
WARNING TERDAPAT ADEGAN DEWASA DALAM PART INI, JADI YANG MASIH DI BAWAH UMUR MOHON DI SKIP YA.
''BBRRAAKK!!" suara pintu di banting.
Lyana dengan spontan melihat kearah pintu yang ditendang. Dan saat Lyana menatap keara sumber suara pintu itu, dia melihat seorang lelaki tampan dan berpakaian rapi. Dengan wajah terkejut Lyana berjalan mundur karena dia sangat takut dengan tatapan tajam dari lelaki tersebut.
''Maaf, Tuan. Ada yang bisa saya bantu atau anda memesan kamar ini??. J..jika benar seperti maka saya akan membereskan kamar ini dulu.'' ucap Lyana dengan suara bergetar dan wajah yang pucat.
Lelaki itu tidak menjawab apa yang dikatakan oleh Lyana. Dia bahkan menutup pintu kamar itu dan menguncinya. Tadi Lyana lupa untuk mengambil kunci kamar itu dan lelaki itu berjalan mendekat kearah Lyana.
''Tuan, kenapa kau mengunci kamar ini??. Saya ingin keluar,'' ucap Lyana dan berlari menuju kearah pintu untuk keluar dari kamar tersebut.
Tapi lelaki itu menarik tangan Lyana dan mencengkramnya dengan sangay kuat.
''Kau ingin pergi??,'' ucap Lelaki itu sambil menatap Lyana tajam.
''Kau tidak akan bisa pergi lagi, Sherina.'' ucap Lelaki tersebut sambil memanggil nama Sherina.
__ADS_1
''Kau salah orang Tuan. Saya bukan Sherina, nama saya Lyana, saya karyawan di hotel ini. Tolong lepaskan saya, Tuan. Hiks hiks,'' tangis Lyana sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan lelaki itu yang sangat kuat.
''Kenapa kau harus menangis, Sherina??. Seharusnya aku lah yang harusnya menangis karena perbuatanmu pada ku!!!. Kau berani selingkuh di belakangku saat aku berada di luar negeri untuk perjalanan bisnis. Bukankah kau sudah berjanji padaku akan menungguku hingga aku kembali,'' ucap lelaki itu dengan air mata menetes. Lyana terpaku sejenak saat melihat lelaki tersebut menangis dan mengatakan bahwa kekasihnya selingkuh di saat dia bekerja.
''Tuan, saya mengerti keadaan anda. Tapi saya mohon lepaskan saya, saya bukan wanita yang anda maksud.'' Lyana masih berusaha melepaskan cengkraman lelaki itu.
Mendengar suara Lyana yang menyuruhnya untuk melepaskan genggamannya. Lelaki itu semakin murka dan menarik tangan Lyana hingga dia terjatuh di atas ranjang.
''Kau pikir aku akan melepaskan mu lagi??, tidak akan. Aku akan buktikan padamu, bahwa aku juga pandai dalam urusan ranjang bukan hanya lelaki berengsek itu!!'' umpat lelaki tersebut sambil membuka kancing bajunya.
Bahkan kini dia telah meninggalkan pakaiannya dan hanya memakai ****** ********. Lyana berjalan mundur dan berusaha untuk kabur dari kamar ini. Lyana sudah tau apa yang selanjutnya akan terjadi jika dia tidak cepat kabur.
Tapi lelaki itu seperti sudah gelap mata dan tidak melihat dengan jelas siapa wanita yang berada di depannya itu. Karena pengaruh alkohol yang sangat tinggi membuat lelaki itu kehilangan kesadarannya.
Dengan cepat lelaki itu merangkat berjalan menuju kearah Lyana yang saat ini tengah menangis ketakutan.
''Kau jangan menangis seperti wanita suci. Aku tau, bahwa kau pasti sudah sering melakukan hal seperti ini, bukan.'' ucap Lelaki itu dan menarik kaki Lyana hingga saat ini Lyana berada di bawah lelaki itu.
__ADS_1
Dengan tidak sabar, lelaki itu menarik baju Lyana hingga sobek. Dan saat gunung kembar milik Lyana tertutup oleh bra berwarna hitam membuat lelaki itu menelan salivanya dalam.
Dia semakin bernafsu untuk segera menuntaskan hasratnya pada wanita yang saat ini berada di bawahnya.
''Saya mohon Tuan, jangan lakukan itu. hiks hiks,'' tangis Lyana
'''Ssuutt, kau jangan berisik. Nikmati lah waktu kita malam ini, aku yakin kau akan puas dengan ku dari pada lelaki berengsek itu!!''
Dan dengan tidak sabar, lelaki itu membuka pengait bra milik Lyana hingga terlihatlah benda kenyal yang sedari tadi dia ingin lahap.
Dan dengan rakusnya dia langsung melahap seperti bayi yang kelaparan. Lyana hanya bisa menangis dengan semua yang terjadi padanya. Dia sudah berusaha untuk melepaskan diri dari lelaki tersebut. Tapi kekuatan lelaki itu sangat kuat dan membuat tenaga Lyana melemah.
Dan saat hal intinya akan di mulai, lelaki itu mulai memasuki milik Lyana. Karena Lyana masih gadis, jadi lelaki itu kesusahan saat miliknya ingin memasuki milik Lyana. Dalam 3 kali hentakan, akhirnya milik Lyana pun bisa dia masuki dan dengan tidak sabar lelaki itu menuntaskan hasratnya pada Lyana.
''Aahhh..'' desah panjang dari lelaki itu saat dia telah mencapai kepuasan tanpa memikirkan Lyana yang saat ini menangis tersedu sedu menahan sakit di sekujur tubuhnya dan yang paling sakit adalah hatinya karena perlakuan lelaki itu pada Lyana.
author
__ADS_1
maaf nih buat pembaca semua karena bulan puasa update nya kayak gini. Jadi dibaca nanti malam aja ya setelah berbuka puasa😁😁🙏🙏