LYANA

LYANA
episode 50


__ADS_3

Saat ini Lyana dan juga Justin tengah berada di dalam mobilnya menuju ke Mansion keluarga Justin. Lyana pun tampak gugup dan dia terus memegang bajunya dengan erat.


''Apakah kamu merasa gugup??'' tanya Justin kepada Lyana yang saat ini tampak berkeringat.


''Sedikit.'' jawab Lyana singkat sambil berusaha untuk menetralkan dirinya agar tidak gugup.


Justin pun memegang tangan Lyana dan menggenggamnya.


''Jangan gugup Lyana, semuanya pasti akan baik baik saja kok.'' ucap Justin berusaha membuat Lyana tenang.


''Tapi aku takut, aku takut nanti jika keluarga mu tidak menyukaiku.'' kata Lyana mengutarakan isi hatinya bahwa dia takut keluarga Justin tidak akan menerima kehadiran dirinya.


''Apa yang kau takutkan, Lyana. Ada aku disini, aku akan melindungi kamu dan apapun yabg terjadi aku akan tetap berada di samping kamu.'' ucap Justin menyakinkan Lyana agar dia tidak takut.

__ADS_1


Lyana pun tersenyum kearah Justin, perasaannya kini sudah sedikit lega saat mendengar ucapan Justin bahwa dia akan melindungi Lyana.


''Terima kasih banyak.'' ucap Lyana sambil tersenyum.


Dan setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam, akhirnya mereka berdua pun tiba di Mansion milik keluarga Justin. Lyana pun tampak sangat takjub dengan kemegahan dan juga kemewahan dari Mansion tersebut.


''Ini beneran rumah kamu??'' tanya Lyana dengan ekspresi wajah terkejut.


''Ini bukan rumah, Lyana. Tapi ini adalah Mansion, dan kau akan tinggal di sini.'' jawab Justin lalu menggandeng tangan Lyana untuk masuk kedalam Mansion bersama sama.


''Sebentar lagi kau juga akan tinggal disini, jadi kau bisa menatap sepuasnya Mansion ini.'' ucap Justin sambil melihat kearah Lyana.


''Maaf, kau pasti sangat risih dengan sikap kampungan ku kan. Karena ini adalah pertama kalinya aku melihat rumah yang seindah ini, kau tau ini seperti sebuah istana di dalam dongeng dan ini sungguh sangat menakjubkan.'' ucap Lyana dengan ekspresi wajah bahagia karena dia bisa melihat keindahan Mansion ini.

__ADS_1


''Tidak apa apa, aku malah senang dengan wanita yang menunjukkan sikapnya apa adanya, bukan karena di buat buat seperti kamu.'' jawab Justin sambil menyentil hidung Lyana pelan.


Dan tentu saja perlakuan Justin membuat Lyana menjadi tersipu malu dan membuat pipinya memerah. Lyana pun berusaha untuk menyembunyikan pipi merahnya dan dia langsung memalingkan wajahnya agar Justin tidak tau bahwa saat ini dia tengah merasa malu dengan sikap Justin.


''Ya ampun Lyana, kamu ini apa apaan sih. Bagaimana bisa hanya dengan dia menyentuh pipi mu saja, kau langsung malu dan lihat pipi mu pasti saat ini pasti terlihat merah.'' ucap Lyana di dalam hatinya dengan perasaan gugup.


Saat ini mereka berdua berada di sebuah ruangan dan terdapat beberapa orang yang tengah menunggu kedatangan mereka berdua. Siapa lagi kalau bukan keluarga Justin yang memang sedari tadi menunggu kedatangan Justin dan juga Lyana.


"Mom, Dad. Apa kabar??" tanya Justin kepada keluarganya yang saat ini tengah fokus pada kegiatan mereka masing masing.


Jika sang Daddy sedang fokus pada komputernya dan melakukan pekerjaannya. Sedangkan sang Mommy memegang handphonenya dengan wajah serius.


Mereka berdua langsung melihat kearah Justin dan tak lupa juga melihat kearah Lyana. Wanita yang selama ini membuat mereka berdua penasaran.

__ADS_1


Mommy Justin pun melihat Lyana dengan tatapan aneh. Dan sang Mommy juga melihat kearah Lyana dengan tatapan jijik.


"Justin benar benar sudah gila!!. Bagaimana bisa dia menikahi wanita seperti dia." ucap sang Mommy di dalam hatinya dengan perasaan kesal.


__ADS_2