LYANA

LYANA
episode 60


__ADS_3

Saat ini Lyana pun memegang tembok untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak jatuh. Tapi tubuh Lyana masih lemas sehingga saat dia ingin menaiki ranjangnya dia pun terjatuh.


''BBRRAAKK'' tubuh Lyana terjatuh di bawah ranjangnya.


Mendengar suara jatuh, Justin pun langsung terbangun dan menghampiri Lyana yang saat ini terduduk di lantai.


''Lyana!!'' teriak Justin dan langsung menggendong tubuh Lyana.


Justin langsung merebahkan tubuh Lyana di ranjang rumah sakit, dan dia juga membantu selang infus Lyana yang saat ini jatuh berada di lantai.


''Lyana, kamu kenapa bisa jatuh kayak gitu??'' tanya Lyana dengan wajah paniknya saat melihat Lyana jatuh.


''Maafkan aku, tadi aku sebenarnya mau ke kamar mandi. Tapi karena kamu tertidur lelap, aku jadi tidak tega untuk membangunkan kamu.'' jawab Lyana berbohong sambil menundukkan kepalanya agar Justin tidak sadar bahwa sebenarnya dia tadi memberikan selimut kepada Justin.


''Ya ampun, Lyana. Kenapa kamu harus memaksakan diri kamu sendiri, kamu bisa bangunin aku Lyana. Meskipun saat itu aku sedang tidur, aku di sini itu buat ngejagain kamu jadi kamu tidak perlu merasa sungkan untuk meminta bantuanku, kamu ngerti??'' kata Justin berusaha untuk membuat Lyana merasa tidak malu saat meminta bantuannya Justin.


''Baiklah, maafkan aku.'' Lyana pun meminta maaf atas kesalahannya.

__ADS_1


''Sekarang kamu pegang infus ini,'' Justin menyerahkan infusnya kepada Lyana.


Lyana merasa bingung karena Justin tiba tiba menyuruh dia untuk memegang infusnya sendiri.


''Kenapa aku harus memegang insfus ku??'' tanya Lyana tampak bingung dengan apa yang saat ini ingin di lakukan oleh Justin.


Justin tidak menjawab apa yang ditanyakan Lyana, dengan tiba tiba dia langsung menggendong Lyana.


''Justin, apa yang kamu lakukan??, kenapa kamu menggendong aku??'' Lyana cukup terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Justin yang saat ini tengah menggendongnya.


''Tidak tidak, kau tidak perlu menggendongku. Aku bisa jalan sendiri kok, kamu tidak perlu menggendong aku.'' Lyana sedikit memberontak saat Justin menggendongnya.


Entah mengapa, Lyana merasa sangat malu saat Justin menggendongnya. Apalagi saat ini jarak di antara keduanya cukup dekat dan Lyana bisa melihat dengan jelas wajah tampan Justin.


''Diamlah Lyana, jika kamu banyak bergerak kira berdua bisa terjatuh.'' kata Justin lalu membawa Lyana ke dalam kamar mandi.


Justin pun langsung menurunkan tubuh Lyana di kamar mandi. Dan saat itu juga Justin masih saja berdiri di dalam kamar mandi, tanpa berniat untuk keluar dari dalam toilet.

__ADS_1


Lyana menatap kearah Justin yang masih berada di dalam toilet bersama dengan dirinya.


''Ada apa Lyana, kenapa kamu tidak membuka celana kamu??'' tanya Justin dengan wajah polosnya saat meminta Lyana untuk membuka celananya di depan Justin.


''Apakah kamu mau aku membantunya??'' kata Justin dengan suara pelan dengan menatap malu kearah Lyana.


''Justin!!'' teriak Lyana langsung memukul pundak Justin dengan cukup keras.


''Aww...Lyana sakit,'' ringis Justin yang mendapat pukulan dari Lyana.


''Kamu itu benar gak tau malu ya, bagaimana bisa kamu berbicara hal seperti itu, Justin!!. Sekarang kamu keluar!!'' ucap Lyana dengan nada keras saat dia mengusir Justin untuk keluar dari dalam toilet.


''Ih galak banget sih, lagian aku kan cuma nawarin bantuan buat kamu.'' ucap Justin dengan wajah cemberutnya sambil mengusap pundaknya yang di pukul oleh Lyana.


Akhirnya Justin pun keluar dari dalam toilet, sedangkan Lyana merasa malu saat Justin mengatakan hal hal yang terlalu intim.


''Aaakkkhhh!!. Lyana berhentilah berfikir yang tidak tidak.'' ucap Lyana sambil menggelengkan kepalanya membuang pikiran yang mesum.

__ADS_1


__ADS_2