LYANA

LYANA
episode 90


__ADS_3

Melihat Lyana yang tidak ingin pulang pun membuat Max merasa bingung karena dia tau bahwa saat ini Lyana sedang marah kepada Justin.


''Nona, Nona harus segera pulang. Bagaimana jika nanti Tuan Justin khawatir dengan keadaan Nona??'' tanya Max masih membujuk Lyana agar dia mau pulang.


Dengan tegas Lyana tetap menolak ajakan Max yang ingin kembali membawanya pulang ke Apartemen Justin.


''Tidak Max, sudah aku katakan padamu bahwa aku tidak mau pulang. Lagian dia juga tidak akan mengkhawatirkan aku, pasti ada Sherina disana dan mungkin saat ini mereka berdua sedang bermesraan.'' jawab Lyana dengan perasaan sedihnya saat dia membayangkan bahwa Justin bersama dengan Sherina.


''Nona, Tuan tidak akan melakukan itu semua. Saya mengerti dengan sifat Tuan bahwa dia tidak akan membawa wanita lain saat dia sudah bersama dengan seseorang yang dia cintai. Dan aku yakin bahwa Tuan Justin tidak akan menerima Sherina lagi, mungkin saja apa yang dikatakan oleh Nona Sherina tadi itu hanya alasan dia agar bisa membuat Nona menjauhi Tuan. Jadi saya yakin bahwa Tuan tidak akan kembali lagi bersama dengan Nona Sherina saat dia sudah menjalin hubungan dengan Nona.'' kata Max dengan masih berusaha untuk membuat Lyana sadar bahwa sebenarnya Justin bukanlah orang yang seperti apa di pikirkan oleh Lyana.

__ADS_1


Lyana pun menjadi terdiam sambil menundukkan kepalanya, dia tau bahwa sebenarnya hubungan pernikahan ini hanyalah sebuah pernikahan kontrak dan tak lama setelah ini mereka berdua akan berpisah.


''Kau salah Max, hubungan kami berdua tidak lebih hanyalah sebuah pernikahan kontrak dan mungkin dalam beberapa bulan ini hubungan ini akan segera berakhir dan tidak ada lagi cinta di antara kami berdua. Kami berdua akan menjalani kehidupan kita masing masing.'' jawab Lyana dengan hati yang terluka dan meneteskan air matanya.


Melihat Lyana yang tampak bersedih, Max yang saat itu merasa bahwa cukup kasihan dengan keadaan Lyana pun entah mengapa dia langsung memeluk Lyana dengan berusaha untuk membuat Lyana merasa lebih tenang lagi.


Lyana yang saat berada di pelukan Max pun langsung menumpahkan rasa sedih di dalam hatinya.


Max yang mendengar nada suara lirih Lyana pun entah mengapa juga merasa tidak tega dengan Lyana.

__ADS_1


''Tidak Nona tidak. Kau adalah wanita yang baik dan aku yakin bahwa suatu hari nanti kau juga akan mendapatkan kebahagian kamu, saya yakin suatu hari nanti akan ada lelaki yang akan begitu tulus mencintai kamu. Jangan pernah berfikir bahwa dunia ini sangat kejam bagi Nona, anggap semua bahwa semua ini proses untuk menuju kebahagiaan Nona.'' jawab Max sambil memeluk Lyana dan berusaha untuk membuat Lyana merasa tenang.


Dan setelah beberapa jam Lyana pun mengeluarkan semua keluh kesah di dalam hatinya. Kini Lyana pun sudah merasa cukup tenang.


''Bagaimana Nona, apakah sekarang Nona sudah cukup tenang??'' tanya Max sambil melihat kearah Lyana yang saat ini terlihat tidak menangis lagi.


''Iya Max, aku sudah cukup tenang.'' jawab Lyana sambil tersenyum kearah Max.


''Baiklah kalau begitu ayo kita pulang saja, Nona.'' ajak Max untuk membawa Lyana pulang.

__ADS_1


''Baiklah, terima kasih Max karena kamu sudah mau mendengarkan cerita aku.'' kata Lyana kepada Max yang sudah bersedia untuk mendengarkan ceritanya.


''Sama sama, Nona.'' jawab Max lalu mereka berdua pun berpamitan kepada Paman dan juga Bibi Max untuk kembali pulang.


__ADS_2