LYANA

LYANA
episode 45


__ADS_3

Lyana langsung terdiam dan menghentikan langkahnya saat Justin mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah hamil. Dunianya seakan runtuh menerima semua kenyataan yang terjadi kepada dirinya.


''Apa maksudmu??'' tanya Lyana dengan suara bergetar dan juga air mata yang mengalir.


Justin benar benar tidak tega saat melihat keadaan Lyana yang seperti ini. Tapi dia juga tidak memiliki pilihan lain selain memberitahukan tentang kebenaran bahwa saat ini Lyana tengah mengandung.


''Maafkan aku Lyana, mungkin kamu akan terkejut dengan apa yang aku katakan. Tapi ini adalah kebenarannya, saat ini kamu sedang hamil.'' ucap Justin dengan rasa bersalah di dalam dirinya.


Tubuh Lyana tiba tiba terasa lemas dan dia pun terjatuh dengan posisi duduk. Lyana menangis sejadi jadinya saat dia harus menerima kenyataan pahit ini. Hamil dari lelaki yang sama sekali tidak Lyana kenal dan yang lebih membuat Lyana bersedih adalah dia harus hamil di saat dirinya tidak menginginkan seorang anak. Lyana masih ingin fokus untuk bekerja, membuat keluarganya bahagia dan mencari biaya untuk Ibu dan juga adiknya di kampung.

__ADS_1


Tapi dengan keadaan Lyana saat ini, dia tentu saja tidak bisa bekerja seperti biasanya. Dan sungguh saat ini Lyana benar benar tidak menginginkan kehadiran bayi ini.


''Tidak, aku tidak mau hamil!!. Ini pasti salah, aku tidak hamil!!'' teriak Lyana menangis histeris.


Justin pun langsung memeluk Lyana berusaha untuk memberikan rasa nyaman kepada dirinya. Justin sangat merasa kasihan pada Lyana, entah mengapa di dalam hatinya ada rasa kasihan saat melihat keadaan Lyana yang seperti saat ini.


''Maafkan aku Lyana, sungguh aku tidak pernah bermaksud untuk membuatmu merasakan semua penderitaan ini. Aku melakukannya karena aku tidak sadar, tapi aku akan bertanggung jawab terhadap anak yang kamu kandung. Aku akan menjadi Ayah dari anak itu dan aku akan juga akan menikahi mu.'' ucap Justin sambil memeluk Lyana yang saat ini tengah menangis histeris.


''Dasar lelaki berengsek!!. Semua ini gara gara kamu, kenapa kamu melakukan semua ini padaku, Hah??. Aku tidak kenal dengan kamu, aku tidak pernah bertemu denganmu tapi kenapa kamu melakukan semua ini padaku??'' teriak Lyana sambil menatap marah kearah Justin.

__ADS_1


Lyana pun memukul Justin, dia sangat marah kepada Justin. Melampiaskan semua kekesalannya kepada Justin, menjerit, dan menghina Justin.


"Aku benci pada mu, ini semua adalah kesalahan mu!!. Tidak seharusnya aku bertemu dengan mu dan mengalami semua ini, aku benci kamu, hiks hiks!!" teriak Lyana sambil memukul Justin dengan menghinanya.


Justin hanya diam, dia tidak melawan ataupun menghindar dari pukulan Lyana. Dia tau bahwa dirinya memang bersalah dan dia menerima semua kelakuan Lyana kepadanya. Memang sudah seharusnya dia mendapatkan kebencian dari Lyana.


"Pukul lah aku, Lyana. Hina aku, bahkan jika perlu kau bisa membunuhku. Aku tau diriku bersalah dan aku siap mendapatkan semua hinaan mu, atau pun jika kau mau aku akan menyerahkan diriku ke polisi. Tapi aku mohon, maafkan lah atas semua kesalahanku, aku tidak ingin hidup di dalam sebuah penyesalan. Maafkan aku Lyana." ucap Justin mengatakan kata maaf kepada Lyana.


Dia sadar bahwa dia bukan hanya menghancurkan kehidupan Lyana, tapi juga mental Lyana. Dan dia juga merasa bersalah karena waktu itu dia berfikir bahwa Lyana adalah wanita yang hanya menginginkan uangnya. Dan sekarang Justin benar benar sadar bahwa dia adalah orang yang paling jahat di dunia.

__ADS_1


Menghancurkan kehidupan wanita yang telah penuh derita, dan dia semakin membuat hidup Lyana mengalami penderitaan yang tiada henti.


__ADS_2