
Setelah selesai mengirimkan uang buat Ibu dan Juga Rika. Lyana pun langsung meminjam hpnya Putri untuk menelfon mereka.
''Assalamualaikum, Ibu.'' ucap Lyana bahagia saat Ibunya mengangkat telfonnya.
''Waalaikumsallam, Lyana. Ya Allah Nak, bagaimana kabar kamu disana??" tanya Ibu Lyana
''Alhamdullilah, Bu. Lyana disini baik baik saja kok. Oh ya uangnya udah masuk, Bu??'' tanya Lyana menanyakan uang yang tadi pagi dia kirim ke Ibunya.
''Alhamdullilah, Nak. Uangnya udah masuk, oh ya kamu itu kirim uang gak kebanyakan apa??. Ibu takut kamu malah memegang uang pas pasan Lyana.''
''Gak kok, Bu. Alhamdulillah Lyana dapat bonus dari tempat Lyana bekerja dan Alhamdulillah juga Lyana bisa ngirim uang lebih buat Ibu dan juga Rika.'' ucap Lyana menceritakan bahwa dia mendapat bonus dari pekerjaannya.
''Syukur Alhamdulillah, Nak. Semoga kamu selalu di lancarkan rejekinya ya, Nak. Dan semoga kamu juga diberikan kesehatan dan ingat jaga diri kamu baik baik di sana.'' ucap Ibu memberikan pesan pada Lyana.
''Iya Bu. Dan Ibu juga jangan lupa buat membeli obat supaya Ibu cepat sehati, sampaikan pada Rika ya, Bu. Uang itu buat bayar SPP nya yang udah nunggak beberapa bulan.'' ucap Lyana menyuruh Ibunya untuk tidak lupa membayarkan uang SPP Rika yang sudah nunggak beberapa bulan.
''Iya, Nak. Nanti pasti Ibu akan menyuruh Rika buat membayar uang SPP nya, terima kasih banyak ya, Lyana.'' ucap Ibu mengucapkan terima kasih pada Lyana yang sudah ingin berjuang untuk keluarganya.
''Ibu ngapain harus bilang terima kasih sama Lyana. Ini semua sudah menjadi tugas Lyana buat menanggung semua kebutuhan Ibu dan Juga Rika.''
__ADS_1
''Iya Lyana. Maafkan Ibu yang tidak berdaya ini, Nak.''
''Ibu, sudah berapa kali Lyana bilang. Ibu jangan pernah menyalakan diri Ibu sendiri, semua yang terjadi ini sudah menjadi ketetapan Allah, Bu. Dan insya Allah Lyana ikhlas dalam menerima takdir Lyana. Ibu, sekarang yang terpenting bagi Lyana adalah Ibu dan juga Rika jadi semua yang Lyana lakukan demi kalian berdua.'' kata Lyana mengatakan bahwa semua ini demi Ibunya dan juga Rika.
''Iya Nak iya. Semoga Allah selalu melindungi kamu.'' ucap Ibu Lyana
Dan setelah mengobrol cukup lama, akhirnya Lyana pun mematikan telefonnya karena hari juga sudah mulai larut malam. Dan saat Lyana menuju kamarnya, dia melihat Putri yang saat ini tengah terbaring dengan wajah pucat.
''Put, Kamu kenapa??'' tanya Lyana menghampiri Putri yang saat ini tengah terbaring lemah dengan tubuh panas.
''Aku gak papa Lyana, aku hanya masuk angin aja.'' jawab Putri dengan nada lemah.
''Ya Allah Put. Kamu sakit??'' dengan cepat Lyana pun mengambil handuk kecil untuk mengompres Putri bahkan Lyana mengambil obat agar demam Putri bisa turun.
Lyana pun merawat Putri hingga keesokan paginya. Dan saat Lyana kembali memegang kepala Putri, panasnya sudah mulai turun.
''Alhamdulliah.'' ucap Lyana merasa lega karena demam Putri udah sembuh.
Lyana pun memasakkan makanan buat Putri dan setelah selesai merawat Putri yang saat ini tengah sakit. Lyana pun ijin untuk berangkat kerja.
__ADS_1
''Put, aku kerja dulu ya. Aku bakalan titipin kamu ke Ibu yang punya kost an ini untuk melihat lihat kamu, takutnya terjadi sesuatu sama kamu.'' ucap Lyana ijin kepada Putri.
''Iya Lyana. Lagian aku udah lebih baik kok, maaf ya karena sudah merepotkan kamu.'' ucap Putri dengan suara lemahnya.
''Iya sama sama. Lagian aku sama sekali gak repot kok, ya udah aku berangkat dulu ya. Assalamu'alaikum,'' ucap Lyana berpamitan pada Putri.
''Waalaikumsallam.'' jawab Putri.
Lyana pun berangkat bekerja sendirian dan saat ini Lyana tanpa Lyana duga. Siska menyuruhnya untuk lembur karena banyaknya tamu hotel yang menginap di sini. Dan dengan terpaksa Lyana pun menuruti perintah Siska meskipun saat ini Lyana sangat kepikiran sama Putri yang saat ini tengah sakit.
''Semoga aja Ibu kost menjaga Putri sampai aku pulang.'' ucap Lyana saat ini tengah membersihkan satu kamar hotel yang baru saja di tinggalkan oleh tamu.
Sedangkan di luar hotel, seorang lelaki tinggi, tampan dan juga kaya baru saja keluar dari mobilnya. Dia berjalan dengan sempoyongan karena efek alkohol yang terlalu banyak dan dia pun memesan kamar untuknya.
Lelaki itu pun berjalan dengan pandangan kabur dan saat dia melihat satu pintu kamar terbuka dengan cepat dia langsung masuk kedalam kamar tersebut.
Lyana terkejut saat mendengar suara pintu di tendang. Dan ditambah terkejutnya lagi Lyana saat dia melihat seorang lelaki berjalan mendekatinya.
author
__ADS_1
siapakah lelaki itu??. kita simak dalam episode selanjutnya. jangan lupa like dan komen ya biar author tambah semangat updatenya, makasih☺️☺️