LYANA

LYANA
episode 86


__ADS_3

Melihat Lyana yang tidak kunjung dapat di temukan, kini Justin pun kembali ke area parkir dimana mobilnya berada. Sedangkan Sherina dia terus saja mengikuti Justin sejak tadi dan rasanya dia tidak ingin pergi dari sisi Justin.


''Justin, kenapa kamu ninggalin aku sih??'' tanya Sherina dengan suara nafas yang memburu saat dia mengejar Justin.


Justin tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Sherina, dia langsung mencari keberadaan Lyana apakah dia berada di sekitar sini atau tidak.


''Lyana!!'' teriak Justin masih berusaha untuk mencari keberadaan Lyana.


Tapi semua itu percuma karena kini Lyana sudah pergi dari tempat wisata tersebut. Lyana saat ini berjalan dengan tidak tau dimana dia tempat tujuannya.


''Justin, kamu ini gak percayaan banget sih sama apa yang aku katakan. Udah aku bilang bahwa Lyana itu pergi bersama sama lelaki lain.'' kata Sherina masih berusaha untuk menghasut Justin agar dia tidak peduli lagi dengan Lyana.


Justin merasa putus asa karena dia belum juga menemukan Lyana, kini Justin pun berniat untuk mencari Lyana di sekitar jalan menuju ke Apartemen.

__ADS_1


''Apakah Lyana sudah kembali ke Apartemen??. Aku harus mencari Lyana di Apartemen.'' gumam Excel lalu masuk ke dalam mobilnya untuk mencari Lyana.


Melihat Excel yang ingin meninggalkan dirinya seorang diri di pantai ini dengan cepat Sherina pun juga ikut masuk ke dalam mobil bersama dengan Justin.


''Justin, kamu ingin meninggalkan aku sendirian?'' teriak Sherina saat melihat Justin ingin meninggalkan dirinya.


Justin pun langsung melajukan mobilnya untuk mencari Lyana di sepanjang jalan. Sedangkan saat ini Sherina tampak merasa kesal karena Justin sejak tadi tidak menghiraukan dirinya.


''Justin benar benar menyebalkan. Sejak tadi dia selalu mengkhawatirkan Lyana sampai sampai dia tidak menghiraukan aku yang berada di dekatnya. Aku tidak akan membiarkan kamu mendapatkan Justin ku, Lyana. Aku akan membuat kamu sadar bahwa Justin hanya milikku dan selamanya hanya akan menjadi milikku. Aku tidak akan membiarkan wanita lain merebut Justin dari tanganku.'' gumam Sherina di dalam hatinya dengan amarah saat dia membayangkan bagaimana Justin tampak begitu khawatir terhadap Lyana.


''Itu bukankah Nona Lyana, kenapa dia bisa berada disini??'' ucap Max dengan bertanya tanya tentang keberadaan Lyana di daerah sini.


Max pun langsung menepikan mobilnya untuk menemui Lyana yang saat ini sedang berjalan. Lyana pun menghentikan langkahnya saat dia melihat mobil yang berhenti di depannya.

__ADS_1


''Nona, apa yang kamu lakukan disini??'' tanya Max lalu keluar dari dalam mobilnya menuju ke Lyana yang tampak terlihat menangis.


''Nona, ada apa??. Apakah terjadi sesuatu??'' tanya Max dengan merasa khawatir saat melihat Lyana yang menangis.


''Tidak, aku tidak apa apa. Aku hanya kelilipan kok.'' jawab Lyana dengan memalingkan wajahnya agar tidak terlihat oleh Max bahwa saat ini dia sedang menangis.


Max mengerti bahwa saat ini Lyana berusaha untuk membohongi dirinya dengan mengatakan bahwa dirinya kelilipan debu.


''Nona, apa yang kamu lakukan, kenapa kamu bisa berada di daerah sini??'' tanya Max dengan rasa ingin taunya kenapa Lyana bisa berada di daerah sini.


''Tadi aku bersama dengan Justin, tapi aku berada tempat yang salah. Aku hanya menjadi pengganggu untuk Justin dan juga Sherina yang saat ini sedang berkencan. Jadi aku memutuskan untuk pergi dan tidak menggangu mereka berdua.'' jawab Lyana dengan mengatakan isi hatinya kepada Max.


Max hanya menggelengkan kepalanya saat mendengar jawaban dari Lyana, jadi dia pun memutuskan untuk membawa Lyana kembali ke Apartemennya.

__ADS_1


''Baiklah Nona, sekarang Nona ikut saya kembali ke Apartemen.'' kata Max mengajak Lyana untuk kembali ke Apartemennya.


__ADS_2