LYANA

LYANA
episode 46


__ADS_3

Justin berusaha untuk membuat Lyana tenang, dia kini berbicara dari hati ke hati kepada Lyana. Justin tidak bisa langsung memaksa Lyana untuk mau menikah dengan dirinya. Apalagi saat ini keadaan Lyana masih belum stabil, jadi Justin harus berbicara dengan hati hati agar Lyana tidak merasa terbebani dan membuat pikirannya kembali kacau.


"Aku tau Lyana, semua ini pasti berat bagi kamu. Tapi kamu tidak boleh egois, aku sudah mau bertanggung jawab kepadamu. Dan sekarang tinggal kamu, pikirkan anak yang ada di dalam kandungan mu. Mari kita menikah untuk anak yang tengah kandung, meskipun diantara kita tidak cinta. Tapi aku berharap kita bisa memberikan cinta untuk anak kita." ucap Justin berusaha untuk membujuk Lyana yang saat ini tengah menangis meratapi kehidupan yang begitu menyakitkan bagi Lyana.


Lyana pun mendengarkan apa yang dikatakan oleh Justin. Dia masih diam, dan Lyana mulai berfikir bahwa apa yang dikatakan Justin ada benarnya juga. Dalam keadaan sekarang, dia tidak boleh egois yang hanya mementingkan kepentingannya sendiri. Dia harus memikirkan anak yang tengah dia kandung.


"Apa tidak ada cara lain, selain kita harus menikah??" tanya Lyana dengan suara yang sesegukan.


"Ada satu cara lagi, yaitu dengan kau menggugurkan anak itu. Kau akan terbebas dan kau juga tidak akan menikah denganku. Kau juga bisa kembali ke dalam kehidupan mu, tapi aku sangat yakin bahwa kau akan hidup dalam penyesalan seumur hidup mu. Kau tidak akan Lyana, kau akan selalu terbayang bayang kejahatan yang pernah kau lakukan," ucap Justin berusaha untuk membuat Lyana takut jika dia berfikir untuk menggugurkan kandungannya.

__ADS_1


Lyana menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin merasakan penyesalan seumur hidupnya.


''Disini aku lah yang bersalah, jadi biarkan aku menebus semua kesalahan ku. Dan jangan pernah berfikir untuk kau menggugurkan anak itu." suara Justin dengan tegas bahwa jangan sampai Lyana memiliki pemikiran untuk menggugurkan bayinya.


"Tidak, aku tidak akan menggugurkan bayi ini. Aku tidak ingin hidup didalam penyesalan," kata Lyana sambil membayangkan jika di hidup di dalam penyesalan maka hidupnya tidak akan tenang.


" Maka dari itu Lyana, kita harus menikah. Jangan memikirkan tentang diri kita dulu, kita harus memikirkan tentang anak yang saat ini kandung. Jangan membiarkan sampai perutmu membesar, aku akan bertanggung jawab atas semua kebutuhan mu dan yang paling penting adalah kau hidup aman bersamaku. Aku akan menjaga kamu dan calon bayiku.'' ucap Justin berusaha untuk membuat Lyana yakin akan dirinya.


"Baiklah, aku akan menikah denganmu. Tapi apakah Ibu ku sudah tau bahwa aku akan menikah??" tanya Lyana tentang keluarganya, dia takut jika sampai keluarganya tau tentang keadaan Lyana saat ini.

__ADS_1


"Kau tenang saja, aku tadi sudah berbicara dengan Ibu mu, awalnya dia cukup terkejut saat aku memberitahukan bahwa aku ingin menikahi kamu. Tapi akhirnya Ibu mu setuju dan memberikan restu kepada kita berdua." ucap Justin menjelaskan bahwa dia tadi sudah menelepon Ibunya dan memberitahukan bahwa dia ingin menikahi Lyana.


"Apakah dia tau tentang keadaanku sekarang, apakah dia marah kepadaku??. Dia pasti marah, dia pasti kecewa padaku, hiks hiks." tangis Lyana saat dia membayangkan bagaimana kecewanya Ibunya terhadap Lyana.


"Tidak, aku tidak memberitahukan tentang kehamilan mu. Aku hanya mengatakan bahwa aku ingin menikahi kamu, itu saja. Kau tenang saja Lyana, jika nanti ada seseorang yang menggangu kamu tentang kehamilan mu. Aku akan ada di depan untuk membela mu, kau tenang saja." ucap Justin sambil menggenggam tangan Lyana.


Dan akhirnya Lyana pun setuju untuk menikah dengan Justin. Justin pun tersenyum bahagia karena akhirnya Lyana setuju untuk menikah dengan dirinya.


Justin pun menuntun Lyana menuju ke Masjid, dan di sana Justin mulai mengucapkan ijab qobul dengan di hadiri keluarga saja. Tapi di sana, pihak keluarga Justin tidak hadir, dan hanya Max yang hadir dalam acara tersebut.

__ADS_1


Justin memang tidak memberitahukan tentang pernikahannya kepada keluarganya. Karena dia tau bahwa keluarganya akan melarang keras Justin untuk menikahi wanita seperti Lyana. Tapi setelah dia menikah dengan Lyana, mereka juga tidak akan bisa melarangnya karena sekarang dirinya sudah menikah dengan Lyana.


Dengan seperti itu, mau tidak mau mereka harus menerima kehadiran Lyana di dalam keluarganya sampai Lyana melahirkan anaknya.


__ADS_2