastik sampah yang menempel pada bajunya.


__ADS_2