LYANA

LYANA
episode 88


__ADS_3

Saat ini Lyana pun hanya tersenyum saat melihat bagaimana Paman dan juga Bibi Max salah paham kepada dirinya. Mereka berfikir bahwa Lyana adalah pacar Max dan betapa terkejutnya mereka berdua saat melihat Lyana yang saat ini sedang hamil.


'' Max kau benar benar telah membuat kami berdua merasa malu karena perilaku mu ini yang sudah membuat seorang wanita hamil di luar nikah!!'' ucap Bibi Max dengan memarahi Max yang saat ini sedang berada di depannya.


''Bi, dengarkan penjelasan aku dulu. Dia itu majikan Max, dia adalah istri dari Tuan Justin kalian berdua sudah salah paham sama aku.'' kata Max dengan menjelaskan kepada Bibi dan Pamannya.


Paman dan Bibi nya pun saling bertatapan saat mendengar penjelasan dari Max yang mengatakan bahwa Lyana adalah istri dari Justin majikannya.

__ADS_1


''Oohhh gitu ya, kamu sih Max gak jelasin dari tadi. Kami kan jadi salah paham sama kamu.'' kata si Bibi dengan ekspresi wajah tidak bersalahnya kepada Max karena sudah memarahi dia.


''Bagaimana aku bisa jelasin kalau kalian sudah nyerocos aja.'' jawab Max dengan nada kesalnya kepada Paman dan juga Bibinya.


Saat ini mereka berdua pun membawa Lyana untuk melihat lihat rumah sederhananya ini dan Lyana benar benar sangat kagum akan keindahan dan kenyamanan di rumah ini.


''Tentu saja, Nak. Ini memang adalah keinginan kami berdua untuk memiliki sebuah rumah di pinggir pantai.'' jawab si Bibi dengan membalas senyuman Lyana.

__ADS_1


Mendengar cerita dari Bibi Max, tiba tiba Lyana teringat akan Justin yang kini menjadi suaminya. Ada rasa iri di dalam hati Lyana saat melihat mereka berdua yang saling mencintai, terkadang Lyana juga ingin merasakan kebahagiaan seperti pasangan suami istri lainnya yang saling mencintai. Tapi meskipun Lyana sudah menikah dengan Justin tapi dia bisa mengharapkan pernikahan yang hanya bertahan dalam beberapa bulan ini. Setelah anak ini lahir maka pernikahan mereka berdua akan berakhir dan Lyana akan kembali ke dunia dia menjadi orang miskin lagi yang harus berjuang untuk menyambung hidupnya.


''Ada apa, Nak??. Kenapa kamu terlihat bersedih seperti ini??'' tanya Bibi Max sambil memegang wajah Lyana yang kini menunduk dengan wajah sedihnya.


''Tidak apa apa, Bi. Hanya saja aku merasa iri dengan hubungan kalian berdua yang meskipun umur kalian sudah tua tapi cinta kalian masih terlihat sangat muda seperti pasangan pengantin baru.'' jawab Lyana sambil tersenyum kearah Bibi Max.


''Nak, kamu pasti juga merasakannya bukan. Bagaimana Justin mencintai kamu sampai sekarang kamu mengandung anaknya. Di dunia ini lelaki yang benar benar mencintai kita dengan tulus itu sangat susah, bahkan di dunia ini hanya ada beberapa orang yang mencintai istri mereka dengan tulus. Makanya suami yang mencintai kita dengan tulus itu adalah salah satu anugerah dari sebuah pernikahan. Dan aku akan selalu berdoa agar kamu bisa merasakan bagaimana bahagianya kami berdua yang sudah membina rumah tangga ini selama berpuluh puluh tahun. Semoga hubungan kalian bertahan dengan cinta sampai akhir hayat yang memisahkan kalian.'' ucap Bibi Max dengan memberikan doa kepada Lyana agar dia bisa merasakan apa yang Bibi Max rasakan.

__ADS_1


''Amin.. Makasih Bi.'' Lyana langsung memeluk bibi Max sambil menangis mengeluarkan semua keluh kesah di dalam hatinya yang selama ini ia pendam.


__ADS_2