LYANA

LYANA
episode 49


__ADS_3

Lyana pun masuk ke dalam kamarnya dengan perasaan hati yang kecewa saat Justin mengatakan hal seperti itu pada dirinya. Lyana pun menangis, entah mengapa hatinya merasa sangat terluka saat Justin mengatakan hal seperti itu kepada Lyana.


'' Ada apa dengan mu, Lyana??. Kenapa kau harus menangis seperti ini, bukankah kau menikah dengan dia hanya karena untuk menutupi aibmu, hiks hiks.'' tangis Lyana sambil mengusap air matanya yang mengalir tanpa bisa dia cegah.


Lyana akhirnya naik ke atas ranjang, dan mula memejamkan matanya. Karena besok dia akan bertemu dengan kedua orang tua Justin, dan Lyana harus menyiapkan mentalnya.


Sedangkan di tempat lain, saat ini Justin tengah menghubungi kedua orang tuanya. Mereka berdua tampak berdebat lewat teleponnya.


''Mom, kau jangan berkata seperti itu. Bagaimana pun juga semua itu adalah salah Justin. Justin telah memperkosa dia, dan sekarang dia hamil anak Justin, Mom.'' ucap Justin lewat telepon genggamnya.

__ADS_1


''Dasar anak bodoh!!. Bagaimana bisa kau sampai membuat dia jambul Justin!!, pokoknya Mommy tidak mau kau harus menceraikan wanita itu sekarang juga!!'' bentak sang Mommy dengan nada keras kepada Justin agar dia menceraikan Lyana.


''Tidak bisa Mom, sampai anak itu lahir, Justin tidak akan pernah menceraikannya. Yang bersalah disini adalah Justin, dan sudah seharusnya Justin bertanggung jawab pada dia, Mom. Mom ingat untuk bersikap baik pada Lyana, bagaimana pun juga sekarang dia sudah menjadi istriku, meskipun hanya istri sementara. Tapi Mommy harus bersikap baik pada dirinya.'' ucap Justin meminta sang Mommy agar menerima kehadiran Lyana di keluarganya.


''Mommy tidak bisa berjanji, kita lihat saja besok. Seperti apa wanita itu!!'' ucap Mommy lalu mematikan teleponnya dengan nada kesal.


Justin hanya bisa mengambil nafas dalam saat melihat sikap Mommy yang menyuruh dia untuk menceraikan Lyana.


Pagi hari pun kembali menyapa, saat ini Lyana dan juga Justin tengah sarapan bersama. Justin memesan makanan untuk mereka berdua.

__ADS_1


''Lyana, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan kamu.'' ucap Justin memulai pembicaraan kepada Lyana.


''Bicara saja.'' jawab Lyana cuek sambil mengunyah makanannya.


''Nanti kau akan tinggal bersama Mommy ku di Mansion kedua orang tuaku. Kau akan aman berada di sana, aku tidak tega jika harus meninggalkan kamu sendiri di sini. Dan apalagi saat ini keadaan kamu sedang hamil, di sana kau akan tinggal bersama Mommy dan aku yakin Mommy ku akan menjaga kamu,'' ucap Justin kepada Lyana meminta kepada dirinya untuk tinggal bersama keluarganya di Mansion.


''Kau taukan, aku adalah orang yang sangat sibuk. Setiap hari bahkan aku tidak bisa kembali ke Apartemen ini, aku sering keluar kota, menjalankan syuting yang tidak tau kapan akan pulang dan aku juga harus mengurus perusahaan. Jadi aku tidak akan memiliki waktu untuk berada di sini menemani kamu, jadi aku meminta kamu untuk tinggal bersama keluarga ku dan kau akan sangat aman berada di sana. Kau mengerti kan Lyana??'' Justin menjelaskan semuanya kepada Lyana kenapa dia meminta Lyana untuk tinggal bersama keluarganya.


Lyana pun hanya diam tak menjawab apa yang dikatakan oleh Justin, dia masih berfikir apakah keluarganya mau menerima kehadiran dia.

__ADS_1


''Apakah keluarga mu mau menerima kehadiran ku di sana??'' tanya Lyana dengan ekspresi wajah gugup.


''Tentu saja, mereka pasti akan menerima kamu. Apalagi saat ini kamu sudah menjadi istriku.'' jawab Justin dengan yakin, akhirnya Lyana pun mau untuk tinggal bersama dengan keluarga Justin.


__ADS_2